Ritual Belphegor di Depan Pohon Pisang: Rangkul Mitos Lokal Tanah Jawa

Yazir F

Sabtu, 22 November 2025 | 11:26 WIB
Ritual Belphegor di Depan Pohon Pisang: Rangkul Mitos Lokal Tanah Jawa
Belphegor [Instagram/Belphegor_official]
baca 10 detik
  • Band Blackened Death Metal ekstrem asal Austria, Belphegor, tampil di hari kedua Rock In Solo 2025
  • Permintaan foto di depan pohon pisang dapat diinterpretasikan sebagai upaya Belphegor untuk merangkul mitos dan takhayul mistis lokal Indonesia
  • Aksi ini menunjukkan bahwa bagi Belphegor, tema kegelapan yang mereka usung tidak hanya terbatas pada panggung

Suara.com - Apa yang ada dibenak kita ketika mendengar pohon pisang? Buahnya bisa dimakan, daun dan pelepahnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan.

Tapi di Indonesia banyak mitos yang berkembang mengenai pohon pisang, termasuk hal-hal terkait mistis dan kasat mata.

Kepercayaan inilah yang memantik Belphegor, kuartet Blackened Death Metal ekstrem dari Austria untuk meminta foto di depan pohon pisang ketika tiba di Solo.

Band ini memang dijadwalkan menggempur penikmat musik ekstrem di hajatan besar Rock In Solo Festival hari kedua, Minggu besok, 23 November 2025.

Dalam foto yang dibagikan akun Instagram Rock In Solo Festival, para personel Belphegor berpose garang di depan pohon pisang. Konon, mereka yang meminta untuk berfoto di sana setibanya di Solo.

"Sang pembawa api diabolik telah menginjakkan kaki di tanah Jawa. @belphegor_official telah bersiap membawa kalian dalam ritus kegelapan yang sesungguhnya. Sampai bertemu di Rock In Solo Festival 2025," bunyi caption unggahan tersebut.

Foto yang sekilas terlihat absurd ini sebenarnya sarat pesan bila dilihat dari kacamata musik ekstrem dan budaya lokal.

Ada upaya band untuk merangkul budaya lokal dan kepercayaan takhayul Indonesia, sejalan dengan ruh genre yang mereka usung, yaitu tema-tema gelap seperti kematian, setan, dan okultisme.

Di Eropa, citra ini diwujudkan melalui corpse paint, ritual panggung, dan simbol-simbol anti-religion. Mereka mencari dan merayakan kegelapan di mana pun ia berada.

baca juga

Lirik-lirik Belphegor sering berbicara tentang ritual dan pemujaan.

Foto di pohon pisang dapat diinterpretasikan sebagai adegan off-stage ritual. Ini menegaskan bahwa bagi Belphegor, kegelapan dan tema kematian tidak terbatas pada panggung atau studio mereka di Austria.

Pada akhirnya, mereka berhasil mengubah pohon pisang biasa menjadi semacam altar sementara yang sesuai dengan citra mereka, menyiratkan bahwa kekuatan gelap hadir di mana saja.

Anyway, Anda sudah siap dihipnotis aura kegelapan Belphegor di Rock In Solo 2025?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Unik Warga Tulungagung Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Rusak

Aksi Unik Warga Tulungagung Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Rusak

Foto | Senin, 16 Februari 2026 | 16:51 WIB

Pohon Pisang Angker

Pohon Pisang Angker

Your Say | Rabu, 07 Januari 2026 | 09:18 WIB

Terkini

Apakah Staf Khusus Kementerian Dapat Uang Pensiun? Simak Aturan Resminya

Apakah Staf Khusus Kementerian Dapat Uang Pensiun? Simak Aturan Resminya

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Mandatalam Earth Run 2026 1 BIB 1 Bibit: Hadir di 3 Kota, Satu Langkah untuk Bumi yang Lebih Hijau

Mandatalam Earth Run 2026 1 BIB 1 Bibit: Hadir di 3 Kota, Satu Langkah untuk Bumi yang Lebih Hijau

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:16 WIB

5 Rekomendasi Cushion untuk Menutupi Kulit Kusam dan Flek Hitam sesuai Review

5 Rekomendasi Cushion untuk Menutupi Kulit Kusam dan Flek Hitam sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Perempuan Suku Anak Dalam Rawat Pengetahuan Obat Leluhur Lewat Kebun di Pekarangan

Perempuan Suku Anak Dalam Rawat Pengetahuan Obat Leluhur Lewat Kebun di Pekarangan

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Selamat Jalan Martha Tilaar: Perjalanan sang Maestro Kosmetik Indonesia yang Bermodal Niat di Garasi

Selamat Jalan Martha Tilaar: Perjalanan sang Maestro Kosmetik Indonesia yang Bermodal Niat di Garasi

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Kulit Sawo Matang Bingung Pakai Baju Warna Apa? Ini 10 Pilihan Paling Sempurna untuk Segala Acara

Kulit Sawo Matang Bingung Pakai Baju Warna Apa? Ini 10 Pilihan Paling Sempurna untuk Segala Acara

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Punya Darah Indonesia, Wonderkid Arsenal Demiane Agustien Terkendala Aturan FIFA Dinaturalisasi?

Punya Darah Indonesia, Wonderkid Arsenal Demiane Agustien Terkendala Aturan FIFA Dinaturalisasi?

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:11 WIB

6 Sepatu Jalan Diadora di Bawah Rp500 Ribu, Empuk dan Nyaman di Kantong

6 Sepatu Jalan Diadora di Bawah Rp500 Ribu, Empuk dan Nyaman di Kantong

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:11 WIB

RUPSLB GOTO Setujui Pembatalan 32 Miliar Saham Tresuri

RUPSLB GOTO Setujui Pembatalan 32 Miliar Saham Tresuri

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Belum Terkalahkan di Super League, Persija Bidik Kemenangan Kelima di Markas Persita

Belum Terkalahkan di Super League, Persija Bidik Kemenangan Kelima di Markas Persita

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:06 WIB

×