Kisah Ravel Junardy Bikin Konser Pertama, Rela Jadi Sekuriti Dadakan

Sabtu, 13 September 2025 | 20:30 WIB
Kisah Ravel Junardy Bikin Konser Pertama, Rela Jadi Sekuriti Dadakan
Ravel Junardy, CEO Ravel Entertainment saat konferensi pers konser Green Day di Cikini, Jakarta Pusat pada Kamis (15/8/2024). [Suara.com/Rena Pangesti]

Suara.com - Menjadi seorang CEO promotor musik besar tidak membuat Ravel Junardy lupa akan perjuangannya di masa lalu. Ia mengenang kembali momen saat menggelar konser perdana.

Ravel Junardy mengenang konser pertama yang digelar adalah untuk band Story of the Year. Di mana ia harus turun tangan mengerjakan segalanya.

Dengan tim yang hanya berjumlah lima orang, Ravel mengaku tidak ada pembagian tugas yang jelas. Semua pekerjaan, dari yang paling strategis hingga yang paling teknis, mereka kerjakan bersama-sama.

Saat ditanya mengenai pengalaman menarik di konser pertamanya itu, Ravel Junardy menyoroti kesibukan luar biasa karena harus merangkap banyak peran.

"Cerita yang menarik sih enggak, enggak ada banget ya. Lebih ke capeknya, karena sendiri semua kan ngerjainnya," ujar Ravel Junardy saat diwawancara Suara.com di Gading Serpong, Tangerang, Rabu, 27 Agustus 2025.

Konser The Corrs (Ismail/Ravel Junardy)
Ravel Junardy (Ismail/Ravel Junardy)

Ravel Junardy kemudian merinci peran apa saja yang dilakoninya saat itu. Tak tanggung-tanggung, sang bos promotor ini bahkan ikut menjadi petugas keamanan dadakan.

"Semua. Saya juga jadi security, produksi, saya juga ngurusin semuanya," terang lelaki 40 tahun ini.

Menurutnya, pengalaman merangkap berbagai pekerjaan itu menjadi sebuah kenangan tak terlupakan.

"Dan ini berlima semua ngurusin semuanya, gitu," tambahnya.

Baca Juga: Bakal Bawa Foo Fighters hingga MCR, Ravel Junardy Dulunya Jual Beli Alat Musik

Selain menjadi petugas keamanan, Ravel dan timnya juga berjibaku dengan urusan tiket yang saat itu masih sangat manual.

Mereka harus memutar otak agar tiket tidak mudah dipalsukan.

"Dulu ticketing-nya tuh gimana ya caranya ticketing-nya biar enggak di-copy orang. Dulu kan kita masih belum mikirin tiket pakai barcode kan," katanya.

Solusi kreatif pun ditemukan untuk mengatasi masalah tersebut.

"Dulu di-stempel UV. Jadi semua tiket itu di dicoret-coret tanda tangan sama anak-anak biar enggak bisa dicopy gitu ya," kenang bos Ravel Entertainment ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI