- Film berjudul Renegades akan tayang di Trans TV pada Rabu (10/12/2025) pukul 23.00 WIB.
- Tim Navy SEALs Amerika di Sarajevo tahun 1995 melakukan misi pencurian emas Nazi di bawah danau buatan.
- Kelebihan film ini adalah aksi bawah air yang atmosferik dan penyutradaraan yang ahli dalam adegan air.
Suara.com - Renegades (di AS memakai judul American Renegades) adalah film yang menggabungkan tema pencurian dengan latar belakang perang dan aksi bawah air yang ambisius.
Film ini akan tayang di Trans TV Rabu (10/12/2025) malam ini pukul 23.00 WIB. Sebelum Anda menontonnya, berikut kami sajikan ulasannya.
Renegades berlatar tahun 1995 di Sarajevo yang sedang dilanda perang.
Cerita berpusat pada tim Navy SEALs Amerika yang dipimpin oleh Matt Barnes (Sullivan Stapleton).
Tim ini dikenal sering mengambil risiko tinggi dan tidak selalu patuh pada protokol militer.
![Film American Renegades akan tayang Rabu (10/12/2025) malam ini pukul 23.00 WIB di Trans TV. [YouTube]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/12/10/53246-american-renegades.jpg)
Setelah sebuah misi penangkapan jenderal Serbia yang berakhir kacau (namun sukses), tim ini "dihukum" dengan masa istirahat.
Namun, situasi berubah ketika anggota tim, Stanton Baker (Charlie Bewley), menjalin hubungan dengan warga lokal bernama Lara Simic (Sylvia Hoeks).
Lara mengungkapkan rahasia besar: kakeknya menyembunyikan batangan emas curian Nazi senilai ratusan juta dolar di sebuah desa yang kini telah tenggelam di dasar danau buatan.
Tergiur untuk membantu Lara dan penduduk setempat membangun kembali kehidupan pasca-perang, tim SEALs ini memutuskan untuk melakukan misi tidak resmi (rogue mission).
Mereka harus menyelam ke dasar danau, mengambil emas seberat 27 ton, dan membawanya keluar tanpa ketahuan oleh musuh maupun atasan mereka sendiri, Laksamana Muda Levin (J.K. Simmons).
Dengan waktu yang terbatas dan musuh yang mengintai, misi ini menjadi pertaruhan nyawa.
![Film American Renegades akan tayang Rabu (10/12/2025) malam ini pukul 23.00 WIB di Trans TV. [YouTube]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/12/10/73971-american-renegades.jpg)
Renegades memiliki semua ciri khas EuropaCorp: aksi yang over-the-top, dialog yang maskulin, dan visual yang memanjakan mata.
Kekuatan utama film ini terletak pada sekuens aksinya.
Steven Quale, yang sebelumnya menyutradarai Into the Storm dan merupakan kolaborator lama James Cameron (termasuk di Titanic dan Avatar), menunjukkan keahliannya dalam menangani adegan air.
Set desa yang tenggelam di dasar danau terasa atmosferik dan klaustrofobik.
Adegan heist di bawah air memberikan ketegangan yang unik, berbeda dari film aksi tembak-menembak biasa.
J.K. Simmons, meskipun memiliki screen time yang terbatas, berhasil mencuri perhatian.
Karakternya sebagai atasan yang terus-menerus berteriak memberikan elemen komedi yang sangat dibutuhkan di tengah ketegangan.
Sementara itu, chemisty antara Sullivan Stapleton dan timnya cukup solid, menggambarkan persaudaraan militer dengan baik, meskipun pengembangan karakter individunya terasa agak tipis.
Sylvia Hoeks juga memberikan penampilan yang kuat sebagai wanita tangguh di tengah zona perang, jauh sebelum ia memukau dunia di Blade Runner 2049.
Namun, film ini tidak lepas dari kritik. Sejumlah kritikus menyebut bahwa plot film ini terasa seperti gabungan dari The A-Team dan Kelly’s Heroes, namun terkadang kehilangan logika demi memprioritaskan aksi.
Naskahnya dianggap terlalu sederhana bagi penonton yang mencari kedalaman cerita tentang Perang Bosnia. Film ini murni hiburan aksi, bukan drama sejarah yang akurat.
Renegades atau American Renegades bukanlah film yang akan memenangkan penghargaan skenario terbaik.
Namun, film ini berhasil menjalankan tugasnya sebagai film aksi petualangan yang menghibur.
Dengan durasi sekitar 106 menit, film ini menyajikan tempo yang cepat, desain produksi yang niat (terutama adegan tank di jalanan Sarajevo dan set bawah air), serta akting karismatik dari para pemainnya.