Profil Arya Daru Pangayunan, Diplomat yang Ditemukan Tewas dengan Kepala Dilakban

Sumarni, Rena Pangesti

Rabu, 09 Juli 2025 | 08:44 WIB
Profil Arya Daru Pangayunan, Diplomat yang Ditemukan Tewas dengan Kepala Dilakban
Arya Daru Pangayunan (Instagram)

Suara.com - Arya Daru Pangayunan, seorang diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) ditemukan meninggal dunia di kos-kosan mewah, Gondia International Guest House, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa, 8 Juli 2025.

Sosok yang menemukan jenazah Arya Daru Pangayunan adalah penjaga kos sekira pukul 08.00 WIB. Ia memeriksa kamar setelah istri sang diplomat mengabari kalau suaminya tak bisa dihubungi sejak subuh.

Sebab memang, Arya Daru Pangayunan tinggal terpisah dengan istrinya. Lelaki 39 tahun itu ngekos di Menteng, Jakarta Pusat sementara pasangannya tinggal di Yogyakarta.

"Subuh itu telepon-telepon korban tapi tidak aktif. Jadi, istrinya menghubungi penjaga kos. Dicek-cek, diketuk-ketuk (pintu), ya sudah, akhirnya kamar dibuka paksa," kata Kapolsek Menteng Komisaris Rezha Rahandhi dihubungi awak media pada Selasa, 8 Juli 2025.

Setelah penjaga kos membuka kamar dengan paksa, ia menemukan Arya Daru Pangayunan dengan kondisi kepalanya dilakban. Tubuhnya yang berada di kasur pun tertutup selimut.

Anehnya, tidak ada kerusakan sama sekali di kamar Arya Daru Pangayunan. Termasuk pintu atau jendela kamar, semua akses tersebut terkunci dari dalam.

Arya Daru Pangayunan yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Tujuannya adalah untuk melakukan otopsi.

Gondia International Guest House, Menteng, Jakarta Pusat, tempat diplomat Kemenlu RI ditemukan tewas, Selasa (8/7/2025). [Suara.com]
Gondia International Guest House, Menteng, Jakarta Pusat, tempat diplomat Kemenlu RI ditemukan tewas, Selasa (8/7/2025). [Suara.com]

"Soal otopsi masih dikoordinasikan dengan keluarga. Karena pembunuhan atau bukan itu bisa dipastikan dari hasil otopsi juga," terang Rezha.

Sementara masih menunggu hasil keputusan otopsi, tim medis sudah melakukan visum. Tujuannya adalah untuk mengetahui soal dugaan apakah korban mengalami penganiayaan dan faktor lain.

baca juga

"Tidak ada kerusakan sama sekali. Bahkan dari hasil visum luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," ujar Rezha.

Polres Metro Jakarta Pusat yang mengambil alih kasus ini, kemudian menutup akses ke lantai empat, tempat di mana jasad Arya Daru Pangayunan ditemukan,

Polisi juga telah mengamankan sejumlah rekaman CCTV dari lokasi sekitar untuk mendukung penyelidikan.

Sementara menunggu pengembangan penyelidikan, mari simak profil Arya Daru Pangayunan.

Biodata Arya Daru Pangayunan

Arya Daru Pangayunan merupakan alumni Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta. Di mana jurusannya adalah Ilmu Politik International Relation pada 2005-2009.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernyataan Kemlu atas Meninggalnya Diplomat Arya Daru Pangayunan dengan Kepala Dilakban

Pernyataan Kemlu atas Meninggalnya Diplomat Arya Daru Pangayunan dengan Kepala Dilakban

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 08:40 WIB

Polisi Selidiki Sidik Jari di Lakban yang Membungkus Wajah Diplomat Kemenlu

Polisi Selidiki Sidik Jari di Lakban yang Membungkus Wajah Diplomat Kemenlu

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 07:20 WIB

Misteri Kematian Diplomat Muda di Kamar Kos, Kemlu Tidak Ingin Berspekulasi

Misteri Kematian Diplomat Muda di Kamar Kos, Kemlu Tidak Ingin Berspekulasi

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 23:21 WIB

Diplomat Muda Kemlu Tewas Misterius di Kamar Kos, Polisi Masih Bingung Simpulkan Penyebab Kematian

Diplomat Muda Kemlu Tewas Misterius di Kamar Kos, Polisi Masih Bingung Simpulkan Penyebab Kematian

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 18:23 WIB

5 Fakta Ganjil Diplomat Kemenlu Tewas: Kepala Dilakban Tanpa Tanda Kekerasan, Misteri di Kost Elite

5 Fakta Ganjil Diplomat Kemenlu Tewas: Kepala Dilakban Tanpa Tanda Kekerasan, Misteri di Kost Elite

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 18:00 WIB

Diplomat Kemenlu RI Ditemukan Tewas dengan Kepala Dilakban di Indekos Mewah Menteng

Diplomat Kemenlu RI Ditemukan Tewas dengan Kepala Dilakban di Indekos Mewah Menteng

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 17:41 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×