-
Sebuah video viral memperlihatkan mobil Toyota Avanza mengisi Pertalite hingga Rp 800 ribu, memicu keheranan publik karena melebihi kapasitas tangki normal.
-
Warganet mempertanyakan efektivitas sistem MyPertamina yang seharusnya membatasi pembelian BBM bersubsidi untuk kendaraan pribadi.
-
Dugaan muncul bahwa mobil tersebut memakai tangki modifikasi, memicu diskusi soal lemahnya pengawasan dan penyalahgunaan subsidi energi.
Meski begitu, ada pula sebagian warganet yang berpendapat lebih santai, menyatakan selama pembeli mampu membayar, hal tersebut tidak menjadi masalah.
Namun, argumen ini dibantah oleh banyak pihak yang mengingatkan bahwa Pertalite adalah BBM bersubsidi. Setiap liter yang disalahgunakan berarti merampas hak masyarakat lain yang lebih membutuhkan.
Insiden Avanza sultan ini menjadi pengingat keras bahwa kebijakan secanggih apa pun akan sia-sia tanpa adanya pengawasan ketat dan kesadaran dari semua pihak.
Pada akhirnya, video viral ini bukan lagi sekadar tontonan aneh, melainkan cerminan dari tantangan besar dalam memastikan subsidi energi benar-benar sampai kepada mereka yang berhak.