Eksistensi Arif Brata: Antara Akting, Jati Diri Komika, dan Pandangan Materi 'Pinggir Jurang'

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15 WIB
Eksistensi Arif Brata: Antara Akting, Jati Diri Komika, dan Pandangan Materi 'Pinggir Jurang'
Arif Brata saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu, 15 Januari 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]
Baca 10 detik
  • Arif Brata sukses berakting, tapi stand-up comedy tetap identitas utamanya.
  • Ia memilih materi komedi yang aman meski menghargai risiko yang diambil Pandji.
  • Tahun 2026, Arif fokus konten, serial, dan rencana tur stand-up.

"Open mic menurut saya harus ya. Karena di komika itu beda-beda panggungnya, terus materi yang sama pun respon orang juga pasti berbeda-beda. Jadi harus tetap dilatih, terus ada premis baru dites lagi di open mic," lanjut Arif.

Selain itu, ikatan persaudaraan dalam komunitas Stand Up Indo menjadi alasan kuat mengapa dia tak bisa meninggalkan dunia ini.

Solidaritas antar komika di berbagai daerah membuatnya selalu merasa memiliki teman di mana pun berada.

Menyikapi Risiko Materi Komedi dan Sosok Pandji Pragiwaksono

Dalam kesempatan yang sama, Arif Brata turut dimintai tanggapan mengenai fenomena materi komedi yang kerap dipermasalahkan warganet, termasuk kontroversi yang sempat menyeret nama seniornya, Pandji Pragiwaksono.

Arif melihat Pandji sebagai figur yang berani mengambil risiko dengan materi yang dibawakannya secara terbuka.

"Mas Pandji adalah orang yang memang sudah berani untuk membuka, dan dia adalah komika yang ada yang suka suka banget, ada yang enggak suka, enggak suka banget. Itu kembali ke selera masing-masing orang," jelas Arif.

Dia menambahkan bahwa Pandji tentu sudah memikirkan segala risiko ketika menayangkan materi sensitif di platform yang bisa diakses publik, berbeda dengan materi off-air yang biasanya lebih tertutup dan tersegmentasi. Namun, Arif secara pribadi mengaku lebih memilih bermain aman.

"Enggak sih saya kayaknya. Aman-aman aja lah, yang aman-aman aja yang diterima masyarakat aja gitu. Kalaupun ada, ya mungkin penonton setia saya yang bayar dan beli tiket show saya," tuturnya.

Baca Juga: Segera Tayang, Realita Gen Z Mengejar Mimpi dan Cinta Hadir di Web Series Yang Penting Ada Cinta

Ayah satu anak ini juga menyoroti dampak media sosial yang bisa menyeret keluarga komika ke dalam pusaran bullying. Dia memuji mental baja Pandji, namun tetap merasa prihatin jika hal tersebut berimbas pada keluarga.

"Saya enggak tahu kalau dari respon keluarga Mas Pandjinya atau bahkan istrinya seperti apa, tapi tetap kalau dari saya, kasihan," imbuh Arif.

Rencana 2026

Menatap tahun 2026, Arif Brata tampaknya masih akan sibuk dengan berbagai proyek kreatif.

Selain mempersiapkan konten khusus menyambut bulan suci Ramadan dan membintangi serial yang sedang berjalan, dia juga memiliki keinginan untuk kembali menggelar tur stand-up comedy.

"Tahun ini mungkin ya fokus konten juga apalagi menyambut bulan suci Ramadan. Paling di podcast-podcast kayak gitu, ada series yang sudah akan berjalan ini. Selebihnya ya sudah paling kalau stand-up masih dipikirin juga bakalan bikin special show atau tur seperti itu, tapi insya Allah mau sih," tutupnya.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI