Dulu Joget Oke Gas dan Suami Dapat Jatah Jabatan, Kini Adik Nagita Slavina Kecewa Situasi Negara

Minggu, 31 Agustus 2025 | 06:00 WIB
Dulu Joget Oke Gas dan Suami Dapat Jatah Jabatan, Kini Adik Nagita Slavina Kecewa Situasi Negara
Menurut Caca Tengker, situasi saat ini telah membuka matanya terhadap penderitaan rakyat. . (Instagram/cacatengker)

Suara.com - Di tengah gejolak sosial dan politik yang memanas di Indonesia, adik kandung Nagita Slavina, Alsi Mega Marsha Tengker atau Caca Tengker, turut angkat bicara. 

Melalui sebuah unggahan di akun Instagram-nya, Caca Tengker mencurahkan isi hatinya mengenai kekecewaan dan keresahan yang ia rasakan sebagai seorang ibu dan warga negara Indonesia.

Caca Tengker menuliskan refleksinya tentang harapan yang berujung pada kekecewaan besar. 

Dia mencoba berempati dengan menyuarakan kegundahan banyak keluarga di Indonesia.

"Aku percaya, setiap suara punya dampak. Termasuk suaraku, termasuk suara kita. Kejadian beberapa hari belakangan ini menyadarkan aku bahwa harapan dapat membuat kekecewaan besar," ujar Caca Tengker pada unggahan Instagramnya, Sabtu 30 Agustus 2025.

Ibu dua anak ini melanjutkan bahwa situasi saat ini telah membuka matanya terhadap penderitaan rakyat. 

"Kenyataan ini membuat kita perlu membuka mata, hati, dan telinga bahwa banyak keluarga merasa kecewa, tidak aman, cemas, frustrasi, dan kehilangan harapan," kata adik ipar Raffi Ahmad tersebut.

Caca juga menegaskan bahwa suaranya lahir dari pengalaman nyata dan kepedulian terhadap masa depan generasi penerus.

"Sebagai seorang manusia, seorang Ibu, sebagai rakyat Indonesia yang juga merasakan kekecewaan dan keresahan ini, aku juga sering mendengar cerita pilu dan kegundahan dari banyak orang dengan latar belakang yang beragam," ujarnya. 

Baca Juga: Dibongkar Konten Kreator Mainan, Harga Satuan Iron Man Ahmad Sahroni Ratusan Juta

Bahkan, perempuan 36 tahun ini berusaha menekankan bahwa kekhawatirannya terhadap situasi Indonesia sekarang ini serupa dengan mayoritas rakyat Indonesia.

"Demi masa depan anak-anak kita. Kekhawatiran kita serupa; bagaimana jika anak-anak kita nanti tumbuh dalam ketidakpastian yang sama, tanpa ada yang berani bersuara karena lebih banyak yang tidak mau mendengar," imbuhnya.

Karena itu, Caca Tengker mengajak semua orang untuk bersama-sama menuntut perbaikan secara bermartabat. 

"Mari kita bersama-sama menuntut perbaikan, dengan cara yang sehat, bermartabat, dan penuh empati karena suara kita bukan hanya tentang hari ini, tapi tentang masa depan generasi setelah kita," tuturnya.

Namun, niat Caca untuk menunjukkan solidaritas justru menjadi bumerang. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?