Suara.com - Aldi Mulya Putra, korban pemukulan usai menegur pasutri yang merokok sambil berkendara di kawasan Palmerah, berharap pelaku benar ditahan.
Pasalnya, saat ia diminta datang ke Polsek Palmerah, ia tak dipertemukan dengan pelaku. Ia juga tak diperlihatkan BAP penahanan pelaku.
"Kalau saya sih ya jelas harapannya pelaku bisa ditangkap dan ditahan ya, supaya ada efek jera juga agar tidak mengulangi perbuatannya," ujar Aldi.
Apalagi lanjut Aldi, pasutri yang ia tegur merokok sambil menggendong bayi. Kata dia, hal tersebut tindakan yang tak patut ditiru.
"Abu rokoknya sempat kena saya waktu saya lagi jalan. Dan saya lihat ada anak kecil nih. Maksudnya, asapnya juga kena anak kecilnya dia, abu rokok kena saya, dan berpotensi juga mencelakakan orang lain," kata Aldi.
Aldi menyinggung banyaknya pengendara yang menyepelekan merokok sambil berkendara, padahal memiliki risiko kecelakaan fatal.
"Karena sudah banyak kasus orang-orang yang matanya iritasi bahkan sampai kebutaan. Bahkan sampai ada yang kecelakaan karena konsentrasinya terganggu karena rokok," ucapnya.
Viral di Media Sosial
Sebelumnya, video Aldi menegur pasutri merokok sambil berkendara viral di media sosial pada 27 Januari 2026.
Lantaran tak terima, pelaku yang mengendari sepeda motor turun dan memukul Aldi.
Peristiwa itu terjadi pada 16 Januari 2026 dan Aldi langsung membuat laporan di Polsek Palmerah.
Namun, karena merasa laporannya tak ada perkembangan, Aldi membagikan video tersebut pada 26 Januari dan viral sehari kemudian.
Tak lama setelahnya, Aldi dipanggil Polsek Palmerah dan diberitahu kalau pelaku sudah ditahan. Hanya saja, ia tak diperlihatkan BAP penahanannya.
Ketika di Polsek Palmerah, Aldy juga ditanya apakah ingin melanjutkan kasus ini atau tidak. Ia pun memastikan tak ada kata damai.
Kontributor : Anistya Yustika