Klarifikasi Adly Fairuz Soal Penipuan Calon Akpol, Bantah Ngaku Jenderal Ahmad

Jum'at, 16 Januari 2026 | 20:00 WIB
Klarifikasi Adly Fairuz Soal Penipuan Calon Akpol, Bantah Ngaku Jenderal Ahmad
Adly Fairuz dan Angbeen Rishi di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Minggu (7/7/2024). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Baca 10 detik
  • Adly Fairuz meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi dan menyatakan siap mengikuti seluruh proses hukum terkait kasus calo Akpol senilai Rp3,65 miliar.
  • Pengacara menegaskan Adly bukan pelaku utama dan uang tersebut berada di tangan inisial I (yang kini dilaporkan), sementara Rp505 juta telah dikembalikan kepada korban.
  • Adly membantah tuduhan mengaku sebagai 'Jenderal Ahmad'

Suara.com - Adly Fairuz muncul setelah dituding melakukan penipuan calon akademi kepolisian (Akpol).

Pertama, Adly minta maaf atas kegaduhan yang terjadi. "Jadi sebelumnya saya minta maaf buat keluarga saya, buat kerabat dan semua orang yang yang melihat berita belakangan ini," kata Adly Fairuz seperti dikutip dari kanal YouTube Reyben Entertainment, Kamis, 16 Januari 2026.

Adly Fairuz menyatakan siap dengan proses hukum yang berjalan. Seperti diketahui, ia telah digugat korban secara perdata ke pengadilan.

"Saya sebagai warga negara yang baik, saya tulus untuk menjalani proses hukum yang ada. Saya nggak mau banyak-banyak bicara," terang Adly Fairuz.

Ada beberapa poin yang diluruskan Adly terkait masalah tersebut. Simak berikut ini.

1. Uang Rp 3,65 miliar yang menjadi bayaran masuk akpol

Pertama, terkait uang Rp3,65 miliar yang menjadi sengketa. Pengacara Adly Fairuz, Aga Khan menegaskan kliennya tidak lari dari tanggung jawab.

"Tidak ada tindakan pengecut dari klien kami. Bahwa uang tersebut sebenarnya sudah sebagian dikembalikan, Rp 505 juta," kata Agan Khan.

Ada bagian uang yang memang sudah dikembalikan. Namun ada kendala karena dua orang lain yang juga terlibat, justru menghilang.

Baca Juga: Digugat Rp5 Miliar Terkait Jasa Pelolosan Akpol, Adly Fairuz Bantah Pernah Menipu

"Tapi ada beberapa orang yang belum mengembalikan ini, yang menjadi rancu. Karena apa? Beberapa dua orang ini sekarang masih statusnya ada di pemberitaan kemarin masih DPO ya," terangnya.

2. Adly Fairuz yang disebut calo masuk Akpol

Soal Adly Fairuz yang disebut menjadi penyedia jasa masuknya seseorang ke akademi kepolisian, pengacaranya mengatakan, kalau kliennya lah yang dimintai tolong oleh lelaki bernama Agung.

"Mas Adly diminta tolong oleh Agung untuk bisa apakah ada temannya yang bisa mengurus untuk keperluan Akpol tersebut," kata Agan Khan.

"Nah mas Adly pun menyambut, dan ada satu teman yang juga inisial I yang sekarang dalam laporan polisi sudah kita masukkan sebagai saksi yang memang dialah keseluruhan yang menerima uang tersebut seperti itu," jelasnya.

Karena itu, uang tersebut tak berada di tangan Adly Fairuz. Melainkan inisial I yang sekarang namanya sudah masuk catatan kepolisian.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI