Cinta Laura: Orang Papua Itu Baik, Kenapa Dieksploitasi?

Yazir F, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 12 Juni 2025 | 21:43 WIB
Cinta Laura: Orang Papua Itu Baik, Kenapa Dieksploitasi?
Cinta Laura (instagram)

Suara.com - Cinta Laura jadi salah satu artis yang bersuara keras menentang pertambangan nikel di Raja Ampat.

Lewat sebuah unggahan di Instagram baru-baru ini, Cinta Laura menggambarkan betapa dirinya lelah dengan jargon kemajuan bangsa yang dijadikan dasar untuk membenarkan segala hal.

"Capek denger, 'Ini demi kemajuan bangsa', tapi yang maju cuma segelintir elite. Yang mundur, rakyat kecil yang kehilangan tanah, air dan masa depan," tulis Cinta.

Kini, Cinta Laura berbicara lebih detail tentang alasannya membela hak tanah Papua setelah kekayaan alam mereka dieksploitasi.

Hadir sebagai narasumber dalam podcast Daniel Mananta, Kamis, 12 Juni 2025, Cinta Laura mengaku punya kenangan manis dari kunjungan terakhirnya ke Papua.

"Ada memori-memori indah saat aku berkunjung ke Papua tahun lalu," beber Cinta.

Memang, Cinta Laura bukan berkunjung ke Raja Ampat saat terakhir kali menginjakkan kaki di titik timur Indonesia itu.

"Aku belum pernah ke Raja Ampat, tapi aku pernah berkunjung ke Jayapura, ke Wamena," kata Cinta.

Namun dari kunjungannya ke Wamena, Cinta Laura mendapat pelajaran berharga tentang bagaimana cara hidup masyarakat di sana.

baca juga

"Di situ, aku ketemu orang-orang adatnya langsung. Aku melihat cara mereka hidup, cara mereka melanjutkan tradisi dari nenek moyang mereka," kisah Cinta.

Cinta Laura juga melihat bagaimana masyarakat Papua sangat menyambut baik kehadiran orang-orang dari luar tanah mereka.

"Aku melihat bagaimana warga Papua itu sangat tulus, sangat baik, hatinya penuh cinta, dan sangat meng-embrace tamu-tamu yang datang ke tanah mereka," kenang Cinta.

Cinta Laura Geram Raja Ampat Dieksploitasi (Instagram)
Cinta Laura Geram Raja Ampat Dieksploitasi (Instagram)

Pengalaman itu yang membuat Cinta Laura terbawa emosi saat melihat alam Raja Ampat mulai dirusak pertambangan nikel.

"Aku udah pengin nangis tiap hari. Kenapa orang-orang semurni itu dieksploitasi oleh penduduk mereka sendiri?," tanya Cinta.

"Aku nggak tega kalau salah satu last paradise ini dieksploitasi, karena ini udah cukup," lanjut sang aktris.

Bukan berarti Cinta Laura tidak mendukung kemajuan bangsa lewat upaya pemerintah menghadirkan energi bersih lewat pengolahan nikel.

Namun, tanah Papua dirasa Cinta Laura sudah terlalu lama dieksploitasi kekayaan alamnya untuk kepentingan segelintir kalangan saja.

"Kita sudah hidup di masa, di mana banyak sekali orang, yang saking serakahnya, tidak tahu kapan harus berhenti, kapan harus merasa cukup," keluh Cinta.

Ada baiknya menurut Cinta Laura, untuk giliran pemerintah memikirkan ramuan kebijakan yang tepat untuk melindungi hak-hak masyarakat Papua.

"Kita harus mikirin, apa yang membuat mereka bahagia. Apa yang bisa menggaransi budaya mereka bisa terus berlangsung," ucap Cinta.

Kabar kerusakan alam Raja Ampat imbas praktek pertambangan nikel pertama dibagikan Greenpeace Indonesia, lewat sebuah tulisan panjang serta bukti dokumentasi di Instagram.

"The Last Paradise. Satu per satu keindahan alam Indonesia dirusak dan dihancurkan, hanya demi kepentingan sesaat dan golongan oligarki serakah," tulis Greenpeace Indonesia belum lama ini.

Bahkan bukan hanya Raja Ampat, pertambangan nikel yang jadi bagian program hilirisasi pemerintah sudah meninggalkan kerusakan di berbagai wilayah seperti di Sulawesi dan Maluku.

"Hilirisasi nikel, yang digadang-gadang sebagai jalan menuju energi bersih, telah meninggalkan jejak kehancuran di berbagai tempat, dari Sulawesi hingga Maluku," papar Greenpeace Indonesia dalam lanjutan tulisannya.

Untungnya, pemerintah memenuhi janji melindungi kawasan wisata Raja Ampat dengan mencabut izin empat perusahaan tambang nikel, termasuk mereka yang beroperasi di Pulau Kawe.

Menurut cerita Angela Gilsha, lokasi tambang di Pulau Kawe berdekatan dengan titik wisata Wayag, yang dikenal dengan keindahan alam bawah lautnya.

Pembukaan lahan tambang di sana, disebut Angela Gilsha, sudah mulai mencemari area laut sekitar pulau dan dikhawatirkan akan meluas ke wilayah lain.

"Pasir-pasir yang masuk ke laut itu merusak koral," keluh Angela dalam video yang baru-baru ini diunggah Greenpeace Indonesia di Instagram.

Tinggal area Pulau GAG saja yang masih dipertahankan sebagai wilayah pertambangan nikel, dengan dalih tidak mengancam kelestarian lokasi wisata populer di Raja Ampat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

OMC Tekan Hotspot Karhutla Papua Selatan dari 1.169 Jadi 65 Titik

OMC Tekan Hotspot Karhutla Papua Selatan dari 1.169 Jadi 65 Titik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Menko Polkam Dukung Humanity Approach Polda Papua Barat Daya Bersama TNI dan Pemda

Menko Polkam Dukung Humanity Approach Polda Papua Barat Daya Bersama TNI dan Pemda

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Mendagri Dorong Pemda Papua Pegunungan Laksanakan Program Perumahan Sesuai Aturan

Mendagri Dorong Pemda Papua Pegunungan Laksanakan Program Perumahan Sesuai Aturan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:54 WIB

KRAS Kucurkan 350 Juta Dolar AS untuk Produksi Stainless Steel Slab

KRAS Kucurkan 350 Juta Dolar AS untuk Produksi Stainless Steel Slab

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:52 WIB

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Merawat Laut Lewat Egek, Kearifan Lokal Suku Moi di Papua Barat Daya

Merawat Laut Lewat Egek, Kearifan Lokal Suku Moi di Papua Barat Daya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Melampaui Kompetisi, IFRC 2026 Perkuat Budaya Keselamatan di Tanah Papua

Melampaui Kompetisi, IFRC 2026 Perkuat Budaya Keselamatan di Tanah Papua

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:36 WIB

Danantara Buka Peluang Mitra Strategis, MIND ID Perkuat Hilirisasi Nikel

Danantara Buka Peluang Mitra Strategis, MIND ID Perkuat Hilirisasi Nikel

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Terkini

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×