Joko Anwar Sentil Prabowo: Minta Maaf ke China Lebih Mudah daripada ke Rakyat?

Ferry Noviandi, Ismail

Selasa, 02 September 2025 | 19:45 WIB
Joko Anwar Sentil Prabowo: Minta Maaf ke China Lebih Mudah daripada ke Rakyat?
Joko Anwar Kritik Keras Prabowo Soal Kenaikan Pangkat Polisi (Instagram)
Baca 10 detik
  • Joko Anwar kecewa Prabowo sampaikan maaf ke Pemerintah China, karena batal memenuhi undangan.
  • Padahal di saat kondisi tengah genting seperti sekarang ini, Joko menilai sewajarnya Prabowo meminta maaf ke rakyat.
  • Joko semakin geram karena Prabowo meminta Kapolir Listyo Sigit Prabowo untuk menaikkan pangkat semua petugas polisi yang mengamankan aksi demonstrasi.

Suara.com - Sutradara Joko Anwar kembali menggunakan platform media sosialnya untuk melontarkan kritik tajam terhadap pemerintah dan kultur politik di Indonesia.

Melalui serangkaian unggahan di Instagram Story, sosok yang biasa disapa Jokan itu secara spesifik menyoroti Presiden Prabowo Subianto, terkait penanganan demonstrasi Agustus 2025 dan mengkritik absennya budaya akuntabilitas di kalangan pejabat publik.

Kritik berlapis itu dimulai dengan nada satir. Joko Anwar mengunggah foto Prabowo Subianto dengan keterangan, "Akhirnya Pak Prabowo minta maaf, tapi…."

Unggahan ini sontak memancing rasa penasaran publik, seolah ada pernyataan maaf yang ditunggu-tunggu terkait isu domestik.

Namun, pada unggahan berikutnya, Joko mengungkap bahwa permintaan maaf tersebut ditujukan kepada Pemerintah China karena batal menghadiri sebuah undangan.

Joko Anwar kritik Presiden Prabowo kenaikan pangkat polisi (Instagram)
 Joko Anwar Kritik Keras Prabowo Soal Kenaikan Pangkat Polisi (Instagram)

Melalui cara ini, Joko Anwar secara tersirat menyindir bahwa permintaan maaf dari pejabat lebih mudah dilayangkan ke pihak luar negeri ketimbang kepada rakyatnya sendiri.

Sindiran tersebut kemudian berlanjut ke kritik yang lebih fundamental. Sutradara film Pengabdi Setan ini secara blak-blakan menuliskan pandangannya mengenai kultur pejabat di Tanah Air.

"Pejabat minta maaf ke rakyat itu bukan budaya kita. Pejabat mundur setelah melakukan kesalahan juga bukan budaya kita," tulisnya.

Pernyataan ini menjadi sentilan keras terhadap minimnya rasa tanggung jawab dan budaya mundur yang hampir tidak pernah ada dalam lanskap politik Indonesia, sekalipun seorang pejabat terbukti melakukan kesalahan fatal.

baca juga

Puncak dari kritiknya tertuju pada sikap Presiden Prabowo Subianto terkait aparat kepolisian yang bertugas mengamankan aksi demonstrasi besar pada Agustus 2025.

Joko Anwar mengunggah sebuah kutipan berita di mana Prabowo meminta Kapolri untuk menaikkan pangkat semua petugas yang terlibat di lapangan, dengan alasan mereka telah membela negara dan rakyat.

Joko Anwar kritik Presiden Prabowo kenaikan pangkat polisi (Instagram)
 Joko Anwar Kritik Keras Prabowo Soal Kenaikan Pangkat Polisi (Instagram)

Joko Anwar merespons instruksi tersebut dengan komentar sarkastis, "Budaya kita: Pokoknya polisi pangkatnya harus naik."

Kalimat ini menyiratkan keprihatinannya bahwa di tengah situasi yang seharusnya menjadi momen evaluasi, pemerintah justru memilih untuk memberikan penghargaan tanpa kritik, seolah mengabaikan potensi terjadinya eksesivitas dalam penanganan massa.

Baginya, langkah ini bertentangan dengan prinsip akuntabilitas yang seharusnya dijunjung tinggi.

Apalagi dalam aksi demonstrasi, seorang anggota ojol bernama Affan Kurniawan tewas terlindas mobil Brimob.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jengkel, Prabowo Ungkap Para Perusuh di Aksi Demo DPR Dibiayai Koruptor

Jengkel, Prabowo Ungkap Para Perusuh di Aksi Demo DPR Dibiayai Koruptor

News | Selasa, 02 September 2025 | 18:43 WIB

DPR Usul Presiden Prabowo Terbitkan Perppu Perampasan Aset: Kalau Memang Serius

DPR Usul Presiden Prabowo Terbitkan Perppu Perampasan Aset: Kalau Memang Serius

News | Selasa, 02 September 2025 | 18:38 WIB

CSIS Kritik Pemerintah: Pendekatan Keamanan Prabowo Picu Masalah Baru dalam Demo?

CSIS Kritik Pemerintah: Pendekatan Keamanan Prabowo Picu Masalah Baru dalam Demo?

News | Selasa, 02 September 2025 | 18:18 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Pemerintahan Prabowo Sudah Terkikis, Ini yang Perlu Dilakukan

Kepercayaan Rakyat ke Pemerintahan Prabowo Sudah Terkikis, Ini yang Perlu Dilakukan

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 18:08 WIB

NasDem Dukung Prabowo Usut Dugaan Makar, Minta Tim Investigasi Dibentuk

NasDem Dukung Prabowo Usut Dugaan Makar, Minta Tim Investigasi Dibentuk

News | Selasa, 02 September 2025 | 17:58 WIB

Pandji Pragiwaksono Kuliti Biang Kerok Amarah Rakyat, Berawal dari Efisiensi

Pandji Pragiwaksono Kuliti Biang Kerok Amarah Rakyat, Berawal dari Efisiensi

Entertainment | Selasa, 02 September 2025 | 16:43 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×