Resbob Dilaporkan Imbas Hina Suku Sunda, Terancam Hukuman hingga 6 Tahun Penjara

Sumarni, Rena Pangesti

Sabtu, 13 Desember 2025 | 15:30 WIB
Resbob Dilaporkan Imbas Hina Suku Sunda, Terancam Hukuman hingga 6 Tahun Penjara
Bigmo dan Resbob ditemani ibu mereka, Putri serta kuasa hukum saat menghadiri mediasi kasus pencemaran nama baik bersama pihak Azizah Salsha di Bareskrim Mabes Polri pada Jumat, 19 September 2025. [Tiara Rosana/Suara.com]
baca 10 detik
  • Konten kreator Resbob dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian suku di Polres Jakarta Selatan pada Jumat, 12 Desember 2025.
  • Pelaporan diajukan Beni Sihabudin Sogir mewakili masyarakat Sunda yang merasa terhina akibat pernyataan Resbob.
  • Resbob terancam Pasal 28 ayat (2) UU ITE dengan hukuman maksimal enam tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Suara.com - Konten kreator Resbob alias Adimas Firdaus, kembali berhadapan dengan hukum. Setelah sebelumnya kakak BigMo itu dilaporkan Azizah Salsha di Bareskrim.

Kali ini, Resbob dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan kasus ujaran kebencian dan penghinaan terhadap suku.

Pelaporan resmi ini dilakukan di Polres Jakarta Selatan pada Jumat (12/12/2025).

Adimas dilaporkan Beni Sihabudin Sogir, adik DJ Dinar Candy. Dalam hal ini, ia mewakili aspirasi masyarakat Sunda yang merasa terhina.

Dalam laporannya, Resbob dijerat dengan sangkaan Pasal 28 ayat (2) dari Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Hukuman maksimal untuk sangkaan ini tidak main-main. Ancaman pidana yang menanti Resbob adalah berupa kurungan penjara selama enam tahun dan denda sebesar Rp1 miliar.

"Ini pasal 28 ayat 2 terkait dengan ujaran kebencian terhadap suku di mana ancaman pidananya enam tahun penjara dan dena Rp1 miliar. Kami melapor dengan atas nama Resbob," kata kuasa hukum Beni Sihabudin Sogir, Gurun Arisastra usai membuat laporan polisi di Polres Jakarta Selatan.

Resbob Klarifikasi dan Minta Maaf usai Hina Orang Sunda (YouTube/niceguymo)
Resbob Klarifikasi dan Minta Maaf usai Hina Orang Sunda (YouTube/niceguymo)

Meskipun diketahui bahwa Resbob sempat mengunggah video permintaan maaf melalui platform media sosial, langkah hukum tersebut tetap ditempuh oleh pihak pelapor.

Gurun Arisastra menjelaskan bahwa kelanjutan proses hukum ini bertujuan untuk memberikan sanksi tegas agar Resbob jera dan tidak mengulangi perbuatannya.

baca juga

"Beliau sudah mengakui perbuatannya dengan meminta maaf, tapi minta maaf tidak sesederhana itu dan tidak menghapuskan sesuatu perbuatan pidana. Kami menyampaikan peristiwa hukum ini untuk ditindaklanjuti secara hukum agar memberikan efek jera," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Beni Sihabudin Sogir menegaskan alasan utama ia mengambil tindakan pelaporan. Ia merasa perlu membela kehormatan dan martabat suku Sunda.

Sebagai orang yang memiliki darah Sunda, Beni mengaku sangat marah dan tersinggung dengan pernyataan yang dilontarkan oleh Resbob.

"Sangat (marah), menurut saya itu perbuatan tidak terpuji ya. Pokoknya (kasus ini) lanjut. Jangan habis bikin ulah minta maaf, kita harus bikin jera," tegasnya.

Kontroversi ini bermula dari siaran langsung (live streaming) Resbob beberapa waktu lalu.

Dalam rekaman video tersebut, Resbob terlihat sedang berada di dalam sebuah mobil ketika ia melontarkan kata-kata merendahkan terhadap suku Sunda. 

Ia juga secara spesifik menghina para pendukung klub sepak bola Persib Bandung, yaitu Viking.

"Semua orang Sunda an***, Viking an***. Viking-Bonek sama aja, tapi yang an*** cuma Viking," ucap Resbob.

Setelah video tersebut menjadi viral dan memicu kemarahan publik, Resbob mengunggah klarifikasi dan permohonan maaf di akun TikTok dan YouTube-nya. 

Namun, upaya tersebut gagal menghentikan proses pelaporan di kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Terima Orang Sunda Dihina, Sule Bandingkan Resbob dengan Hewan Anjing

Tak Terima Orang Sunda Dihina, Sule Bandingkan Resbob dengan Hewan Anjing

Entertainment | Kamis, 11 Desember 2025 | 20:30 WIB

Klarifikasi Resbob Hina Orang Sunda: Saya Gak Percaya Ucapan Itu Keluar dari Mulut

Klarifikasi Resbob Hina Orang Sunda: Saya Gak Percaya Ucapan Itu Keluar dari Mulut

Entertainment | Kamis, 11 Desember 2025 | 17:30 WIB

Ada Tujuan Tersembunyi di Balik Penunjukan Dinar Candy Sebagai Ketua Pengajian Umi Pipik

Ada Tujuan Tersembunyi di Balik Penunjukan Dinar Candy Sebagai Ketua Pengajian Umi Pipik

Entertainment | Kamis, 11 Desember 2025 | 15:04 WIB

Resbob Kembali Bikin Gaduh, Sebut Viking dan Sunda dengan Kata Kasar

Resbob Kembali Bikin Gaduh, Sebut Viking dan Sunda dengan Kata Kasar

Entertainment | Kamis, 11 Desember 2025 | 13:53 WIB

Dituduh Punya Utang Rp 5 Miliar ke Dinar Candy, Fitri Salhuteru: Sinting!

Dituduh Punya Utang Rp 5 Miliar ke Dinar Candy, Fitri Salhuteru: Sinting!

Entertainment | Rabu, 24 September 2025 | 09:33 WIB

Dinar Candy Akui Keras Kepala Sejak Kecil, Sang Ayah Mengeluh: Dia Ngeyel

Dinar Candy Akui Keras Kepala Sejak Kecil, Sang Ayah Mengeluh: Dia Ngeyel

Entertainment | Senin, 22 September 2025 | 08:00 WIB

Terkini

UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris

UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 17:37 WIB

Menelisik Penyebab Tragedi KM Virgo, Guru Besar ITS Duga Muatan Bergeser atau Air Masuk

Menelisik Penyebab Tragedi KM Virgo, Guru Besar ITS Duga Muatan Bergeser atau Air Masuk

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:37 WIB

4 Aktivitas Atasi Rasa Jenuh Sederhana untuk Anak Muda

4 Aktivitas Atasi Rasa Jenuh Sederhana untuk Anak Muda

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 17:36 WIB

Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan

Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:35 WIB

Mendaki Gunung Everest Makin Susah, Duit Bukan Lagi Segalanya di Sana

Mendaki Gunung Everest Makin Susah, Duit Bukan Lagi Segalanya di Sana

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:34 WIB

Penyidikan Rampung, Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

Penyidikan Rampung, Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:32 WIB

Anak Buah Terjaring OTT KPK di Bogor, Wamen ATR/BPN Minta Publik Tak Berspekulasi

Anak Buah Terjaring OTT KPK di Bogor, Wamen ATR/BPN Minta Publik Tak Berspekulasi

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:28 WIB

Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026

Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:28 WIB

Duh! Gunungkidul Sampai Ajukan Tambahan Stok BBM, Pemda DIY Lakukan Efisiensi Transportasi

Duh! Gunungkidul Sampai Ajukan Tambahan Stok BBM, Pemda DIY Lakukan Efisiensi Transportasi

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 17:28 WIB

Ekonom Ungkap Baik Buruk harga Pertalite Naik

Ekonom Ungkap Baik Buruk harga Pertalite Naik

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:25 WIB

×