Klaim Edukasi Berujung Bidikan Propam: Oknum Polisi Kasus Es Gabus Terancam Sidang Etik

Ferry Noviandi, Tiara Rosana

Rabu, 28 Januari 2026 | 14:37 WIB
Klaim Edukasi Berujung Bidikan Propam: Oknum Polisi Kasus Es Gabus Terancam Sidang Etik
Anggota polisi dan TNI diduga yang melakukan sidak terhadap tukang es gabus, duduga melakukan kekerasan dan terancam akan mendapat hukuman etik. [Instagram]
baca 10 detik
  • Bid Propam Polda Metro Jaya mendalami dugaan pelanggaran wewenang oknum Bhabinkamtibmas dan TNI terhadap pedagang es gabus.
  • Polda Metro Jaya telah menyampaikan permohonan maaf terbuka mengenai insiden yang melibatkan pedagang bernama Sudarjad tersebut.
  • Proses hukum internal tetap berjalan untuk oknum terlibat meski hasil tes menyatakan es gabus aman dikonsumsi.

Suara.com - Niat awal yang diklaim sebagai tindakan edukasi kini justru berbalik menjadi bumerang bagi oknum personel Bhabinkamtibmas dan seorang anggota TNI di Kemayoran. 

Bid Propam Polda Metro Jaya resmi melakukan aksi "jemput bola" untuk mendalami dugaan pelanggaran wewenang dalam kasus viralnya tuduhan es gabus atau es kue jadul, yang menimpa seorang pedagang kecil bernama Sudarjad (49).

Meski Polda Metro Jaya telah melayangkan permohonan maaf secara terbuka, proses hukum internal bagi personel yang terlibat dipastikan tetap bergulir. 

Fokus penyelidikan kini beralih pada batas tipis antara fungsi pembinaan dan tindakan sewenang-wenang yang merusak reputasi pelaku UMKM.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa pihaknya menyadari adanya persepsi publik yang terluka.

Dia menegaskan, institusi Polri tidak pernah berniat menghambat usaha rakyat.

"Kami mohon maaf karena tujuannya (personel di lapangan) adalah untuk memberikan edukasi. Polda Metro Jaya dan kepolisian tidak pernah mematikan, menghambat usaha UMKM dari masyarakat, ini harus kami sampaikan," ujar Budi Hermanto di hadapan media, Rabu, 28 Januari 2026.

Budi menjelaskan bahwa Bid Propam Polda Metro Jaya kini tengah mendalami secara serius apakah ada pelanggaran etika atau kewenangan yang dilakukan oleh oknum tersebut.

Langkah proaktif diambil untuk merespons kekecewaan publik yang masif.

baca juga

"Apabila seorang anggota Polri melakukan pelanggaran, baik itu kode etik maupun pidana, pasti ada sanksinya. Tapi kami minta waktu karena Bid Propam masih mendalami, apakah ada unsur kesengajaan atau penganiayaan," katanya.

Menanggapi isu kekerasan fisik, Budi menyebut laporan dari Kapolres Metro Jakarta Pusat menyatakan tidak ada unsur penganiayaan. 

Namun, dia mengakui cara komunikasi dan tindakan petugas di lapangan menjadi titik masalah utama.

"Mungkin cara yang dilakukan oleh petugas tadi salah, sehingga membuat suatu tindakan yang kontroversial," imbuh perwira menengah tersebut.

Hingga saat ini, oknum petugas tersebut masih berstatus sebagai saksi dan menjalani pemeriksaan intensif.

Polisi tetap berpegang pada asas praduga tak bersalah sebelum memutuskan langkah sidang etik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragis, Guru SMP di Luwu Utara Babak Belur Dihajar Siswa Usai Tegur Aksi Bolos

Tragis, Guru SMP di Luwu Utara Babak Belur Dihajar Siswa Usai Tegur Aksi Bolos

Entertainment | Rabu, 28 Januari 2026 | 12:32 WIB

Fitnah Berujung Berkah, Penjual Es Gabus yang Dianiaya Aparat Kini Dihadiahi Motor dan Sembako

Fitnah Berujung Berkah, Penjual Es Gabus yang Dianiaya Aparat Kini Dihadiahi Motor dan Sembako

Entertainment | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:54 WIB

Hotman Paris Pasang Badan, Siap Kirim 10 Pengacara Bela Penjual Es Gabus yang Dianiaya Aparat

Hotman Paris Pasang Badan, Siap Kirim 10 Pengacara Bela Penjual Es Gabus yang Dianiaya Aparat

Entertainment | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:43 WIB

Anggap Temannya Miskin, Perempuan Ini Minta Bayi Kembar yang Baru Dilahirkan

Anggap Temannya Miskin, Perempuan Ini Minta Bayi Kembar yang Baru Dilahirkan

Entertainment | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:50 WIB

Viral Pak RT di Jakarta Mendunia Gara-Gara Ubah Got Jadi Kolam Lele, Diundang TV Nasional China

Viral Pak RT di Jakarta Mendunia Gara-Gara Ubah Got Jadi Kolam Lele, Diundang TV Nasional China

Entertainment | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:55 WIB

Aparat yang Sidak Penjual Es Kue Jadul Minta Maaf Sudah Salah Tuduh: Bentuk Respons Cepat

Aparat yang Sidak Penjual Es Kue Jadul Minta Maaf Sudah Salah Tuduh: Bentuk Respons Cepat

Entertainment | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:43 WIB

Terkini

Dari Medan Perang hingga Turun Padamkan Karhutla: Ini Rekam Jejak Mayjen TNI Sriyanto Pimpin BPGMN

Dari Medan Perang hingga Turun Padamkan Karhutla: Ini Rekam Jejak Mayjen TNI Sriyanto Pimpin BPGMN

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:31 WIB

Gergasi Karya Danarto: Kisah Semut Mengusung Mayat dan Pohon Bermusyawarah

Gergasi Karya Danarto: Kisah Semut Mengusung Mayat dan Pohon Bermusyawarah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Kemiskinan Struktural: Ketika Manusia Kehilangan Hak untuk Bermimpi

Kemiskinan Struktural: Ketika Manusia Kehilangan Hak untuk Bermimpi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:28 WIB

Ditahan Polisi, Bidan Desa di Rokan Hilir Ngaku Diperlakukan Tak Manusiawi

Ditahan Polisi, Bidan Desa di Rokan Hilir Ngaku Diperlakukan Tak Manusiawi

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Omoda X Hadir dengan Thermal Night Vision: SUV Canggih Penantang Toyota RAV4 dari Chery

Omoda X Hadir dengan Thermal Night Vision: SUV Canggih Penantang Toyota RAV4 dari Chery

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Kenapa Wardah Glasting Harus Dikocok Sebelum Pakai? Ini Alasannya

Kenapa Wardah Glasting Harus Dikocok Sebelum Pakai? Ini Alasannya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:19 WIB

Demo Mahasiswa di Hari Sumpah Pemuda, Ini 4 Titik Aksi di Jakarta

Demo Mahasiswa di Hari Sumpah Pemuda, Ini 4 Titik Aksi di Jakarta

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:19 WIB

Alvin Tedjo Walkot Keturunan Indonesia di Kanada: Ayah Dokter Gigi Kelahiran Padang, Istri Perawat

Alvin Tedjo Walkot Keturunan Indonesia di Kanada: Ayah Dokter Gigi Kelahiran Padang, Istri Perawat

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:19 WIB

Nathan Tjoe-A-On Main Penuh saat Willem II Bungkam Helmond

Nathan Tjoe-A-On Main Penuh saat Willem II Bungkam Helmond

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?

Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:17 WIB

×