Tak Sekadar Drama Kriminal: Breaking Bad Masih Jadi Tolok Ukur Serial TV Terbaik Sepanjang Masa

Ferry Noviandi Suara.Com
Kamis, 19 Juni 2025 | 15:06 WIB
Tak Sekadar Drama Kriminal: Breaking Bad Masih Jadi Tolok Ukur Serial TV Terbaik Sepanjang Masa
Series fenomenal Breaking Bad. [Instagram]

Daya tarik utama Breaking Bad adalah perjalanan moral karakternya.

Bryan Cranston, yang sebelumnya dikenal lewat peran-peran komedi, menyajikan salah satu performa akting terbaik sepanjang masa.

Dia mampu menampilkan setiap lapisan emosi Walt, dari keputusasaan seorang ayah hingga arogansi seorang raja narkoba.

Kalimat ikoniknya bukan sekadar dialog, melainkan deklarasi perubahan identitasnya.

"Kau kira aku dalam bahaya? Tidak. Lupakan pria lemah yang kau kenal, karena sekarang akulah bahaya itu," adalah salah satu kutipan yang merangkum evolusi mengerikan Heisenberg.

Penampilan Bryan Cranston di series Breaking Bad. [Instagram]
Penampilan Bryan Cranston di series Breaking Bad. [Instagram]

Menurut berbagai analisis kritikus, yang membuat karakter Walt begitu memikat adalah ambiguitas moralnya.

Penonton dipaksa untuk terus mempertanyakan siapa yang mereka dukung.

Di sisi lain, ada Jesse Pinkman, yang menjadi kompas moral dan jantung emosional dari serial ini.

Aaron Paul berhasil memerankan Jesse sebagai sosok tragis yang terjebak dalam lingkaran setan ciptaan mentornya, menyajikan tema penebusan yang kontras dengan kejatuhan Walt.

Baca Juga: Review Film It Feeds: Teror Trauma yang Mengintai di Balik Pikiran

Lebih dari Cerita, Sebuah Mahakarya Sinematik

Series fenomenal karya Vince Gilligan, Breaking Bad. [Instagram]
Series fenomenal karya Vince Gilligan, Breaking Bad. [Instagram]

Breaking Bad tidak hanya unggul dalam narasi, tetapi juga dalam eksekusi teknisnya.

Serial ini dipuji karena gaya sinematografinya yang berani dan sinematik, sesuatu yang jarang ditemukan di televisi pada masanya.

Mengambil inspirasi dari film-film Western karya Sergio Leone, sinematografer Michael Slovis menggunakan pengambilan gambar yang unik, palet warna simbolis, dan komposisi visual yang artistik untuk membangun ketegangan dan memperkaya cerita.

Setiap adegan, bahkan yang paling trivial sekalipun, terasa memiliki makna.

Kejeniusan penulisan terlihat dari bagaimana setiap detail kecil dan keputusan karakter memiliki konsekuensi besar di kemudian hari, menciptakan struktur narasi cause-and-effect yang sangat memuaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI