Tanggapi Narasi Pro RUU TNI, Bintang Emon Beri Reaksi Menohok: Dih Curang!

Sumarni, Muhammad Azy Aminullah

Rabu, 19 Maret 2025 | 13:07 WIB
Tanggapi Narasi Pro RUU TNI, Bintang Emon Beri Reaksi Menohok: Dih Curang!
Bintang Emon (Instagram/bintangemon)

Suara.com - Bintang Emon menambah panjang daftar publik figur dan komika yang mengutarakan ekspresi penolakan terhadap Revisi Undang-Undang Tentara Negara Indonesia (RUU TNI).

Lewat akun Instagram pribadinya, Bintang Emon mengungkap jika RUU TNI merupakan bentuk kemunduran dari demokrasi. RUU TNI juga dianggap tidak membawa semangat reformasi. 

"RUU TNI adalah sebuah kemunduran dari apa yang sudah dibangun," tutur Bintang Emon.

Menurut Bintang Emon, TNI dan Polri merupakan institusi negara yang tidak seharusnya diberi kewenangan untuk menduduki jabatan sipil.

"Apapun yang memiliki akses terhadap senjata dan kekerasan seperti TNI dan Polri, harusnya tetap dalam fungsi alat saja," sambung Bintang Emon.

Pasalnya, suami Alca Octaviani tersebut menilai kewenangan TNI memasuki ruang sipil rentan dengan intimidasi dan kekerasan.

"Karena kalau sampai mengurusi jabatan sipil, maka intimidasi bukanlah hal yang tidak mungkin," kata Bintang Emon.

Di samping itu, Bintang Emon juga menyoroti narasi yang mendukung RUU TNI di media sosial. Dia mengutarakan ekspresi jengah dengan pola narasi pro RUU bermasalah.

"Udah mulai ada counter narasinya, 'Yailah lu lihat noh Vietnam sama Cina. Militernya mendominasi, jadinya disiplin. Jadinya jadi negara gede'. Dih," ujar Bintang Emon.

baca juga

Pemilik nama asli Gusti Muhammad Abdurrahman Bintang Mahaputra itu mengungkap, narasi tersebut banyak memuat kesesatan berpikir atau mengandung unsur logical fallacy.

"Kenapa lu yakin banget bakal jadi China sama Vietnam? Apa jaminannya gak bakal jadi Korea Utara, Somalia, Zimbabwe? Ape?" sambung Bintang Emon.

Perbandingan contoh kebijakan sukses di negara lain, ungkap Bintang Emon, tidak serta-merta relevan untuk diaplikasikan di Indonesia.

"Dih curang. Emang masalah ngambil contoh yang bagus-bagus, kita jagonya. Harus diakui, emang jago kita mah," ucap Bintang Emon.

Komika kelahiran 5 Mei 1996 itu menilai, tandingan studi kasus kebijakan di negara lain yang diambil dalam narasi tersebut tidak berimbang.

"Pajak nih biar tinggi ngambil contohnya Eropa. Pendidikan biar gak terlalu tanggung jawab, milihnya pasar bebas ngambil contohnya USA," kata Bintang Emon. 

Fraksi PDIP ikut menyetujui agar RUU TNI dibawa ke Rapat Paripurna untuk disahkan menjadi Undang Undang. (Suara.com/Bagaskara)
Fraksi PDIP ikut menyetujui agar RUU TNI dibawa ke Rapat Paripurna untuk disahkan menjadi Undang Undang. (Suara.com/Bagaskara)

Oleh karena itu, Bintang Emon mengkritik pihak yang menyiarkan narasi pro RUU bermasalah. Dia menegaskan narasi itu berbahaya dan penuh sesat berpikir.

"Maksud gua, benerin aja dulu polanya. Misalnya sebelum RUU TNI, disahin RUU Perampasan Aset. Selesai rapat itu RUU TNI, nggak sedikit yang setuju," tutur Bintang Emon.

Pada penutupnya, Bintang Emon mengajak para buzzer agar berhati-hati menyiarkan narasi di media sosial karena akan berdampak buruk di masa depan.

"Pokoknya buat teman-teman buzzer yang masih punya tabungan, jangan ambil campaign ini. Kalah lu, telak," pungkas Bintang Emon.

Cuplikan unggahan video komentar dan kritik Bintang Emon soal RUU TNI ini mendapat atensi sebanyak 4,1 juta jumlah tayangan.

"Saya Bintang Emon mengajak untuk menolak RUU TNI," tulis akun @bintangemon, ditilik pada Rabu (19/3/2025).

Perihal itu, sejumlah netizen turut memberikan respons dan komentar yang beragam.

"Bingung banget kek urgent banget sampe mesti rapat maraton sampe nginep di hotel. Urgencynya apa sih penasaran gitu. Kata gue mending maraton drakor When Life Gives You Tangerine deh," tulis seorang netizen. 

Bintang Emon (Instagram/@bintangemon)
Bintang Emon (Instagram/@bintangemon)

"Pesan untuk buzzer. Semua manusia memang butuh uang, tetapi jangan sampai uang membuatmu kehilangan moralitas dan etika," ucap netizen lain.

"Susah-susah debat esensi hilirisasi, stunting MBG, 19 juta lapangan kerja, carbon capture, tax ratio 23 persen. Yang muncul Danantara & RUU TNI," ujar netizen yang lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Narasi Deddy Corbuzier dan Stimatisasi Kritik: Cara Lama Bungkam Masyarakat Sipil

Narasi Deddy Corbuzier dan Stimatisasi Kritik: Cara Lama Bungkam Masyarakat Sipil

Liks | Rabu, 19 Maret 2025 | 11:52 WIB

Kapuspen TNI Buka Suara Soal Kontroversi RUU TNI, Minta Masyarakat Jangan Termakan Hoaks

Kapuspen TNI Buka Suara Soal Kontroversi RUU TNI, Minta Masyarakat Jangan Termakan Hoaks

Video | Rabu, 19 Maret 2025 | 11:09 WIB

PKB Pasang 6 Syarat Ketat Loloskan RUU TNI: Supremasi Sipil Harga Mati!

PKB Pasang 6 Syarat Ketat Loloskan RUU TNI: Supremasi Sipil Harga Mati!

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 10:12 WIB

Tolak RUU TNI, ICW Bongkar Sederet Kasus Korupsi Tentara: Maling Duit Negara Rp24,7 Triliun!

Tolak RUU TNI, ICW Bongkar Sederet Kasus Korupsi Tentara: Maling Duit Negara Rp24,7 Triliun!

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 09:44 WIB

Mirip UU Ciptaker, Alissa Wahid Curiga RUU TNI Digeber Jelang Lebaran: Kalau Diam-diam, Itikad Apa?

Mirip UU Ciptaker, Alissa Wahid Curiga RUU TNI Digeber Jelang Lebaran: Kalau Diam-diam, Itikad Apa?

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 08:59 WIB

Pandji Pragiwaksono Sebut Protes Publik Salah Sasaran: Bukan ke Stafsus Deddy Corbuzier!

Pandji Pragiwaksono Sebut Protes Publik Salah Sasaran: Bukan ke Stafsus Deddy Corbuzier!

Entertainment | Rabu, 19 Maret 2025 | 07:10 WIB

Terkini

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

Kalbar | Minggu, 13 September 2026 | 11:13 WIB

Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan

Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:10 WIB

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 11:08 WIB

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Komodifikasi Paras di Kampus: Ketika Estetika Menggerus Marwah Mahasiswa

Komodifikasi Paras di Kampus: Ketika Estetika Menggerus Marwah Mahasiswa

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap

5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Jatim | Minggu, 13 September 2026 | 11:04 WIB

Siapa Nama Asli Betrand Peto? Ini Profil Putra Ruben Onsu yang Sedang Disorot

Siapa Nama Asli Betrand Peto? Ini Profil Putra Ruben Onsu yang Sedang Disorot

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 11:04 WIB

Bukan Orang Lokal, Warga Negara Ini Paling Sering Naik Kereta Cepat Whoosh!

Bukan Orang Lokal, Warga Negara Ini Paling Sering Naik Kereta Cepat Whoosh!

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 11:01 WIB

×