Persaingan Film Lebaran 2025, Norma: Antara Mertua dan Menantu Paling Tak Diminati

Yohanes Endra

Rabu, 02 April 2025 | 21:23 WIB
Persaingan Film Lebaran 2025, Norma: Antara Mertua dan Menantu Paling Tak Diminati
Film Norma Antara Mertua dan Menantu. [ist]

Suara.com - Momen Lebaran 2025 menjadi ajang bagi sejumlah film Indonesia untuk bersaing di bioskop.

Lima film dirilis pada 31 Maret 2025, masing-masing dengan keunikan dan daya tariknya sendiri.

Namun, di antara kelima film tersebut, "Norma: Antara Mertua dan Menantu" ternyata menjadi film yang paling tidak diminati oleh pemirsa.

Terbukti, jatah layar film yang diangkat dari kisah nyata ini semakin berkurang di hari ketiga penayangannya.

Berdasarkan data yang dibagikan oleh akun resmi Cinepoint di X, film ini mencatat jatah layar yang jauh lebih rendah dibandingkan pesaingnya.

"Pabrik Gula" mendominasi dengan jumlah layar terbanyak, mencapai 3.225 layar, meningkat signifikan sebesar 19,53 persen.

Disusul oleh "Qodrat 2," yang meskipun mengalami sedikit penurunan sebesar 2,48 persen, tetap memperoleh 1.806 layar.

Kemudian ada film animasi "Jumbo," yang mendapatkan 1.706 layar meskipun mengalami penurunan tipis sebesar 1,56 persen.

Sementara itu, "Komang" memperoleh jatah layar sebanyak 1.561, meskipun mencatatkan penurunan lebih besar yakni 11,91 persen.

baca juga

Di sisi lain, "Norma: Antara Mertua dan Menantu" hanya mendapat 933 layar, mengalami penurunan signifikan sebesar 19,50 persen.

Ini menunjukkan bahwa kisah perselingkuhan antara mertua dan menantu tersebut kalah bersaing dengan film-film lain.

Timing Perilisan yang Kurang Pas?

"Norma: Antara Mertua dan Menantu" diangkat dari kisah nyata yang sempat viral pada 2022.

Film ini mengisahkan tentang perselingkuhan antara suami sang tokoh utama, Norma, dengan ibu kandungnya sendiri.

Tema yang diangkat memang kontroversial, tetapi tampaknya tidak cukup untuk membuat film ini sukses secara komersial.

Film ini diproduksi oleh Dee Company dan dibintangi oleh Wulan Guritno, Tissa Biani, dan Yusuf Mahardika.

Namun, meskipun memiliki jajaran pemain ternama dan mengangkat tema yang sempat heboh, film ini tetap kurang diminati penonton.

Salah satu alasan utama yang mungkin menjadi penyebab kegagalan film ini adalah ketidaksesuaian tema dengan momen Lebaran.

Lebaran adalah momen kebersamaan keluarga, di mana banyak orang mencari tontonan yang lebih ringan dan sesuai untuk dinikmati bersama.

Tema perselingkuhan dalam Norma dinilai tidak relevan dan bahkan bisa dianggap tidak pantas untuk ditonton saat berkumpul bersama keluarga.

Persaingan Ketat dengan Film Lain

Persaingan yang ketat dengan film-film lain yang memiliki daya tarik besar juga menjadi faktor penting.

"Pabrik Gula," misalnya, merupakan film horor yang diadaptasi dari thread viral oleh Simpleman, mengingatkan penonton pada kesuksesan besar "KKN di Desa Penari."

Genre horor sendiri sudah dikenal sebagai favorit di Indonesia, jadi tidak begitu mengejutkan jika film garapan Awi Suryadi ini paling laku.

Potongan trailer film Qodrat 2.
Potongan trailer film Qodrat 2.

Sementara itu, "Qodrat 2" sebagai sekuel dari film yang cukup sukses membawa unsur laga dan religi yang menarik bagi penonton.

"Komang" menghadirkan kisah asmara yang terinspirasi dari lagu populer, sedangkan "Jumbo" hadir sebagai pilihan ramah anak yang bisa dinikmati seluruh keluarga.

Selain persaingan yang kuat, kemungkinan lain adalah kejenuhan penonton terhadap film dengan tema perselingkuhan yang diangkat dari kisah nyata.

Beberapa tahun terakhir, film dan series bertema serupa sudah cukup banyak bermunculan.

Mungkin masyarakat kita sudah merasa bosan dan menginginkan sesuatu yang lebih segar.

Reaksi Netizen

Sejumlah netizen turut mengomentari kegagalan "Norma: Antara Mertua dan Menantu" di pasaran.

Beberapa komentar yang beredar di media sosial mengungkapkan kekecewaan dan ketidakcocokan film ini dengan suasana Lebaran.

Beberapa di antaranya menyebut bahwa film ini kurang pantas ditayangkan di momen kebersamaan keluarga.

Ada pula yang menyoroti kegagalannya dalam meniru kesuksesan film bertema serupa seperti "Ipar Adalah Maut."

Dengan berbagai faktor tersebut, "Norma: Antara Mertua dan Menantu" tampaknya gagal bersaing dalam momen Lebaran 2025.

Meski sempat menarik perhatian karena tema kontroversialnya, film ini tidak mampu mengalahkan daya tarik pesaingnya yang lebih relevan dengan momen Lebaran.

Penonton mungkin sudah jenuh dengan tema perselingkuhan, atau memang lebih tertarik pada film yang bisa ditonton bersama keluarga tanpa rasa canggung.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tissa Biani Berduka Atas Meninggalnya Ray Sahetapy, Kenang Masa-masa Nyanyi Bareng

Tissa Biani Berduka Atas Meninggalnya Ray Sahetapy, Kenang Masa-masa Nyanyi Bareng

Entertainment | Rabu, 02 April 2025 | 21:15 WIB

Jejak Ray Sahetapy di Hollywood, Peran yang Terhapus dari Captain America: Civil War

Jejak Ray Sahetapy di Hollywood, Peran yang Terhapus dari Captain America: Civil War

Entertainment | Rabu, 02 April 2025 | 18:27 WIB

Sinopsis Setetes Embun Cinta Niyala, Film Lebaran Tayang di Netflix

Sinopsis Setetes Embun Cinta Niyala, Film Lebaran Tayang di Netflix

Entertainment | Rabu, 02 April 2025 | 19:50 WIB

Review Film All We Imagine as Light: Kesunyian di Tengah Hiruk-pikuk Mumbai

Review Film All We Imagine as Light: Kesunyian di Tengah Hiruk-pikuk Mumbai

Your Say | Rabu, 02 April 2025 | 17:44 WIB

Remake Film Mendadak Dangdut: Apa yang Berubah?

Remake Film Mendadak Dangdut: Apa yang Berubah?

Your Say | Rabu, 02 April 2025 | 15:17 WIB

Terkini

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×