Suara.com - Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) bikin gebrakan dengan mengenalkan ASN digital pertama yakni Vtuber bernama Sena.
Sena mengenalkan diri lewat video yang diunggah di akun media sosial DPD RI baik Instagram maupun TikTok.
"Halo sobat senator. Kenalin aku adalah ASN digital atau YouTuber ASN dari Sekjen Dewan Perwakilan Daerah Relublik Indonesia," ucapnya.
Sena menjelaskan tugasnya sebagai ASN digital dari DPR RI.
"Tugasku, kerjaku adalah untuk memberikan fasilitasi keahlian untuk para dewan atau senator yang bertugas," jelasnya.
Vtuber yang memperkanalkan diri berusia 21 tahun ini akan membawakan berita atau menyampaikan informasi dari DPD RI. Dalam perkenalannya, Sena menyebut dirinya lahir pada 1 Oktober 2004.
Dia juga menekankan kalau dia bukan AI. Dia juga meminta dukungan dalam menjalankan tugas.
"Aku bukan AI ya. Jangan lupa dukung aku mengemban tugas negara ini ya," pungkasnya.
Namun kemunculan Sena dengan visual seorang perempuan berambut panjang dan terkesan seksi meski mengenakan baju tertutup menuai beragam komentar.
"Terlalu dibesar-besarkan," celetuk netizen.
"Kenapa harus digerak-gerakin begitu," timpal lainnya.
Beberapa netizen juga menyinggung tentang anggaran untuk membuat Sena.
"Uang rakyat dibuat kaya gini anjir, propaganda buat bocil-bocil," komentar netizen yang lain.
"Tebak budget rigging vtuberny, apakah ada korupsi juga," timpal lainnya.
Sayangnya, kini video Sena sudah dihapus dari media sosial resmi milik DPD RI.
Belum diketahui apa alasan video Sena dihapus. Beberapa netizen mempertanyakan di mana Sena dan apa alasan dihapus dari postingan DPD RI.
"Sena mana sena," komentar netizen di postingan DPD RI.
"Woi mana ni Vtuber-nya," komentar yang lainnya.
"Mana itu kartun cewek, baru mau kasih pendapat koo udah gaada," komentar netizen lain.
Kira-kira apa alasan video Sena si ASN Digital dihapus? Apakah karena komentar pro kontra sebelumnya.
Namun video Sena sudah terlanjur beredar di media sosial dan diunggah ulang akun lain.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah