Suara.com - Fiersa Besari telah dikonfirmasi selamat usai dievakuasi dari Puncak Carstensz Pyramid, Mimika, Papua. Sang penyanyi merupakan bagian dari rombongan pendaki yang menuju puncak Carstensz.
Fiersa tergabung dalam rombongan yang berangkat ke base camp Carstensz Pyramid pada 26 Februari lalu.
Sayangnya, kabar duka menyelimuti perjalanan Fiersa Besari. Dua pendaki perempuan bernama Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Poegiono meninggal dunia akibat hipotermia saat menuruni Puncak Carstensz pada 1 Maret 2025.
![Fiersa Besari [Instagram/@fiersabesari]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/11/05/62236-fiersa-besari-instagramatfiersabesari.jpg)
Adapun kondisi terkini Fiersa Besari telah dibagikan oleh manajernya, Rizky Ubaidillah alias Ubay. Penyanyi 41 tahun tersebut disebut dalam keadaan baik dan tengah diupayakan untuk segera kembali ke Bandung, Jawa Barat.
"Kondisi Fiersa baik-baik saja. Untuk pulang ke Bandung sesegera mungkin," kata Ubay kepada awak media melalui pesan singkat, Senin (3/3/2025).
Pelantun Celengan Rindu tersebut juga sudah berkomunikasi dan memberi kabar pada istrinya, Siti Aqia Nurfadla.
"Sudah (komunikasi), alhamdulillah," ujar Ubay.
![Fiersa Besari. [Instagram/fiersabesari]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/09/16/13384-fiersa-besari.jpg)
Sebelumnya, Aqia sempat mengungkap kekhawatirannya melalui unggahan di Instagram. Dia menunjukkan percakapannya dengan sang suami yang tak mendapat respons dan masih bercentang satu yang menandakan belum berhasil terkirim.
Sebagai informasi, insiden tragis di Puncak Carstensz Pyramid terjadi akibat cuaca ekstrem. Para pendaki dihantam hujan salju dan hujan angin kencang saat akan turun kembali ke base camp yang menyebabkan beberapa pendaki mengalami hipotermia.
Dua pendaki, Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Poegiono meninggal dunia di Teras 2 saat perjalanan turun. Sementara itu, tiga pendaki lainnya, yaitu Indira Alaika, Alvin Reggy, dan Saroni, terjebak di sekitar Summit Ridge dan harus bermalam di area tersebut hingga tim penyelamat datang pada 1 Maret 2025. Ketiganya ditemukan dalam kondisi selamat.