"Setelah itu dia cekik aku dua atau tiga kali. Aku enggak bisa gerak, badannya nahan aku," imbuhnya.
Dia bahkan mengaku sempat muntah saat cekikan pertama terjadi karena kesulitan bernapas dan merasa tertekan.
Korban menggambarkan momen tersebut sebagai pengalaman traumatis yang membuatnya merasa kecil, takut, dan kebingungan.
Setelah kejadian itu, korban memutuskan mencari pertolongan medis di salah satu rumah sakit di Yogyakarta.
"Malam itu juga aku langsung ke rumah sakit di Jogja buat visum. Sudah ada hasilnya," tuturnya.
Namun dokter disebut belum dapat mengeluarkan surat visum resmi sebelum korban membuat laporan kepolisian sesuai tempat kejadian perkara.
Dia juga menyebut orangtuanya telah mencoba menghubungi pihak keluarga terduga pelaku, tetapi belum mendapat respons.
Hingga kini identitas pemain yang dimaksud belum diungkap secara terbuka, sementara publik ramai menebak berdasarkan petunjuk laga tandang 6 Februari.
Kontributor : Chusnul Chotimah