- Film sekuel horor berjudul *Kafir: Gerbang Sukma* diproduseri Chand Parwez setelah 8 tahun film pertama tayang.
- Kreator inti seperti sutradara Azhar Kinoi Lubis dan penulis Upi kembali terlibat bersama pemain lama.
- Film terbaru ini fokus pada teror yang menimpa anak-anak Sri akibat perjanjian masa lalu sang ibu.
Suara.com - Delapan Tahun lalu, Chand Parwez pernah memproduseri film Kafir: Bersekutu dengan Setan. Kini, sekuel atas film yang dibintangi Sujiwo Tejo tersebut akan hadir dengan judul Kafir: Gerbang Sukma.
Menariknya, Chand Parwez mempertahankan mereka yang terlibat dalam film Kafir di 8 tahun lalu. Dimulai dari sang sutradara, Azhar Kinoi Lubis serta penulisnya, Upi.
Sementara itu di jajaran pemain, hadir nama-nama lama seperti Putri Ayudya, Sujiwo Tejo, Rangga Azof, Nadya Arina, Indah Permatasari, Teddy Syach hingga Nova Eliza.
"Saya suka tanya ke Kinoi,'Gimana nih kita lanjutannya?'. Akhirnya bisa mempersatukan lagi," kata Chand Parwez dalam konferensi pers di Metropole, Jakarta Pusat pada Selasa, 6 Januari 2026.
Chand Parwez menjamin, ceritanya akan jelas berbeda dari film Kafir pertama. Ada pengembangan karakter serta perubahan dalam sisi horor film Kafir: Gerbang Sukma.
Sebagai gambaran, di 8 tahun lalu, Kafir: Bersekutu dengan Setan mengisahkan Herman (Teddy Syach) yang meninggalkan sang istri, Sri (Putri Ayudya). Tapi kemudian Herman meninggal dengan cara yang tak wajar.
Sementara film terbarunya, akan berpusat pada anak-anak Herman yakni Dina (Nadya Arina) dan Andi (Rangga Azof). Andi memiliki istri, Rani (Asha Assuncao).
Selain itu, ada rahasia besar dari Sri terhadap keluarganya serta bagaimana hubungan cinta segitiga antara Herman dan Laila.
"Jadi Sri tanpa sadar, khilaf meminta bantuan kepada dukun untuk mendapatkan cinta Herman. Tapi dia melukai Laila yang pada waktu itu justru sedang mengandung anak dari Herman," jelas Chand Parwez.
Baca Juga: Papa Zola The Movie Segera Tayang di Bioskop Indonesia, Ini Jadwal dan Fakta Menariknya
"Di situlah asal mula sebuah kisah ini. Kisah keluarga yang mencekam," imbuhnya.
Lebih detail, Kinoi akan membawa penonton film Kafir: Gerbang Sukma masuk dalam cerita yang mencekam.
"Kita nggak memperlihatkan hantu, tapi bisa mencekam. Jumpscare, storytelling dan kesadisan, paket ini yang saya kumpulkan untuk Gerbang Sukma ini," papar Kinoi.
Upi sang penulis pun memberikan bocoran lain soal gambaran cerita. Bagaimana ada pesan terselip bahwa apa yang dimulai benar-benar harus diselesaikan.
"Semua itu muaranya adalah si Sri. Jadi memang si yang bedebah ini, kalau sampai nggak beres, ya semua gara-gara Sri," kata Upi.
Upi mengatakan, ada hal yang belum diselesaikan Sri dengan iblis. Maka dari situ, keluarganya lah yang menerima teror.