Berapa Gaji Staf Ahli DPR RI? Pekerjaan yang Ditawarkan Ahmad Dhani ke Vokalis Sukatani

Nur Khotimah

Jum'at, 28 Februari 2025 | 14:28 WIB
Berapa Gaji Staf Ahli DPR RI? Pekerjaan yang Ditawarkan Ahmad Dhani ke Vokalis Sukatani
Ahmad Dhani. [YouTube/AHMAD DHANI DALAM BERITA]

Suara.com - Ahmad Dhani ikut buka suara terkait pemecatan Novi Citra Indriyati Sukatani sebagai guru setelah heboh boikot lagu "Bayar Bayar Bayar". Anggota Komisi X DPR RI itu mengaku siap merekrut vokalis Sukatani menjadi staf ahli DPR RI.

"Saya siap menerima vokalis Sukatani (Novi) untuk bekerja, mungkin jadi staf ahli saya, PA (asisten pribadi) saya di DPR," kata Ahmad Dhani, seperti dikutip pada Jumat (28/2/2025).

Lebih lanjut, Ahmad Dhani juga memastikan pendapatan Novi membantu anggota dewan bisa lebih besar ketimbang menjadi guru sekolah dasar. Atas dasar itu, gaji staf ahli DPR RI sampai ikut menuai sorotan. Kira-kira, berapa, ya?

Taksiran Gaji Staf Ahli DPR

Novi Twister Angel, vokalis Band Sukatani. [Instagram]
Novi Citra Indriyati, vokalis Band Sukatani. [Instagram]

Selain memiliki asisten pribadi, seorang anggota DPR juga diberikan fasilitas Tenaga Ahli (TA) oleh negara. Adapun syarat latar belakang pendidikan untuk menjadi anggota lebih tinggi dari wakil rakyat itu sendiri.

Peraturan DPR Tentang Pengelolaan Tenaga Ahli dan Staf Administrasi Anggota DPR RI mengatur syarat khusus menjadi TA DPR. Salah satunya, perekrut harus berpendidikan minimal S2 dengan IPK minimal 3,00.

Sementara itu, syarat untuk menjadi anggota DPR adalah minimal lulusan SMA atau sederajat. Sesuai aturan di atas, satu orang wakil rakyat diberikan paling sedikit 5 TA dan 2 staf administrasi atau asisten pribadi.

Sesuai keterangan Sekjen Asosiasi Tenaga Ahli Parlemen saat itu, yakni Widodo, gaji seorang Tenaga Ahli pada tahun 2016 sekitar Rp 5 juta - Rp 10 juta. Sedangkan syaratnya terbagi menjadi beberapa poin berikut ini:

  1. Berpendidikan S2 dengan IPK paling rendah 3,00 dari perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi swasta, atau perguruan tinggi luar negeri yang terakreditasi oleh badan yang melakukan akreditasi perguruan tinggi secara nasional atau paling rendah S1 dan berpengalaman kerja paling sedikit 5 tahun
  2. Berusia paling tinggi 60 tahun
  3. Dapat mengoperasikan komputer, baik aplikasi office maupun internet
  4. Tidak memiliki hubungan darah atau kekeluargaan dengan anggota yang bersangkutan sampai dengan derajat ketiga

Meski begitu, Novi Sukatani belum memberikan respon apapun terkait tawaran Ahmad Dhani. Sempat dipecat usai lagunya dicekal karena disebut menghina polisi, ia saat ini dikabarkan sudah kembali mengajar di SDIT Mutiara Hati.

“Akhirnya data Dapodik saudari Novi sudah diaktifkan kembali (sebagai guru)," ucap Kepala Ombudsman RI Jawa Tengah, Siti Farida.

baca juga

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bupati Termuda Jawa Tengah Janji Tidak Ambil Gaji Hingga 5 Tahun ke Depan, Memang Berapa Honornya?

Bupati Termuda Jawa Tengah Janji Tidak Ambil Gaji Hingga 5 Tahun ke Depan, Memang Berapa Honornya?

Entertainment | Jum'at, 28 Februari 2025 | 13:05 WIB

Mendadak Dibilang Loyo dan Impoten, Kocaknya Jawaban Iwan Fals

Mendadak Dibilang Loyo dan Impoten, Kocaknya Jawaban Iwan Fals

Entertainment | Jum'at, 28 Februari 2025 | 10:45 WIB

Menilik 2 Lagu Dewa 19 Ciptaan Erwin Prasetya, Ahmad Dhani Tak Omon-omon dan Selalu Kasih Royalti

Menilik 2 Lagu Dewa 19 Ciptaan Erwin Prasetya, Ahmad Dhani Tak Omon-omon dan Selalu Kasih Royalti

Lifestyle | Kamis, 27 Februari 2025 | 20:56 WIB

Terkini

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

×