- Selain anggota DPR, Angga Dwimas Sasongko minta Kapolri mundur
- Angga Dwimas Sasongko menilai Eko Patrio dkk bertanggung jawab atas demo yang berakhir ricuh
- Netizen menyebut nama Puan Maharani agar jadi salah satu yang mundur
Suara.com - Sutradara kenamaan Angga Dwimas Sasongko lantang meminta sejumlah nama anggota DPR RI dan pejabat Polri untuk mundur menyusul demo besar-besaran yang mengakibatkan tewasnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (Ojol) akibat dilindas Rantis Brimob.
"Sahroni, Adies, Eko, Uya, Nafa, Deddy, Listyo mundur," tulis Angga tanpa basa-basi.
Mereka adalah Ahmad Sahroni, anggota DPR Fraksi Nasdem; Adies Kadir, wakil ketua DPR, Eko Patrio, anggota Fraksi PAN; Uya Kuya, anggota fraksi PAN; Nafa Urbach, anggota fraksi Nasdem; Dedi Sitorus, anggota fraksi PDIP, dan Kapolri Listyo Prabowo.
Angga menilai nama-nama tersebut bertanggung jawab atas apa yang terjadi beberapa hari terakhir. Menurut dia, konflik dan keresahan yang kini melanda negeri tidak akan pernah bisa diselesaikan dengan cara-cara kekerasan atau represi.
Ia percaya bahwa fondasi penyelesaian masalah harus dimulai dari akuntabilitas, yakni pertanggungjawaban penuh dari pihak yang memiliki wewenang.
"Keresahan tidak akan berakhir dengan kekuatan. Ini dimulai dengan akuntabilitas," tegas Angga di keterangan fotonya.
Sang sutradara berpandangan bahwa mundurnya tokoh-tokoh yang ia sebutkan bisa menjadi sebuah katalisator, sebuah titik awal bagi perubahan sistemik yang lebih besar dan fundamental.
"Mari kita mulai dari sini dan lebih banyak lagi yang akan datang," imbuhnya.
Unggahan Angga tersebut langsung menuai respons masif dari warganet. Kolom komentarnya dibanjiri ribuan komentar yang sebagian besar menunjukkan dukungan.
Baca Juga: Ahmad Sahroni dari Partai Apa? Dicopot dari Ketua Komisi III DPR Usai Ucapan 'Orang Tolol Sedunia'
Namun tak sedikit pula yang menambahkan daftar nama lain yang menurut mereka juga perlu mundur. Salah satu nama yang paling banyak disebut adalah Puan Maharani.
"Mas, request satu lagi, Puan. Terlalu komedi, ngalahin Komeng lucunya, mana suka iseng matiin mic orang, tuh," tulis seorang warganet, menyentil gaya kepemimpinan ketua DPR tersebut.
"Puan nggak ya, Bang?" timpal warganet lainnya, menyiratkan kekecewaan yang serupa.
Tidak hanya sebatas DPR, beberapa warganet juga mulai menyeret nama-nama dari jajaran eksekutif.
"Prabowo-Gibran mau turun sendiri apa diturunin?" terang seorang warganet.
Bahkan, komentar pedas juga menyasar tokoh yang dianggap meremehkan permasalahan lapangan kerja.