Suara.com - Isu perceraian Hamish Daud dan Raisa Andriana membuat kisah cinta mereka disorot, termasuk status keyakinan Hamish saat dulu menikah.
Ini karena Hamish memiliki wajah bule dan memang punya darah blasteran Australia - Indonesia.
Banyak orang menduga Hamish Daud non muslim dan mualaf saat menikahi Raisa yang beragama Islam.
Apakah benar Hamish Daud seorang mualaf dan pindah agama demi menikahi Raisa dulu?
Hamish Daud diketahui beragam Islam dari kecil. Dia mengikuti agama sang ibu, Latifa Suhdi yang merupakan orang Madura.

Namun keluarganya diketahui memiliki agama yang beragam termasuk ayahnya, meski tak disebutkan keyakinannya apa.
Hanya saja, salah satu adik Hamish Daud menjalani pemberkatan nikah di gereja.
Hamish Daud pun pernah menjalani ibadah umrah pada 2016 sebelum menikah dengan Raisa pada 3 September 2017.
Dia mengunggah foto-foto saat melaksanakan ibadah Umrah di Tanah Suci, seperti saat berada di Masjid Nabawi, Madinah, dan di dekat Ka'bah, Mekkah.
Di tahun yang sama, dia juga pernah menjadi presenter acara TV berjudul The Muslim Traveller.
Kegiatan Umrah ini juga menjadi momen yang mengonfirmasi bahwa dia memeluk agama Islam sebelum menikah dengan Raisa.

Profil Hamish Daud
Hamish Daud Wyllie lahir di Gosford, Australia, pada 8 Maret 1980.
Wajah bule yang ia miliki merupakan warisan dari sang ayah, David Wyllie, pria asal Australia.
Sementara darah Indonesia dia dapatkan dari sang ibu, Latiffa Suhdi yang berdarah Madura.
Masa kecil Hamish jauh dari kemewahan. Ia justru menghabiskan waktu di alam liar Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pengalamannya tumbuh di lingkungan alam yang keras ini membentuk karakter dan kecintaannya pada lingkungan.
Meski sempat mengalami keterbatasan ekonomi di masa kecilnya, Hamish tidak mengabaikan pendidikan.
Dia kemudian melanjutkan studi dan meraih gelar Bachelor of Arts (BA) dari Southern Cross University, Australia, dengan latar belakang pendidikan di bidang arsitektur.
Sebelum terjun ke dunia hiburan, Hamish adalah seorang arsitek yang bekerja selama bertahun-tahun di perusahaan arsitektur.
Transisinya ke layar kaca dimulai secara tidak sengaja melalui film indie.
Popularitas Hamish Daud melonjak tajam ketika ia menjadi presenter program petualangan legendaris, My Trip My Adventure (Trans TV), pada tahun 2013.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah