Mobil Pribadi Dijual Anak, Komeng Elus Dada Tak Dapat Kendaraan Dinas Jadi DPD RI

Yohanes Endra, Muhammad Azy Aminullah

Selasa, 15 April 2025 | 19:35 WIB
Mobil Pribadi Dijual Anak, Komeng Elus Dada Tak Dapat Kendaraan Dinas Jadi DPD RI
Anggota DPD terpilih masa bakti 2024-2029 Alfiansyah alias Komeng saat tiba di Gedung Nusantara untuk mengikuti pelantikan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Selain mengeluhkan beban kerja yang banyak, Komeng juga menceritakan fasilitas yang dikantonginya selama menjabat sebagai anggota DPD RI.

Dalam siniar 'Podcast Warung Kopi' bersama Gofar Hilman, Komeng terang-terangan mengaku tidak mendapat fasilitas kendaraan dinas.

Alih-alih memperoleh kendaraan dinas, pemilik nama asli Alfiansyah Bustami itu mengeklaim hanya memperoleh nomor kendaraan dinas semata.

"Jadi dari dewan itu cuma dikasih pelat, pak. Iya, mobilnya nggak dikasih," ujar Komeng.

Kendati demikian, suami Aprilliana Indra Dewi tersebut tidak menampik jika setiap anggota DPD RI mengantongi uang muka untuk membeli mobil sendiri.

"Waktu itu saya sempat ditanya wartawan, katanya Dewan pada dapat Lexus. Lexus apaan? Angin topan? Ya saya jawab aja apa adanya," sambung Komeng.

Akan tetapi, Komeng menegaskan jika uang muka yang diterimanya jauh dari kata cukup untuk membeli mobil mewah layaknya kendaraan dinas pejabat lain.

"Ada, tapi itu cuma uang DP. Buat beli mobil juga belum cukup," ucap Komeng, dilansir dari YouTube HAS Creative pada Selasa (15/4/2025).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, uang muka yang didapat anggota DPD untuk kendaraan dinas adalah sekitar Rp150 juta tanpa potongan pajak.

baca juga

Oleh karena itu, ayahanda Bagus Athallah Aldi tersebut menggunakan kendaraan pribadinya, Daihatsu Luxio, untuk kendaraan dinas.

Menurut catatan LHKPN di laman KPK, Komeng tercatat memiliki kendaraan lain seperti Jeep Compas Longitude 1.4 tahun 2019 seharga Rp385 juta.

Selain itu, Komeng juga mempunyai aset kendaraan lain seperti mobil Daihatsu Luxio, Suzuki XL7, Hyundai minibus, dan dua mobil Suzuki.

Sebelumnya, Komeng pernah bercerita jika mobil tipe Mitsubishi Pajero yang dimilikinya dijual oleh sang anak, Bagus Athallah Aldi, secara diam-diam.

Dalam acara televisi bertajuk 'Hitam Putih', Komeng mengungkap jika Bagus Athallah Aldi menjual mobil tersebut seharga Rp200 juta.

"(Dijual) sama temennya. Dia bawa omnya kalo nggak salah. Saya juga nggak tahu (jualnya bagaimana), pulang-pulang udah ada duit," ujar Komeng. 

Anggota DPD RI Alfiansyah Komeng. [Suara.com/Bagaskara]
Anggota DPD RI Alfiansyah Komeng. [Suara.com/Bagaskara]

Komeng mengatakan, Bagus Athallah Aldi mengantongi surat-surat mobil tersebut meski dijual di bawah harga pasaran.

"Ada pak. Itu (surat-suratnya) saya geletakin. Sekarang nih, istri saya sudah naruh di lemari besi. Ya ada (STNK), BPKB aja ada. Cuma nggak ada kwitansi doang. Kan biasanya jual beli (pake) kwitansi," sambung Komeng.

Setelah mengetahui mobilnya dijual di bawah harga pasaran, Komeng mengaku tidak bisa berbuat banyak. Dia mengungkap, enggan memarahi sang anak.

"Mau marah gimana? Itu anak saya. Nunggunya aja enam tahun," ucap Komeng.

Dalam kesempatan berbeda, Bagus Athallah Aldi menceritakan motif menjual mobil Komeng secara diam-diam dengan harga di bawah pasar.

"Itu cuma gara-gara mau main game, rental PS, mau jajan enggak ada duit. Ngelihat di rumah ada kunci mobil, 'wah, bisnis nih', kita ambil lengkap nih semua. Habis itu ngomong ke adek, 'omset besar nih'," tutur Bagus di podcast KasiSolusi.

Untuk informasi tambahan, Komeng juga sempat mengutarakan biaya pencalonan anggota DPD RI di siniar 'PWK' dengan Gofar Hilman. Dia mengungkap, telah merogoh kocek hingga puluhan juta rupiah.

"Pendaftaran apa-apa mungkin puluhan (juta), ratusan (juta) nggak terlalu lah," ucap Komeng.

Berbanding terbalik dari Komeng, beberapa kandidat lain kabarnya menggelontorkan dana hingga miliaran untuk melenggang ke DPD RI.

"Kalau orang kan itu habis miliar-miliaran. Makanya kalau pas ketemu di DPD gitu, pada bingung juga. Kampanye keliling 1 provinsi, jadi di situ menghabiskan dana, Jabar aja hampir 30-an lebih kabupaten dan kota," ujar Komeng menjelaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeluh Kursi DPD RI Kurang Banyak, Gaya Bicara Komeng Disorot: Tumben Serius

Ngeluh Kursi DPD RI Kurang Banyak, Gaya Bicara Komeng Disorot: Tumben Serius

Entertainment | Senin, 14 April 2025 | 16:52 WIB

Indro Warkop Hingga Fadli Zon Ikut Berduka atas Meninggalnya Mat Solar

Indro Warkop Hingga Fadli Zon Ikut Berduka atas Meninggalnya Mat Solar

Entertainment | Selasa, 18 Maret 2025 | 10:08 WIB

Anak Diam-Diam Jual Mobil di Bawah Harga Pasaran, Komeng Pasrah: Mau Marah Gimana?

Anak Diam-Diam Jual Mobil di Bawah Harga Pasaran, Komeng Pasrah: Mau Marah Gimana?

Entertainment | Sabtu, 01 Maret 2025 | 21:13 WIB

Kontroversi! Candaan Komeng soal Gas 3 Kg Tuai Kecaman Netizen

Kontroversi! Candaan Komeng soal Gas 3 Kg Tuai Kecaman Netizen

Video | Jum'at, 07 Februari 2025 | 18:00 WIB

Komeng Disentil usai Banyolan tentang Gas Elpiji 3 Kg, Susi Pudjiastusi Ikut Berkomentar

Komeng Disentil usai Banyolan tentang Gas Elpiji 3 Kg, Susi Pudjiastusi Ikut Berkomentar

Entertainment | Jum'at, 07 Februari 2025 | 16:45 WIB

Nyawa Rakyat Melayang Gegara Antre Gas, Banyolan Komeng soal Kelangkaan LPG 3 Kg Dicap Nirempati

Nyawa Rakyat Melayang Gegara Antre Gas, Banyolan Komeng soal Kelangkaan LPG 3 Kg Dicap Nirempati

News | Jum'at, 07 Februari 2025 | 13:00 WIB

Terkini

Kapan Marselino Ferdinan Debut Bersama Persija Jakarta? Shin Tae-yong Beri Sinyal

Kapan Marselino Ferdinan Debut Bersama Persija Jakarta? Shin Tae-yong Beri Sinyal

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Cara Memilih Earphone Kabel yang Bagus, Cek 4 Hal Ini Sebelum Membeli

Cara Memilih Earphone Kabel yang Bagus, Cek 4 Hal Ini Sebelum Membeli

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Apa Itu Penyakit Pes dan Seberapa Bahaya? Pekerja Lab Rusia Tewas Diduga Terinfeksi

Apa Itu Penyakit Pes dan Seberapa Bahaya? Pekerja Lab Rusia Tewas Diduga Terinfeksi

Health | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Pendiri Metland Nanda Widya Sabet Penghargaan Filantropi Dunia

Pendiri Metland Nanda Widya Sabet Penghargaan Filantropi Dunia

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Kronologis Aksi Turunkan Foto Gibran di DPRD Sukabumi

Kronologis Aksi Turunkan Foto Gibran di DPRD Sukabumi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Biaya Haji 2027 Tembus Rp98,4 Juta, Jemaah Bayar Rp54,6 Juta

Biaya Haji 2027 Tembus Rp98,4 Juta, Jemaah Bayar Rp54,6 Juta

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:35 WIB

Kulit Sawo Matang dan Berminyak? Ini 3 Rekomendasi Bedak Wardah dan Shade yang Pas

Kulit Sawo Matang dan Berminyak? Ini 3 Rekomendasi Bedak Wardah dan Shade yang Pas

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Apa Itu Bakteri Yersinia Pestis? Diduga Bocor di Lab RUsia, Sumber dari Wabah Black Death

Apa Itu Bakteri Yersinia Pestis? Diduga Bocor di Lab RUsia, Sumber dari Wabah Black Death

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Usia 20-an Bukan Batasan: Kita Boleh Melangkah Lebih Pelan saat Dunia Sibuk Berlari

Usia 20-an Bukan Batasan: Kita Boleh Melangkah Lebih Pelan saat Dunia Sibuk Berlari

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Penderita ISPA di Kuansing Meningkat Drastis Imbas Pekatnya Kabut Asap Karhutla

Penderita ISPA di Kuansing Meningkat Drastis Imbas Pekatnya Kabut Asap Karhutla

Riau | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:29 WIB

×