Suara.com - Trans TV Jumat (29/8/2025) pukul 21.00 WIB malam ini akan menayangkan film thriller psikologis berjudul Shattered.
Shattered yang dibintangi Cameron Monaghan, Lilly Krug, dan John Malkovich bercerita tentang kekayaan dan keserakahan. Bagaimana cerita lengkapnya, simak sinopsisnya berikut ini.
Pada awal tahun 2022, dunia perfilman dikejutkan dengan kehadiran sebuah thriller psikologis berjudul Shattered, yang berhasil menarik perhatian lewat jajaran pemainnya yang menjanjikan: Cameron Monaghan, Lilly Krug, dan aktor legendaris John Malkovich.
Disutradarai oleh Luis Prieto dan ditulis oleh David Loughery, film ini mencoba menghidupkan kembali nuansa thriller erotis klasik dengan sentuhan modern, menyajikan kisah tentang kepercayaan yang hancur dan ambisi gelap yang bersembunyi di balik pesona.
Shattered memperkenalkan kita pada Chris (Cameron Monaghan), seorang jutawan teknologi yang baru saja pensiun setelah menjual aplikasinya ke Google.
![Film Shatterd yang dibintangi Cameron Monaghan dan Lilly Krug, akan tayang malam ini di Trans TV. [YouTube]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/29/63367-film-shatterd.jpg)
Ia hidup dalam kemewahan di sebuah rumah modern berteknologi tinggi yang terpencil di pegunungan, namun di balik itu, ia sedang dalam proses perceraian yang rumit dengan istrinya, Jamie (Sasha Luss).
Kehidupannya yang sepi mendadak berubah ketika suatu malam ia bertemu dengan Sky (Lilly Krug), seorang wanita muda berambut pirang yang memesona, di lorong minuman anggur supermarket.
Pertemuan kebetulan ini, yang dimulai dengan tawaran tumpangan setelah Uber Sky dibatalkan, dengan cepat berkembang menjadi hubungan yang lebih intim.
Namun, kebahagiaan Chris tidak berlangsung lama. Setelah kencan mereka, Chris diserang dan terluka parah dalam insiden perampokan mobil, membuatnya terbaring tak berdaya dengan kaki patah.
Baca Juga: Kenapa Harus Nonton Panji Tengkorak? Film Animasi Didukung Wapres Gibran
Sky kemudian menawarkan diri untuk merawatnya, pindah ke rumah Chris dan mengambil alih kendali.
Awalnya, Chris merasa bersyukur atas perhatian Sky, tetapi seiring waktu, perilaku Sky mulai menunjukkan sisi yang lebih gelap dan mengancam.
![Film Shatterd yang dibintangi Cameron Monaghan dan Lilly Krug, akan tayang malam ini di Trans TV. [YouTube]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/29/20397-film-shatterd.jpg)
Perilaku anehnya membuatnya curiga bahwa dia memiliki niat yang lebih jahat, terutama setelah kematian misterius teman sekamar Sky terungkap.
Film ini dengan cepat bertransformasi dari romansa yang menjanjikan menjadi mimpi buruk yang mencekam.
Sky bukanlah wanita lugu yang ia kira. Ia adalah seorang manipulator ulung dengan rencana licik untuk menguras habis kekayaan Chris.
Dengan akses ke sistem keamanan rumah Chris yang canggih, yang ironisnya ia sendiri yang menciptakan, Sky menjebak Chris di rumahnya sendiri, menyiksanya secara fisik dan mental untuk mendapatkan kata sandi banknya.
Kehadiran John Malkovich sebagai Ronald, pemilik motel tempat Sky sebelumnya tinggal, menambah lapisan keanehan dalam narasi.
Malkovich memerankan karakter Ronald dengan "bizarre cameo" yang unik, seorang pemilik motel yang sangat menjijikan dan terlibat dalam intrik Sky.
Sementara itu, Frank Grillo muncul sebagai Sebastian, ayah tiri Sky, yang ternyata adalah dalang di balik sebagian besar kekejaman yang terjadi.
Peran Grillo, meskipun menambah elemen kekerasan, terkadang terasa stagnan dan mengalihkan fokus dari potensi Lilly Krug sebagai antagonis utama yang kuat.
Penampilan Lilly Krug sebagai Sky adalah salah satu sorotan utama film ini. Ia berhasil memerankan karakter femme fatale yang kejam dan manipulatif dengan meyakinkan.
Beberapa kritikus bahkan menyebut bahwa Sky (Lilly Krug) hebat, dan tanpa membocorkan apa pun, memainkan perannya dengan meyakinkan.
Krug memanfaatkan fisiknya dengan kegembiraan tanpa batas baik di kamar tidur maupun selama pemaksaan yang lebih terang-terangan, menunjukkan sisi sosiopat Sky yang brutal.
Di sisi lain, Cameron Monaghan sebagai Chris digambarkan sebagai "pengecut yang cengeng" yang terjebak dalam situasi mengerikan, meskipun ia berjuang untuk bertahan hidup.[4]
Meskipun memiliki premis yang menarik dan penampilan yang kuat dari Lilly Krug, Shattered menerima ulasan yang beragam.
Banyak kritikus membandingkannya dengan thriller klasik seperti Basic Instinct dan Fatal Attraction karena tema dan pendekatannya, namun seringkali merasa bahwa film ini gagal menggali karakter secara mendalam.
Beberapa ulasan menunjukkan bahwa paruh pertama film terasa membosankan di satu jam awal, sehingga berisiko kehilangan perhatian penonton.
Meskipun demikian, Shattered tampak hebat, difilmkan dengan baik, tampak profesional, dan 30 menit terakhir sebenarnya cukup bagus.
Film ini berhasil membangun suasana yang berkilau dengan rumah pegunungan yang besar dan aman menciptakan atmosfer yang kuat.
Secara keseluruhan, Shattered adalah upaya yang berani untuk menghadirkan kembali thriller psikologis dengan elemen home invasion dan pengkhianatan.
Meskipun alur ceritanya mungkin terasa tipis dan tidak masuk akal di beberapa bagian, serta kritik terhadap naskah yang lemah, film ini tetap menawarkan ketegangan yang cukup untuk membuat penonton terpaku, terutama di paruh akhir yang penuh aksi.
Dengan durasi 92 menit, film ini berusaha memaksimalkan dampak dari sifat jahat yang dimilikinya.
Shattered adalah tontonan yang cocok bagi penggemar thriller yang mencari cerita tentang bagaimana kekayaan dan keserakahan dapat menghancurkan hidup seseorang dalam sekejap.