3. Sering Berselisih

Perselisihan menjadi alasan utama kenapa Acha Septriasa menggugat cerai Vicky Kharisma dan memilih mengakhiri pernikahannya.
Konflik dalam rumah tangga Acha dan Vicky pertama kali terjadi pada akhir tahun 2021 dan terus berlanjut hingga tahun berikutnya.
Tak cuma cekcok biasa, bahkan perselisihan yang terjadi juga sampai pada aksi saling dorong hingga menimbulkan luka memar pada tangan Acha.
4. Vicky Kharisma Dinilai Tak Mampu Kontrol Emosi

Majelis hakim menyatakan bahwa Vicky Kharisma dinilai tak mampu mengontrol emosi terkait masalah rumah tangga hingga ekonomi.
Acha juga mengungkap dalam gugatannya bahwa pernikahan yang dijalaninya dengan Vicky tak lagi punya tujuan yang sama.
5. Acha Pisah Rumah dengan Vicky sejak 2023

Fakta lain tentang perceraian Acha Septriasa dan Vicky Kharisma yang tak kalah mengejutkan adalah bahwa mereka telah pisah rumah lebih dari satu tahun.
Namun, perselisihan dalam rumah tangga Acha dan Vicky selama ini tidak tercium media meskipun sejak Desember 2023 keduanya tinggal terpisah.
Selain karena menetap di luar negeri, Acha dan Vicky memang cukup tertutup soal kehidupan rumah tangga mereka.
6. Acha Septriasa Tak Punya Niat Rujuk

Setelah semua hal yang dialami dalam rumah tangganya bersama Vicky Kharisma, Acha mantap untuk berpisah.
Tak cuma itu saja, bintang film Heart ini juga mengaku sudah tak punya niat dan keinginan untuk kembali membangun rumah tangga dengan Vicky.
Artinya, Acha Septriasa telah menutup kemungkinan untuk rujuk dengan Vicky Kharisma yang selama ini menjadi suaminya.
7. Acha Septriasa Tak Tuntut Harta dan Hak Asuh Anak

Suara.com - Fakta selanjutnya yang juga disorot dalam perceraian Acha Septriasa adalah masalah harta gono-gini dan hak asuh anak.
Seperti diketahui dari pernikahan mereka, Acha dan Vicky telah dikaruniai seorang putri cantik bernama Bridgia Kalina Kharisma.
Namun, Acha Septriasa tidak membahas soal harta gono gini maupun hak asuh atas Bridgia dalam berkas gugatannya.
Acha Septriasa ternyata hanya menggugat untuk bercerai saja tanpa mempermasalahkan hal lain termasuk harta dan hak asuh.