CSIS: Situasi Sekarang Mirip 1998, Ada Ketidakadilan dan Tekanan Ekonomi

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 02 September 2025 | 15:18 WIB
CSIS: Situasi Sekarang Mirip 1998, Ada Ketidakadilan dan Tekanan Ekonomi
CSIS mengingatkan pemerintah untuk belajar dari Krisis 1998. Foto: Bendera merah putih yang berkibar pada aksi demonstrasi 29 Agustus di Jakarta (Instagram/suaradotcom)
Baca 10 detik
  • CSIS menilai kondisi Indonesia saat ini mirip dengan 1998.
  • Ada risiko krisis ekonomi, delegitimasi negara hingga degradasi ekonomi.
  • Banyak program pemerintah berbiaya mahal dan menuntut efisiensi, sementara di sisi lain ada pemborosan oleh pejabat. 

Suara.com - Peneliti Departemen Ekonomi Centre for Strategic and International Studies atau CSIS Indonesia, Deni Friawan mengingatkan situasi dalam negeri saat ini mirip dengan kondisi pada krisis 1998.

CSIS mewanti-wanti pemerintah untuk mengatasi permasalahan-permasalahan ini. Jika tidak, maka risiko krisis ekonomi, delegitimasi negara hingga degradasi demokrasi akan meningkat.

"Kalau ini terus dibiarkan, akar permasalahan ini tidak diatasi, risiko krisis ekonomi, delegitimasi negara, dan degradasi demokrasi itu akan meningkat," kata Deni dalam media briefing CSIS, "Wake Up Call dari Jalanan: Ujian Demokrasi dan Ekonomi Kita" di Jakarta, Selasa (2/9/2025).

Dia menegaskan bahwa krisis 1997-1998 harus menjadi pelajaran penting. Pada waktu itu krisis terjadi secara multidimensional, kesulitan ekonomi, korupsi hingga lemahnya penegakan hukum. Situasi itu pun memiliki kemiripan dengan kondisi saat ini, yakni ketidakadilan dan tekanan ekonomi.

Hal itu tergambar dari tingginya angka pemutusan hubungan kerja dan dibarengi dengan sulitnya mendapat pekerjaan. Kemudian pemberlakukan efisiensi, sementara di sisi lain pemerintah menunjukkan sikap sebaliknya yaitu pemborosan seperti kenaikan tunjangan DPR hingga pejabat rangkap jabatan di BUMN.

Di sisi lain juga pemerintah saat ini memiliki program yang membutuhkan biaya yang mahal, namun dampaknya kepada masyarakat dipertanyakan. Program makan bergizi gratis atau MBG misalnya, yang menelan 44 persen anggaran pendidikan.

Lalu belanja alat pertahanan negara yang menelan hampir 19 persen belanja negara.

"Permasalahannya adalah bagaimana anggaran itu dibelanjakan dan pertanggung jawaban setelah transparansinya itu masih tidak jelas hingga hari ini," tegas Deni.

Deni pun menegaskan bahwa berbagai persoalan itu yang menjadi pemicu gelombang unjuk rasa yang berlangsung dari 28-30 Agustus 2025. Bagi CSIS persoalan itu tidak akan terselesaikan hanya dengan pidato atau omong kosong.

baca juga

"Karena itu, pemerintah harus bisa membangun kembali kepercayaan fiskal melalui empati dan keteladanan. Hentikan pemborosan anggaran, akhiri privilege elit, dan hentikan penyangkalan atas kondisi ekonomi yang saat ini memburuk," tegasnya.

Selain itu pemerintah juga harus meningkatkan akuntabilitas, dan transparansi.

"Pemerintah juga harus terbuka terhadap dialog tidak hanya bersama buruh, tapi juga pelaku usaha dan pengusaha, karena pada dasarnya kita tidak ada pertentangan antara buruh dan pengusaha," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Nyaris Tembus Krisis 1998, Tapi Pemerintah Masih Santai?

Rupiah Nyaris Tembus Krisis 1998, Tapi Pemerintah Masih Santai?

Your Say | Kamis, 27 Maret 2025 | 15:55 WIB

Rupiah Jeblok Tembus Rp16.300, Bayang-bayang Krisis 1998?

Rupiah Jeblok Tembus Rp16.300, Bayang-bayang Krisis 1998?

Bisnis | Jum'at, 20 Desember 2024 | 19:14 WIB

Indonesia Pernah Menjadi Pasien IMF Saat Krisis 1998, Jokowi: Kita Gak Mau Masuk Lagi

Indonesia Pernah Menjadi Pasien IMF Saat Krisis 1998, Jokowi: Kita Gak Mau Masuk Lagi

News | Jum'at, 17 Februari 2023 | 19:07 WIB

28 Negara Jadi Pasien IMF, Menko Airlangga: Lebih Besar dari Krisis 1998

28 Negara Jadi Pasien IMF, Menko Airlangga: Lebih Besar dari Krisis 1998

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2022 | 16:31 WIB

Indonesia Waspada Ancaman Ekonomi di Asia Tenggara, Pakar: Ingat Awal Mula Krisis 1998!

Indonesia Waspada Ancaman Ekonomi di Asia Tenggara, Pakar: Ingat Awal Mula Krisis 1998!

Bisnis | Kamis, 14 Juli 2022 | 09:46 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×