Alasan Sebenarnya Ammar Zoni Ngotot Sidang Tatap Muka, Singgung Kandang Harimau

Minggu, 26 Oktober 2025 | 16:05 WIB
Alasan Sebenarnya Ammar Zoni Ngotot Sidang Tatap Muka, Singgung Kandang Harimau
Ammar Zoni saat dibawa ke Nusakambangan usai kedapatan menjadi pengedar Narkoba dari balik jeruji. [website ditjenpas.go.id & Instagram @suaracom]
Baca 10 detik
  • Ammar Zoni merasa tertekan secara psikologis untuk bersaksi dari Nusakambangan.

  • Pengacara ibaratkan kesaksian dari Nusakambangan seperti di dalam kandang harimau.

  • Dasar hukum untuk persidangan online dianggap sudah tidak relevan lagi.

Suara.com - Permintaan Ammar Zoni untuk dihadirkan langsung dalam persidangannya ternyata bukan tanpa alasan. 

Pengacaranya, Jon Mathias, mengungkap ada tekanan psikologis berat yang dirasakan kliennya. 

Menurutnya, memberikan kesaksian dari Nusakambangan sama saja seperti berbicara di dalam 'kandang harimau'.

Analogi ini digunakan Jon Mathias untuk menggambarkan betapa tidak bebasnya Ammar jika harus bersaksi secara online dari dalam lembaga pemasyarakatan. 

Sang advokat meyakini, kliennya tidak akan bisa memberikan keterangan yang jujur dan merdeka di bawah bayang-bayang pengawasan ketat.

"Kalau Ammar ya memberikan keterangan di situ kan pasti ya samalah dia ada di dalam kandang harimau. Nengok kumis harimau dia takut, apalagi kalau harimaunya," kata Jon Mathias saat ditemui di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, pada Jumat, 24 Oktober 2025.

Tekanan ini muncul setelah mantan suami Irish Bella tersebut dipindahkan ke Nusakambangan akibat kasus narkotika keempatnya. 

Ammar Zoni ditempatkan di ruang khusus di Lapas Nusakambangan (Instagram)
Ammar Zoni ditempatkan di ruang khusus di Lapas Nusakambangan (Instagram)

Kasus ini bermula dari temuan selinting ganja saat razia di lapas pada Januari 2025, yang membuatnya dicap sebagai narapidana berisiko tinggi dan diasingkan ke pulau penjara tersebut.

Jon Mathias menegaskan, permintaan sidang tatap muka ini adalah bukti nyata bahwa Ammar dan para terdakwa lainnya merasa tidak nyaman. Fakta bahwa seluruh terdakwa meminta hal yang sama menjadi sinyal kuat adanya tekanan.

Baca Juga: Niat Mulia Ammar Zoni sebelum Terjerat Narkoba Lagi: Ingin Tinggalkan Dunia Hiburan dan Hijrah

"Itu buktinya mereka kenapa, kalau aman nyaman kenapa mereka minta disidangkan di sini, di Jakarta? Berarti enggak nyaman kan," tegasnya.

Pihak kuasa hukum juga menepis alasan sidang online yang mungkin akan digunakan pengadilan. Menurutnya, dasar hukum untuk sidang online (PERMA) dibuat untuk kondisi darurat saat pandemi Covid-19 dan kini sudah tidak relevan lagi.

"Sekarang kan dnggak Covid, semua hadir sekarang. Di kita juga hadir, para lawyer semua hadir, di sidang-sidang korupsi juga hadir. Kenapa untuk kasus Ammar tidak bisa? Itu jadi pertanyaan masyarakat," ujarnya.

Kini, permohonan agar Ammar Zoni bisa keluar dari 'kandang harimau' dan bersaksi langsung di pengadilan ada di tangan majelis hakim. 

Keputusan mereka akan menentukan apakah Ammar bisa benar-benar 'buka-bukaan' seperti yang dijanjikannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI