Pratikno Cerita Masa Kecil: Pernah Coba Merokok karena Tumbuh di Lingkungan Petani Tembakau

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 10 Maret 2026 | 12:57 WIB
Pratikno Cerita Masa Kecil: Pernah Coba Merokok karena Tumbuh di Lingkungan Petani Tembakau
Menko PMK Pratikno (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Menko PMK Pratikno mengungkapkan masa kecil akrab dengan petani tembakau di Bojonegoro, Jawa Timur.
  • Ia pernah mencoba merokok saat anak-anak dan membantu menghaluskan klobot tembakau untuk uang saku.
  • Pratikno berhenti merokok sepenuhnya saat mulai tinggal di kos ketika memasuki usia 12 tahun.

Suara.com - Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengungkap kisah masa kecilnya yang akrab dengan kehidupan petani tembakau. Ia bahkan mengaku pernah mencoba merokok saat masih anak-anak karena tumbuh di lingkungan yang dekat dengan industri tembakau.

Cerita itu disampaikan Pratikno saat memberikan sambutan dalam forum uji publik hasil kajian penentuan batas maksimal kadar nikotin dan tar di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Pratikno mengatakan dirinya lahir dan besar di Desa Dolokgede, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang sampai tahun 90-an belum ada akses listrik.

"Itu di pelosok dalam. Sebagai ilustrasi, kampung saya itu baru ada listrik pada tahun 1997 ketika saya sudah lulus PhD," cerita Pratikno.

Pratikno kecil tumbuh dalam keluarga yang ikut menanam tembakau. Ayahnya yang berprofesi sebagai guru kerap dipinjamkan sawah dari kepala desa setiap musim kemarau untuk ditanami tembakau.

"Bapak saya guru, setiap musim kemarau kami mendapatkan pinjaman sawah dari Pak Lurah, kita tanami tembakau," ungkapnya.

Tumbuh di lingkungan tersebut membuat Pratikno tak asing dengan rokok sejak kecil. Ia mengaku seperti anak-anak lain di desanya yang pernah mencoba merokok.

"Saya seperti anak-anak kecil yang lain, kita juga nyoba-nyoba rokok," tuturnya.

Selain itu, Pratikno juga bercerita bahwa anak-anak di desanya kerap membantu industri rokok linting untuk mendapatkan uang saku. Salah satu pekerjaan yang ia lakukan adalah menghaluskan klobot tembakau.

baca juga

"Kalau kita mau dapat uang saku, kita harus menghaluskan klobot tembakau. Karena banyak industri rokok linting dulu itu," katanya.

Ia mengingat sejumlah merek rokok linting yang populer di masa kecilnya, seperti rokok ulung, rokok kretek, hingga rokok sukun.

Namun kebiasaan tersebut tidak berlangsung lama. Pratikno mengatakan dirinya berhenti merokok setelah mulai tinggal di kos saat duduk di bangku SMP.

"Untungnya saya kemudian kos di usia 12 tahun, ketika saya SMP saya kos. Sudah habis itu nggak kenal rokok lagi, sampai sekarang," ujarnya.

Ia bahkan berseloroh ketika ditanya soal kapan mulai merokok. Menurutnya, ia pernah merokok hanya sampai usia 12 tahun.

"Jadi kalau ditanya kapan Anda mulai merokok, jawabannya pernah. Kapan? Sampai umur 12 tahun. Bukan setelah umur 12 tahun, tapi sampai umur 12 tahun saya merokok," ucap Pratikno sambil tertawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uji Publik Batas Nikotin dan Tar Digelar, Pemerintah Klaim Dengarkan Kekhawatiran Industri Tembakau

Uji Publik Batas Nikotin dan Tar Digelar, Pemerintah Klaim Dengarkan Kekhawatiran Industri Tembakau

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 11:22 WIB

143,9 Juta Pergerakan Diprediksi Saat Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan Strategi Pecah Arus Mudik

143,9 Juta Pergerakan Diprediksi Saat Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan Strategi Pecah Arus Mudik

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 12:29 WIB

Anak Merokok Dianggap Sepele, Wali Santri Bentak Ustaz: Suami Saya Polisi, Siap Saya Tuntut!

Anak Merokok Dianggap Sepele, Wali Santri Bentak Ustaz: Suami Saya Polisi, Siap Saya Tuntut!

Entertainment | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:20 WIB

Terkini

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:38 WIB

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:33 WIB

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:32 WIB

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 12:11 WIB

×