Bagaimana Prosesi Pemilihan Paus dalam Film Conclave?

Yohanes Endra

Selasa, 22 April 2025 | 20:47 WIB
Bagaimana Prosesi Pemilihan Paus dalam Film Conclave?
Film Conclave. [ist]

Suara.com - Kabar wafatnya Paus Fransiskus pada Senin (21/4/2025) mengguncang dunia, sekaligus menandai akhir dari sebuah era dalam kepemimpinan Gereja Katolik Roma.

Umat Katolik dari berbagai belahan dunia berkabung. Namun pada saat yang sama, rasa penasaran pun mulai tumbuh.

Bagaimana proses pemilihan pemimpin baru akan berlangsung? Mengapa proses ini sangat tertutup dan penuh misteri?

Pertanyaan-pertanyaan ini muncul seiring para kardinal Gereja Katolik yang berusia di bawah 80 tahun bersiap berkumpul di Vatikan.

Mereka akan menggelar konklaf, sebuah ritual kuno dan rahasia yang menentukan siapa yang akan menjadi penerus Takhta Santo Petrus.

Film Conclave [Instagram]
Film Conclave [Instagram]

Film "Conclave" karya Edward Berger pun kembali menarik perhatian publik karena dirasa sangat relevan.

Film ini tidak hanya menyuguhkan drama, tetapi juga membuka jendela imajinatif menuju salah satu proses pemilihan paling rahasia di dunia.

"Conclave" dimulai dengan kematian seorang paus fiktif dan mengikuti perjalanan para kardinal dalam menentukan penggantinya.

Kardinal Thomas Lawrence (Ralph Fiennes), dekan College of Cardinals, memimpin konklaf dengan para kandidat kuat yang diperankan sejumlah aktor papan atas lain, seperti Stanley Tucci dan John Lithgow.

baca juga

Film ini menggambarkan para kardinal yang dikurung di dalam lingkungan Vatikan, mengikuti serangkaian pemungutan suara dengan dinamika politik dan spiritual yang rumit.

Meskipun merupakan karya fiksi, film ini banyak dipuji oleh para pakar karena representasinya yang cukup akurat terhadap proses konklaf sebenarnya.

Bagaimana Prosesi Pemilihan Paus dalam Film Conclave?

Film Conclave
Film Conclave

Berbagai ritual yang ditampilkan dalam "Conclave" ternyata memang mendekati kenyataan.

Doa-doa yang dilantunkan, pembakaran surat suara, dan penggunaan jarum untuk merangkai kertas suara adalah bagian nyata dari prosesi konklaf.

Setiap kardinal menuliskan satu nama calon Paus di selembar kertas, yang kemudian dibacakan dan dijahit sebelum akhirnya dibakar.

Jika suara dua pertiga belum tercapai, asap hitam akan mengepul dari cerobong Kapel Sistina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Dikeluhkan Indro Warkop, Fedi Nuril Ikut Buka Suara Soal Royalti Film

Sempat Dikeluhkan Indro Warkop, Fedi Nuril Ikut Buka Suara Soal Royalti Film

Entertainment | Selasa, 22 April 2025 | 20:43 WIB

Ucapan Duka Atas Meninggalnya Paus Fransiskus dari Tokoh Publik Indonesia

Ucapan Duka Atas Meninggalnya Paus Fransiskus dari Tokoh Publik Indonesia

Entertainment | Selasa, 22 April 2025 | 20:34 WIB

Siapa Pengganti Paus Fransiskus? Simak 5 Daftar Calon Kardinal Kuat yang Jadi Penerus Berikutnya

Siapa Pengganti Paus Fransiskus? Simak 5 Daftar Calon Kardinal Kuat yang Jadi Penerus Berikutnya

News | Selasa, 22 April 2025 | 19:48 WIB

Setelah Paus Fransiskus Wafat: Siapa Kandidat Terkuat Penggantinya?

Setelah Paus Fransiskus Wafat: Siapa Kandidat Terkuat Penggantinya?

Video | Selasa, 22 April 2025 | 19:35 WIB

Kenang Paus Fransiskus, Anies Baswedan Sebut Sosok Bertutur Lembut yang Lantang Bela Palestina

Kenang Paus Fransiskus, Anies Baswedan Sebut Sosok Bertutur Lembut yang Lantang Bela Palestina

News | Selasa, 22 April 2025 | 19:29 WIB

Terkini

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:02 WIB

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:50 WIB

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:30 WIB

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:24 WIB

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:22 WIB

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:05 WIB

The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran

The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:05 WIB

Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti

Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:00 WIB

×