Pernyataan Kemlu atas Meninggalnya Diplomat Arya Daru Pangayunan dengan Kepala Dilakban

Sumarni, Rena Pangesti

Rabu, 09 Juli 2025 | 08:40 WIB
Pernyataan Kemlu atas Meninggalnya Diplomat Arya Daru Pangayunan dengan Kepala Dilakban
Pernyataan Kemlu atas Meninggalnya Diplomat Arya Daru Pangayunan dengan Kepala Dilakban. [IST]

Suara.com - Sebuah peristiwa nahas baru saja terjadi pada seorang diplomat bernama Arya Daru Pangayunan. Lelaki 39 tahun itu ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di indekos kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Penjaga kos menemukan jenazah Arya Daru Pangayunan di kamar pada Selasa, 8 Juli 2025 sekira pukul 08.00 WIB. Ia membuka paksa kamar yang dikunci dari dalam.

Kedatangan penjaga kos ke kamar Arya Daru Pangayunan pun karena ia ditelepon istri sang diplomat dari Yogyakarta.

"Subuh itu telepon-telepon korban tapi tidak aktif. Jadi, istrinya menghubungi penjaga kos. Dicek-cek, diketuk-ketuk (pintu), ya sudah, akhirnya kamar dibuka paksa," kata Kapolsek Menteng Komisaris Rezha Rahandhi dihubungi awak media pada Selasa, 8 Juli 2025.

Penjaga kos kemudian menemukan jasad Arya Daru Pangayunan dengan kondisi kepalanya dilakban. Tubuhnya yang berada di kasur pun tertutup selimut.

Pihak Kementerian Luar Negeri yang diwakili oleh Arif Havas Oegroseno mengatakan, Kemlu telah menerima laporan kematian Arya Daru Pangayunan.

Gondia International Guest House, Menteng, Jakarta Pusat. Seorang diplomat Kementerian Luar Negeri RI, Arya Daru Pangayunan, ditemukan tewas dengan kepala dilakban di indekos mewah tersebut. [Agoda]
Gondia International Guest House, Menteng, Jakarta Pusat. Seorang diplomat Kementerian Luar Negeri RI, Arya Daru Pangayunan, ditemukan tewas dengan kepala dilakban di indekos mewah tersebut. [Agoda]

Karena kasus ini sudah ditangani polisi, maka ia menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kepada pihak berwajib.

"Kita ikut polisi saja yang berwajib untuk melihat kasusnya," kata Arif ditemui di Gedung DPR RI pada Selasa, 8 Juli 2025.

Tak jauh berbeda dengan Arif, Direktur Jenderal Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kemlu, Judha Nugraha juga akan mengikuti arahan polisi.

baca juga

Dalam perkara ini, Kepolisian dari Metro Jakarta Pusat lah yang mengusut kasus kematian janggal Arya Daru Pangayunan.

"Kementerian Luar Negeri saat ini sudah menyerahkan kasusnya kepada pihak yang berwenang, dan kita akan mengikuti proses yang dilakukan oleh pihak polisi," kata Judha.
 
Karena itu, pihak Kementerian Luar Negeri tidak mau berspekulasi mengenai apa yang terjadi pada Arya Daru Pangayunan.

"Untuk hal detail-detail mengenai kasus ini bisa ditanyakan ke pihak polisi. Kami tidak ingin berspekulasi. Kita tunggu hasil penyelidikan dari pihak polisi," ucapnya.

Sementara itu soal sosoknya, Judha menerangkan, Arya Daru Pangayunan merupakan seorang diplomat yang bertugas menangani isu-isu perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri.

"Saudara Arya Daru Pangayunan adalah seorang diplomat fungsional muda dari Kementerian Luar Negeri. Selama ini beliau bertugas dalam menangani isu-isu WNI,” kata Judha Nugraha.

Hingga kini, polisi masih mengusut kasus kematian janggal dari Arya Daru Pangayunan. Penyelidikan soal CCTV, olah TKP hingga memasang garis polisi dilakukan guna mencari titik terang atas masalah ini.

Sebab memang, kematian Arya Daru Pangayunan seolah janggal. Apakah bapak dua anak tersebut memang bunuh diri, dibunuh atau ada faktor lain yang menyebabkan dirinya tewas secara tragis.

Salah satu keterangan yang diambil adalah kesaksian penjaga kos soal sosok Arya Daru Pangayunan. Ia yang baru tinggal dua minggu di sana dikenal tertutup dan hanya keluar untuk hal-hal penting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Selidiki Sidik Jari di Lakban yang Membungkus Wajah Diplomat Kemenlu

Polisi Selidiki Sidik Jari di Lakban yang Membungkus Wajah Diplomat Kemenlu

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 07:20 WIB

Misteri Kematian Diplomat Muda di Kamar Kos, Kemlu Tidak Ingin Berspekulasi

Misteri Kematian Diplomat Muda di Kamar Kos, Kemlu Tidak Ingin Berspekulasi

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 23:21 WIB

Misteri Kematian Pegawai Kemenlu di Jakarta: Apa yang Terjadi di Kamar Kos Gondangdia?

Misteri Kematian Pegawai Kemenlu di Jakarta: Apa yang Terjadi di Kamar Kos Gondangdia?

Video | Selasa, 08 Juli 2025 | 21:00 WIB

Diplomat Muda Kemlu Tewas Misterius di Kamar Kos, Polisi Masih Bingung Simpulkan Penyebab Kematian

Diplomat Muda Kemlu Tewas Misterius di Kamar Kos, Polisi Masih Bingung Simpulkan Penyebab Kematian

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 18:23 WIB

5 Fakta Ganjil Diplomat Kemenlu Tewas: Kepala Dilakban Tanpa Tanda Kekerasan, Misteri di Kost Elite

5 Fakta Ganjil Diplomat Kemenlu Tewas: Kepala Dilakban Tanpa Tanda Kekerasan, Misteri di Kost Elite

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 18:00 WIB

Diplomat Kemenlu Tewas Misterius, Kepala Terbungkus Isolasi, Dirampok atau Dibunuh?

Diplomat Kemenlu Tewas Misterius, Kepala Terbungkus Isolasi, Dirampok atau Dibunuh?

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 17:48 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Alat Bantu, AI Kini Diandalkan Ilmuwan untuk Temukan Obat Penyakit Kompleks

Bukan Sekadar Alat Bantu, AI Kini Diandalkan Ilmuwan untuk Temukan Obat Penyakit Kompleks

Health | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Getol Gugat Gibran Jadi Wapres, Denny Indrayana: Perjuangan ini Not For Sale

Getol Gugat Gibran Jadi Wapres, Denny Indrayana: Perjuangan ini Not For Sale

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:35 WIB

RUU Pemilu Digodok Tertutup, DPR: Jangan Sampai Masalah Belum Matang Sudah Jadi Polemik

RUU Pemilu Digodok Tertutup, DPR: Jangan Sampai Masalah Belum Matang Sudah Jadi Polemik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:28 WIB

Helm, Cita-cita, dan Cerita Balap: 4 Momen Istimewa Pembalap Saat Kunjungi SD di Mandalika

Helm, Cita-cita, dan Cerita Balap: 4 Momen Istimewa Pembalap Saat Kunjungi SD di Mandalika

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:27 WIB

BRI Perkuat Ekonomi Pedesaan Melalui Peran Strategis Agen BRILink

BRI Perkuat Ekonomi Pedesaan Melalui Peran Strategis Agen BRILink

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Denny Indrayana: Keputusan Pemakzulan Wapres Gibran Kini di Tangan Parpol

Denny Indrayana: Keputusan Pemakzulan Wapres Gibran Kini di Tangan Parpol

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Pengamat Ingatkan Bahaya Keadilan Berbasis Asumsi dalam Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Pengamat Ingatkan Bahaya Keadilan Berbasis Asumsi dalam Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Bawa Mesin EDC ke Pengajian, Cara Unik Erni Lipat Gandakan Pendapatan BRILink Agen

Bawa Mesin EDC ke Pengajian, Cara Unik Erni Lipat Gandakan Pendapatan BRILink Agen

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:06 WIB

Sembunyikan 93 Gram Sabu di Boks Motor, Pelarian DPO Narkoba di Serang Berakhir di Jeruji Besi

Sembunyikan 93 Gram Sabu di Boks Motor, Pelarian DPO Narkoba di Serang Berakhir di Jeruji Besi

Banten | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:01 WIB

Tepis Stigma Ban Serep, Riset Evident Catat 10 Wamen Berkinerja Moncer di Kabinet Merah Putih

Tepis Stigma Ban Serep, Riset Evident Catat 10 Wamen Berkinerja Moncer di Kabinet Merah Putih

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:01 WIB

×