Lucky Hakim Tegaskan Ular yang Dilepas ke Sawah Tak Berbahaya: Nanti Saya Contohkan Gigit Saya!

Yohanes Endra

Selasa, 19 Agustus 2025 | 19:27 WIB
Lucky Hakim Tegaskan Ular yang Dilepas ke Sawah Tak Berbahaya: Nanti Saya Contohkan Gigit Saya!
Lucky Hakim Tegaskan Ular yang Dilepas ke Sawah Tak Berbahaya (Instagram/luckyhakimofficial)

Suara.com - Lucky Hakim yang saat ini menjabat sebagai Bupati Indramayu melepas ratusan bahkan ribuan ular untuk membasmi hama tikus di sawah.

Kebijakan tersebut rupanya justru membuat sejumlah petani merasa cemas, salah satunya Dalim.

Ia mengaku takut karena ular yang dilepas Lucky Hakim untuk membasmi tikus kemungkinan berbisa.

"Takut. Ya kan tidak tahu ular berbisa atau tidak," ujar Dalim yang disiarkan "Sapa Indonesia Siang" Kompas TV.

Kekhawatiran Dalim juga dibagikan akun Instagram @lambegosiip pada Senin, 18 Agustus 2025.

Menurut Dalim, kompos bisa menjadi solusi lain untuk membasmi tikus ketimbang melepas ular yang dikenal sebagai binatang berbisa.

"Kalo cara membasmi tikus pakai kompos. Harganya murah asal petani kompak," kata Dalim.

Di acara yang sama, Bupati Lucky Hakim kembali menjelaskan alasannya melepas ular sebagai solusi untuk membasmi tikus.

baca juga

Lucky Hakim mengaku mendapat laporan bahwa petani menggunakan setrum listrik untuk membasmi tikus dan telah menelan banyak korban.

"Ada yang meninggal karena setrum listrik. Saya lihat data, ternyata selama tiga tahun terakhir, yang meninggal karena setruman listrik itu banyak," terangnya.

Sebagaimana diketahui, Lucky Hakim belum genap setahun menjabat sebagai Bupati Indramayu

Serangan tikus di Indramayu yang menyebabkan gagal tanam dinilai Lucky Hakim sudah sangat genting.

"Bukan cuma sedikit-sedikit, tapi sampai gagal tanam dan ini bukan cuma di satu dua kecamatan. Ini terjadi hampir rata," tutur Lucky Hakim.

Jumlah populasi tikus di Indramayu sangat besar lantaran predator alami seperti burung hantu, biawak, dan ular telah dibasmi.

Sebelum ular, Lucky Hakim pernah melepaskan burung hantu, tetapi kurang berhasil. Racun tikus pun dirasa tidak efektif.

"Sekitar tiga bulan yang lalu, kami melepas burung hantu dengan harapan bisa mengurangi jumlah tikusnya tapi nggak kekejar," beber Lucky Hakim.

"Karena burung hantu hanya berburu di saat malam dan tikus yang keluar. Sementara tikus berkembang biak sangat cepat," sambungnya.

Ular akhirnya dilepas dengan harapan dapat menjangkau tikus sampai ke liang yang ada di pinggir sungai dan galangan sawah.

Lebih lanjut, Lucky Hakim menegaskan bahwa ular yang dilepasnya tidak berbahaya.

"Saya cari ular asli, endemik Indramayu, salah satunya adalah ulang lanang sapi, bahasa latinnya Coelognathus radiatus," jelas Lucky Hakim.

Ular tersebut panjangnya hanya akan sampai 1,5 meter. "Kecil lah dan tidak berbisa. Dan dia itu asli habitatnya di Indramayu," imbuhnya.

Dengan melepas ular untuk memburu tikus, Lucky Hakim berharap dapat kembali menyeimbangkan populasi dan ekosistem di sawah.

Terkait ketakutan petani terhadap ribuan ular yang dilepasnya, Lucky Hakim mengakui kekurangannya dalam sosialiasi.

"Memang mungkin ini salah saya juga karena sosialisasinya tidak bisa benar-benar rata. Karena banyak juga petani-petani yang mungkin belum punya media sosial," kata Lucky Hakim.

Sosialiasi dengan jumpa pers serta mengundang sejumlah influencer dengan jutaan followers ternyata belum cukup efektif.

Dalam waktu dekat, Lucky Hakim akan kembali melepas 500 hingga seribu ular untuk 'mengamankan' 200 ribu hektar sawah di Indramayu.

Lucky Hakim pun berjanji akan menjalankan sosialiasi yang lebih efektif, bahkan mencontohkan gigitan ular ke tangannya.

"Ular itu tidak berbisa, tidak berbahaya bagi manusia, bahkan seandainya menggigit pun hanya goresan kecil," ucap Lucky Hakim.

"Mungkin nanti kita akan lakukan sosialisasi lebih giat lagi. Mungkin nanti saya contohkan supaya menggigit saya, nggak papa," lanjutnya.

Terakhir, mengenai pelepasan ular yang tidak dibarengi sosialiasi merata, Lucky Hakim merasa perlu terburu-buru untuk menghindari gagal tanam.

"Sekarang lagi musim tanam. Kasihan petani sampai gagal tanam. Mereka kan modalnya banyak yang pinjam. Makanya saya lepas ular secepat-cepatnya," pungkas Lucky Hakim.

Kontributor : Neressa Prahastiwi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Atasi Hama Tikus, Pemkab Indramayu Lepas 200 Ular dan Burung Hantu

Atasi Hama Tikus, Pemkab Indramayu Lepas 200 Ular dan Burung Hantu

Foto | Senin, 18 Agustus 2025 | 11:00 WIB

Gebrakkan Lucky Hakim: Pasukan Ribuan Ular Dikerahkan Basmi Hama Tikus di Indramayu

Gebrakkan Lucky Hakim: Pasukan Ribuan Ular Dikerahkan Basmi Hama Tikus di Indramayu

Entertainment | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 10:59 WIB

Gebrakan Akhir Pekan Lucky Hakim, Sulap Alun-Alun Jadi Pesta Rakyat dan "Pabrik" Bintang Baru

Gebrakan Akhir Pekan Lucky Hakim, Sulap Alun-Alun Jadi Pesta Rakyat dan "Pabrik" Bintang Baru

Entertainment | Senin, 07 Juli 2025 | 16:04 WIB

Bantu Palestina, Lucky Hakim Dituding Riya dan Pencitraan

Bantu Palestina, Lucky Hakim Dituding Riya dan Pencitraan

Entertainment | Minggu, 25 Mei 2025 | 16:00 WIB

Lucky Hakim Geram 196 Mobil Dinas Indramayu Hilang: Ini Ujian Serius Bagi Saya

Lucky Hakim Geram 196 Mobil Dinas Indramayu Hilang: Ini Ujian Serius Bagi Saya

Entertainment | Jum'at, 02 Mei 2025 | 17:09 WIB

Terkini

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Ibu Makin Cermat Memilih Produk Perawatan Anak, Bukan Lagi Sekadar Soal Harga

Ibu Makin Cermat Memilih Produk Perawatan Anak, Bukan Lagi Sekadar Soal Harga

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:54 WIB

Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP

Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:49 WIB

×