Nama Dicatut Akun Penyebar Konten Demo, Ernest Prakasa: Gokil Cara Mainnya!

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 13:00 WIB
Nama Dicatut Akun Penyebar Konten Demo, Ernest Prakasa: Gokil Cara Mainnya!
Ernest Prakasa [Instagram]
Kesimpulan
  • Nama dan foto Ernest Prakasa dicatut oleh akun YouTube palsu yang menyebarkan konten terkait aksi demo.
  • Ernest menilai pencatutan ini sebagai upaya fitnah dan penggiringan opini dalam situasi politik yang memanas.
  • Ia mengajak publik untuk melaporkan akun palsu tersebut dan mendapat banyak dukungan dari warganet.

Suara.com - Sutradara sekaligus komika, Ernest Prakasa, menjadi korban pencatutan nama oleh pihak tak bertanggung jawab.

Namanya digunakan untuk sebuah akun YouTube palsu yang menyebarkan konten terkait aksi demonstrasi di Gedung Parlemen.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Ernest melalui unggahan di akun Instagram terverifikasinya, @ernestprakasa, pada Jumat, 29 Agustus 2025.

Ayah dua anak ini membagikan tangkapan layar yang menampilkan sebuah kanal YouTube yang menggunakan nama dan fotonya secara ilegal.

Dalam gambar tersebut, kanal palsu bernama "Ernest Prakasa" itu terlihat mengunggah beberapa video berjudul "LIVE - Detik-detik Pedemo Datangi Gedung Parlemen".

Ernest pun menyadari bahwa ini adalah sebuah upaya untuk memfitnah dan menyeret namanya ke dalam pusaran situasi politik yang tengah memanas.

Melalui keterangan unggahannya, pria berusia 43 tahun itu menyindir cara licik yang digunakan oleh si pembuat akun.

"Ada yang bikin akun palsu pakai nama gue. Gokil juga cara mainnya," tulis Ernest.

Tak ingin tinggal diam, sutradara film "Cek Toko Sebelah" ini langsung mengambil sikap tegas.

Baca Juga: Sosok Affan Kurniawan Semasa Hidup, Jadi Ojol Demi Bantu Ekonomi Keluarga

Ia meminta bantuan para pengikutnya di media sosial untuk melaporkan akun palsu tersebut jika menemukannya.

"Kalau kebetulan lihat, titip di-report aja ya guys," pintanya.

Pencatutan nama ini seolah menjadi upaya penggiringan opini untuk menempatkan Ernest sebagai salah satu pihak yang menyebarkan atau bahkan memprovokasi aksi massa.

Hingga berita ini ditulis, unggahan Ernest telah menuai ribuan reaksi dan komentar dukungan dari warganet yang juga mengecam tindakan pembuatan akun palsu tersebut.  

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?