Kata-kata Agnez Mo Usai Bahas EQ DPR: Saya Minta Maaf...

Yohanes Endra, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 03 September 2025 | 18:51 WIB
Kata-kata Agnez Mo Usai Bahas EQ DPR: Saya Minta Maaf...
Agnez Mo [Instagram]
Baca 10 detik
  • Agnez Mo kirim pesan damai lewat lagu dari Toronto.
  • Ia mengajak masyarakat introspeksi diri, bukan melakukan anarki.
  • Agnez meminta warga tidak terprovokasi dan saling menjaga persatuan.

Suara.com - Agnez Mo tak tinggal diam melihat situasi tanah air yang memanas belakangan ini.

Usai menyindir EQ anggota DPR RI yang rendah, Agnez Mo akhirnya engirimkan pesan damai yang menggetarkan hati melalui suara emasnya menyanyikan lagu "Ibu Pertiwi" dan "Indonesia Pusaka".

Lewat Instagram pribadinya, Agnez Mo mengunggah video sederhana dirinya sedang menyanyikan dua lagu tersebut.

"Maaf kalau cuma bisa seadanya. Saat ini saya sedang di Toronto, berusaha fokus mengukir prestasi (yang ujung-ujungnya juga demi nama negeri sendiri)," ujar Agnez Mo pada unggahannya di Instagram, Rabu 3 September 2025.

Agnez Mo yang sedang sibuk syuting di Toronto. Kanda itu pun meminta maaf jika video persembahannya terkesan seadanya karena keterbatasan waktu dan kondisi.

"Di tengah kesibukan syuting (dan juga sebenarnya sedang fisio karena ada cedera ringan), saya tidak bisa menutup mata terhadap apa yang terjadi di Indonesia," sambungnya.

Pelantun "Matahariku" ini mengaku hanya memiliki waktu satu hari untuk merekam dua lagu nasional tersebut menggunakan peralatan sederhana. 

Namun, niat tulus di baliknya jauh lebih besar dari sekadar kesempurnaan teknis.

"Maaf kalau mungkin hasilnya tidak sempurna, namun di tengah kesibukan saya, akhirnya saya hanya punya waktu 1 hari untuk menyanyikan 2 lagu nasional Indonesia tercinta ini dan memotretnya dengan kamera sederhana," lanjutnya.

baca juga

Bagi Agnez, lagu ini adalah pengingat bahwa kekerasan dan anarki bukanlah jalan keluar. 

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan introspeksi diri di tengah situasi yang genting.

"Saya berharap hal ini dapat membawa sedikit kedamaian bagi sesama masyarakat Indonesia, sebuah pengingat bahwa anarki bukanlah jawabannya, namun refleksi diri adalah jawabannya. Anarki bukan jawabannya, tapi instrospeksi diri," jelas Agnez Mo.

Dalam unggahannya, Agnez juga menyinggung perjuangannya mengharumkan nama bangsa di kancah global yang dilakukannya dengan biaya sendiri.

"Meski begitu, harapan saya terhadap Indonesia tetap kuat. Saya selalu berusaha membawa dan mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia (ya…dengan biaya sendiri, dengan uang sendiri, dan dengan sumber daya saya sendiri)," ungkapnya.

Meskipun sejumlah orang sering kali menunggangi prestasinya di kancah internasional, itu tetap tak menyurutkan keyakinan Agnez Mo bahwa Indonesia bisa jauh lebih baik.

"Bahkan ketika beberapa orang mencoba mengeksploitasi nama saya untuk kepentingan mereka sendiri atau memanfaatkan saya sebagai pengalih perhatian di masa lalu, harapan saya tak pernah goyah. Keyakinan saya selalu bahwa Indonesia akan bangkit," sambungnya.

Agnez Mo pun meminta masyarakat untuk tidak mudah terhasut dan dimanipulasi di tengah kekacauan yang sedang terhadi.

Pelantun lagu "Tak Ada Logika" ini juga mengingatkan bahwa sekarang ini Indonesai sudah lebih kuat dibandingkan masa kelam 1998.

"Jadi, izinkan saya mengatakan ini dengan tegas: jangan biarkan diri kalian terprovokasi, jangan biarkan diri kalian dimanipulasi, kita lebih bijaksana, kita lebih kuat, kita bukan lagi Indonesia tahun 1998," ujar Agnez Mo.

Agnez Mo pun sepakat dengan ajakan agar warga Indonesia saling jaga satu sama lain, karena semua saling terikat dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika

"Warga jaga warga. Karena pada akhirnya, kita adalah satu bangsa, terikat oleh satu kebenaran: Bhinneka Tunggal Ika," tegasnya.

Tak lupa, ia juga memberikan sedikit edukasi mengenai sejarah kedua lagu tersebut untuk para pengikutnya yang berasal dari luar Indonesia.

"Bagi para pengikut saya yang bukan warga Indonesia, lagu-lagu indah ini, "Ibu Pertiwi" (sekitar tahun 1908), sebenarnya diadaptasi dari himne Kristen "What a Friend We Have in Jesus" (puisi karya Joseph M. Scriven, 1855; melodi karya Charles C. Converse, 1868). Kemudian pada tahun 1908, Kamsidi Samsuddin menulis lirik-lirik indah Ibu Pertiwi ini. Indonesia Pusaka ditulis oleh Ismail Marzuki," jelas Agnez Mo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

17+8 Tuntutan Rakyat: Antara Harapan dan Realita yang Berliku

17+8 Tuntutan Rakyat: Antara Harapan dan Realita yang Berliku

Your Say | Rabu, 03 September 2025 | 15:36 WIB

Agnez Mo Kritik Public Speaking Anggota DPR, Ahmad Dhani Paling Disentil?

Agnez Mo Kritik Public Speaking Anggota DPR, Ahmad Dhani Paling Disentil?

Entertainment | Selasa, 02 September 2025 | 17:45 WIB

Demonstrasi 2025 dan Reformasi 1998, Akankah Sejarah Terulang Sama?

Demonstrasi 2025 dan Reformasi 1998, Akankah Sejarah Terulang Sama?

Your Say | Selasa, 02 September 2025 | 16:17 WIB

CSIS: Situasi Sekarang Mirip 1998, Ada Ketidakadilan dan Tekanan Ekonomi

CSIS: Situasi Sekarang Mirip 1998, Ada Ketidakadilan dan Tekanan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 15:18 WIB

Agnez Mo Sentil Kualitas EQ Anggota DPR, Berapa Nilai EQ yang Baik?

Agnez Mo Sentil Kualitas EQ Anggota DPR, Berapa Nilai EQ yang Baik?

Lifestyle | Selasa, 02 September 2025 | 15:16 WIB

Indonesia Mencekam, Eks Bek LaLiga Serukan Perdamaian

Indonesia Mencekam, Eks Bek LaLiga Serukan Perdamaian

Bola | Minggu, 31 Agustus 2025 | 12:49 WIB

Terkini

Tidak Ada Berita Seharga Nyawa: Aksi Solidaritas Wartawan untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

Tidak Ada Berita Seharga Nyawa: Aksi Solidaritas Wartawan untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 13:17 WIB

Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian

Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian

Bali | Senin, 14 September 2026 | 13:16 WIB

Kulit Jagung Dikembangkan Jadi Bioplastik, Bisakah Jadi Alternatif untuk Kurangi Sampah Plastik?

Kulit Jagung Dikembangkan Jadi Bioplastik, Bisakah Jadi Alternatif untuk Kurangi Sampah Plastik?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:15 WIB

Karnaval Pekalongan Jadi Sorotan, Budaya berkedok Ritual di Ruang Publik?

Karnaval Pekalongan Jadi Sorotan, Budaya berkedok Ritual di Ruang Publik?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:15 WIB

Usut Kasus BJB, KPK Panggil Asisten Pribadi Ridwan Kamil

Usut Kasus BJB, KPK Panggil Asisten Pribadi Ridwan Kamil

News | Senin, 14 September 2026 | 13:14 WIB

DSI Sudah Tepat Jadi Pengawas dan Penyelaras Data Ekspor

DSI Sudah Tepat Jadi Pengawas dan Penyelaras Data Ekspor

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:11 WIB

Satu Korban Kapal Virgo Transport 8 Teridentifikasi, Pemuda 22 Tahun Asal Malang

Satu Korban Kapal Virgo Transport 8 Teridentifikasi, Pemuda 22 Tahun Asal Malang

News | Senin, 14 September 2026 | 13:10 WIB

Memaknai Cinta Bagi Orang Dewasa di Novel Hingga Ujung Cakrawala

Memaknai Cinta Bagi Orang Dewasa di Novel Hingga Ujung Cakrawala

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:10 WIB

10 Hari Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Kondisi Jay Idzes Bikin Was-was

10 Hari Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Kondisi Jay Idzes Bikin Was-was

Bola | Senin, 14 September 2026 | 13:08 WIB

Betrand Peto Ungkap Kronologi Keributan dengan ANW yang Berujung Tudingan Kekerasan Seksual

Betrand Peto Ungkap Kronologi Keributan dengan ANW yang Berujung Tudingan Kekerasan Seksual

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:06 WIB

×