"Nah, adulah otak dengan dia tentang keahliannya. Jantan. Ayo saya temani, kapan, di mana. Saya pastikan anda dapat kesempatan berdialog," imbuhnya.
Patub pun menjelaskan alasannya memberikan restu karena Noe Letto menjadi Tenaga Ahli, bukan Staf Khusus.
"Mas Sabrang itu jadi Tenaga Ahli, bukan Stafsus. Boleh dikata jadi tenaga ahli itu bukan giveaway. Betul-betul orang yang berkompeten di bidangnya," jelas akun @ferryk***.
"Benar mas. Saya orang pertama yang akan bilang 'PREK' kalo nama jabatannya stafsus. Khusus itu mengada-ada. Kalau ahli ya harus saya akui dia ahli beneran di bidang yang digeluti. Ya kita liat saja kontribusinya," tutup Patub.
Sebagai informasi, Noe Letto merupakan lulusan Universitas Alberta, Kanada jurusan Matematika dan Fisika.
Kepala Biro Humas Setjen Kemhan Rico Ricardo Sirait pun telah menegaskan bahwa Noe Letto dilantik sebagai Staff Ahli bukan karena statusnya sebagai putra Cak Nun.
"Pertimbangan meliputi kompetensi dan rekam jejak keahlian, tanpa dikaitkan dengan latar belakang keluarga, pandangan pribadi, maupun faktor non-institusional," tandasnya.
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Baca Juga: Personel Letto Muak: Polisi Menusuk dari Depan, Tentara Diam-diam Menikam di Belakang, Kita Mati..