Diangkat dari Kisah Mayat Berjalan, Film Selepas Tahlil Dibintangi Aghniny Haque dan Bastian Steel

Ferry Noviandi

Minggu, 25 Mei 2025 | 14:54 WIB
Diangkat dari Kisah Mayat Berjalan, Film Selepas Tahlil Dibintangi Aghniny Haque dan Bastian Steel
Poster film Selepas Tahlil. [Instagram]

Suara.com - Setelah sukses dengan Ambyar Mak Byar, BION Studios kembali memproduksi film dan kali ini bergenre horor berjudul Selepas Tahlil.

Diangkat dari kisah nyata, film ini akan dibintangi sederet artis ternama seperti Aghniny Haque, Bastian Steel, Epy Kusnandar, Vonny Anggraini, Diandra Agatha, Abdul Rachman Hidayat, dan lainnya.

Selepas Tahlil mengambil cerita dari kejadian nyata dan sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Ceritanya tentang mayat berjalan.

Untuk memproduksi film Selepas Tahlil, BION Studios berkolaborasi dengan salah satu podcast horor paling populer di Indonesia, Lentera Malam.

Podcast Lentera Malam yang sempat membahas video viral mayat berjalan dari Surabaya ke Lamongan. Video ini pun mendapat banyak atensi dari warganet.

Aghniny Haque dan Epy Kusnandar akan membintangi film horor Selepas Tahlil. [Bion Studios]
Aghniny Haque dan Epy Kusnandar akan membintangi film horor Selepas Tahlil. [Bion Studios]

"Lentera malam adalah salah satu podcast yang besar dan punya banyak cerita yang bagus dengan pendengar yang sudah banyak," kata Ajeng Parameswari selaku Produser Eksekutif film Selepas Tahlil dalam keterangan resmi.

"Kemudian saat kami telusuri, Selepas Tahlil itu secara konteks juga cukup banyak yang mengalami, jadi bisa kita kembangkan menjadi sebuah narasi cerita yang enggak cuma horor," ujarnya menyambung.

Sementara produser Taufan Adryan, film Selepas Tahlil akan memberikan banyak pesan positif.

"Satu hal yang bisa aku bayangkan perihal kematian itu kan suatu lowest point seseorang yang akhirnya juga punya pengaruh another lowest point kepada keluarga yang ditinggalkan," imbuh Taufan.

baca juga

"Dari titik itu aku menyadari bahwa apa yang akan terjadi dari poin terendah kita sebagai manusia adalah bahasan-bahasan yang menarik yaitu untuk dikembangkan dalam ceritanya," ucapnya menyambung.

Bastian Steel akan membintangi film horor Selepas Tahlil. [Bion Studios]
Bastian Steel akan membintangi film horor Selepas Tahlil. [Bion Studios]

Selepas Tahlil dibesut oleh sutradara debutan, Adriano Rudiman. Meski begitu, Adriano telah berpengalaman menggarap film pendek seperti Goodnight Stargazer, Domikado, dan Melodialog.

Untuk penulisan naskah dipercayakan kepada Husein M. Atmodjo yang sukses dengan film Mencuri Raden Saleh.

Sementara produser Taufan Adryan sebelum sukses dengan folm 13 Bom di Jakarta, Story of Kale: When Someone's in Love, Arini by Love.inc, dan lainnya.

Selepas Tahlil adalah drama sebuah keluarga yang mengalami serangkaian kejadian horor selepas kematian sang ayah.

Hingga akhirnya mereka harus menghadapi rahasia yang selama ini tersembunyi.

Cerita dalam film ini akan berfokus pada karakter Saras dan Yudhis yang dihadapkan pada serangkaian kejadian mistis setelah mengabaikan wasiat terakhir sang Ayah, Hadi, untuk dimakamkan di kampung halamannya.

Alih-alih dapat memberikan peristirahatan terakhir yang tenang, keduanya justru mengalami hal-hal di luar nalar.

Mulai dari jasad sang Ayah yang tiba-tiba bangkit, hingga menghilang tanpa jejak di keesokan harinya. Peristiwa-peristiwa ini perlahan menuntun mereka pada rahasia yang selama ini tersembunyi.

"Aku berperan sebagai Saras dalam film ini, di mana karakter ini sangat relate dengan anak pertama di Indonesia bahkan seluruh dunia karena nantinya harus bertanggung jawab untuk mengurus keluarganya," kata Aghniny Haque soal karakter yang diperankannya.

"Dia juga sangat skeptis, logis, tetapi bertabrakan dengan serangkaian-serangkaian kejadian yang meruntuhkan ego dia sendiri," ujarnya menyambung.

Sementara bagi Bastian Steel, ini merupakan film horor pertama untuknya. Mantan personel Coboy Junior ini pun mengaku sangat antusias ketika menjalankan syuting dan menunggu film ini di bioskop.

"Ini adalah film horor perdana Bastian yang sangat teknis dan serius, jadi bener-bener dari awal sampai akhir menjadi pengalaman baru dan sangat luar biasa buat aku pribadi. Bisa dibilang ini adalah film horor yang bener-bener horor buat aku," ucap Bastian Steel sebagai karakter Yudhis dalam film Selepas Tahlil.

Proses syuting Selepas Tahlil sendiri telah dimulai sejak 17 Februari 2025 dan kini tengah memasuki tahap akhir produksi. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 10 Juli 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Epy Kusnandar Hadapi Tantangan Berat sebagai Mayat Hidup di Film Selepas Tahlil

Epy Kusnandar Hadapi Tantangan Berat sebagai Mayat Hidup di Film Selepas Tahlil

Entertainment | Minggu, 25 Mei 2025 | 11:22 WIB

Sinopsis Film Selepas Tahlil yang Dibintangi Aghniny Haque, Tayang 10 Juli 2025

Sinopsis Film Selepas Tahlil yang Dibintangi Aghniny Haque, Tayang 10 Juli 2025

Entertainment | Minggu, 25 Mei 2025 | 10:41 WIB

Sinopsis Fear Street: Prom Queen, Teror Berdarah di Balik Mahkota

Sinopsis Fear Street: Prom Queen, Teror Berdarah di Balik Mahkota

Entertainment | Sabtu, 24 Mei 2025 | 19:28 WIB

Hotel Sakura, Hadirkan Teror Jepang dengan Nuansa Mistis Tayang 10 Juli 2025

Hotel Sakura, Hadirkan Teror Jepang dengan Nuansa Mistis Tayang 10 Juli 2025

Entertainment | Jum'at, 23 Mei 2025 | 13:25 WIB

Viral Kisah Mayat Berjalan, YouTuber Lentera Malam Kasih Tanggapan Mengejutkan

Viral Kisah Mayat Berjalan, YouTuber Lentera Malam Kasih Tanggapan Mengejutkan

Entertainment | Kamis, 22 Mei 2025 | 22:01 WIB

Nikita Mirzani Kembali ke Layar Lebar, Film Syirik Ungkap Misteri Desa dan Ilmu Hitam

Nikita Mirzani Kembali ke Layar Lebar, Film Syirik Ungkap Misteri Desa dan Ilmu Hitam

Entertainment | Selasa, 20 Mei 2025 | 21:55 WIB

Terkini

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

News | Senin, 28 September 2026 | 13:39 WIB

SNI Beras Fortifikasi Belum Wajib, Mengapa Dipermasalahkan?

SNI Beras Fortifikasi Belum Wajib, Mengapa Dipermasalahkan?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:37 WIB

Kasus Pengondisian Hasil Pemeriksaan, KPK Periksa Anggota V BPK RI Bobby Adhityo

Kasus Pengondisian Hasil Pemeriksaan, KPK Periksa Anggota V BPK RI Bobby Adhityo

News | Senin, 28 September 2026 | 13:33 WIB

Pasar Furnitur RI Hanya Bergantung pada AS

Pasar Furnitur RI Hanya Bergantung pada AS

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:31 WIB

DPR Soroti Ditjenpas Hanya Sebut Ferdy Sambo dalam Pemeriksaan Lapas Cibinong

DPR Soroti Ditjenpas Hanya Sebut Ferdy Sambo dalam Pemeriksaan Lapas Cibinong

News | Senin, 28 September 2026 | 13:30 WIB

Antam Beli 9 Ton Emas dari Freeport, Diproduksi di Gresik

Antam Beli 9 Ton Emas dari Freeport, Diproduksi di Gresik

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:23 WIB

8 Perbedaan Pompa Pendorong vs Pompa Isap Biasa untuk Rumah Tangga

8 Perbedaan Pompa Pendorong vs Pompa Isap Biasa untuk Rumah Tangga

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:22 WIB

Greenpeace Pertanyakan BPGMN: Apa Bedanya dengan BRGM yang Dibubarkan?

Greenpeace Pertanyakan BPGMN: Apa Bedanya dengan BRGM yang Dibubarkan?

News | Senin, 28 September 2026 | 13:21 WIB

Hari Kesetaraan Upah: Sudahkah Kerja Perempuan Dihargai Setara?

Hari Kesetaraan Upah: Sudahkah Kerja Perempuan Dihargai Setara?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 13:20 WIB

Gibran Terancam Lengser? Ini Skenario Konstitusi Jika Gugatan di MK Dikabulkan Hakim

Gibran Terancam Lengser? Ini Skenario Konstitusi Jika Gugatan di MK Dikabulkan Hakim

News | Senin, 28 September 2026 | 13:16 WIB

×