Ganti Rugi CPNS Bodong Rp8,1 Miliar Belum Dibayar, 3 Rumah Nia Daniaty Terancam Disita

Yazir F, Tiara Rosana

Rabu, 18 Februari 2026 | 13:56 WIB
Ganti Rugi CPNS Bodong Rp8,1 Miliar Belum Dibayar, 3 Rumah Nia Daniaty Terancam Disita
Nia Daniaty di Rumah Sakit (RS) Medistra, Jakarta, Kamis (10/4/2025). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
baca 10 detik
  • PN Jakarta Selatan memberikan peringatan terakhir kepada Nia Daniaty dan keluarga untuk membayar ganti rugi Rp8,1 miliar kepada 179 korban CPNS bodong.
  • Jika pembayaran tidak segera dilakukan, pengadilan akan menyita paksa aset berupa tiga rumah milik Nia Daniaty dan memblokir pendapatan menantunya.
  • Kasus yang berlarut selama empat tahun ini telah menyebabkan penderitaan mendalam, terlilit utang, hingga jatuhnya korban jiwa di pihak penggugat.

Suara.com - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan melayangkan peringatan terakhir atau aanmaning kepada penyanyi lawas Nia Daniaty; putrinya, Olivia Nathania; dan sang menantu, Rafly Tilaar pada Rabu, 18 Februari 2026.

Ketiganya diwajibkan segera membayar ganti rugi sebesar Rp8,1 miliar kepada 179 korban penipuan CPNS bodong atau menghadapi penyitaan aset secara paksa.

Kasus yang telah bergulir selama lebih dari empat tahun ini memasuki babak krusial.

Meski Olivia Nathania telah menghirup udara bebas setelah menjalani vonis tiga tahun penjara, kewajiban perdata untuk mengembalikan uang para korban tetap melekat secara tanggung renteng kepada dirinya, sang ibu, dan suaminya.

Ketidakhadiran Termohon dan Ultimatum Hakim

Dalam sidang teguran tersebut, pihak Nia Daniaty selaku termohon eksekusi justru mangkir. Kendati demikian, ketidakhadiran mereka tidak menghentikan proses hukum yang berjalan.

"Panggilan tadi sudah dikirimkan kepada tiga termohon tersebut, Olivia, Rafly, dan Nia Daniaty. Namun memang sampai tadi ditunggu, belum ada yang datang, walaupun panggilannya sudah sah diterima," kata kuasa hukum para korban, Odie Hudiyanto, saat ditemui usai sidang di PN Jakarta Selatan.

Odie menjelaskan bahwa Ketua Pengadilan sangat teliti memeriksa berkas 179 korban. Pihak pengadilan pun terkejut mengetahui kasus ini telah terkatung-katung selama empat tahun tanpa adanya iktikad baik pengembalian dana, meski Olivia sudah keluar dari penjara sejak tahun lalu.

"Walaupun Olivia sudah masuk penjara tiga tahun, enggak berarti kewajiban perdatanya pengembalian uang pada korban itu hilang. Enggak," tegas Odie mengutip pernyataan Ketua PN Jaksel.

baca juga

Korban Meninggal di Balik Angka Rp8,1 Miliar

Di balik tuntutan materiil tersebut, tersimpan derita mendalam dari para korban. Perwakilan korban, Agustin, mengungkapkan bahwa penundaan ganti rugi ini telah memicu tragedi kemanusiaan.

"Mohon kasus ini benar-benar diselesaikan sampai tuntas. Karena kita sekarang sudah hampir empat tahun setengah, di mana teman-teman para korban itu menderita. Banyak hutang, sampai sekarang pun masih mencicil," ucap Agustin.

Agustin menyebutkan setidaknya ada sembilan orang dari pihak korban maupun keluarga korban yang meninggal dunia akibat stres berat. Bahkan, wali kelas Olivia Nathania sewaktu sekolah pun turut menjadi korban.

"Wali kelasnya Olivia sendiri pun anaknya korban dua orang, meninggal karena stres berat karena uangnya minjam. Bukan uang sendiri. Saya sampaikan waktu pertemuan dengan Olivia di Polda, 'Ini wali kelas kamu sampai meninggal dunia.' Dia cuma nangis dan minta maaf saja," ungkapnya.

Agustin juga menceritakan bagaimana beberapa korban kehilangan pekerjaan tetap di bank karena tergiur janji manis menjadi PNS, hingga harus menggadaikan sertifikat rumah dan BPKB demi membayar biaya masuk yang dipatok antara Rp30 juta hingga Rp600 juta per orang.

Aset yang Terancam Disita

Pihak korban menyatakan telah mengantongi daftar aset milik Nia Daniaty dan keluarga yang akan diajukan untuk disita jika pembayaran tak kunjung dilakukan. Aset tersebut meliputi tiga buah rumah milik Nia Daniaty di lokasi yang masih dirahasiakan, serta rekening bank.

Tak hanya itu, pihak korban juga telah bersurat kepada kementerian terkait untuk memblokir pendapatan Rafly Tilaar yang bekerja sebagai sipir penjara.

"Kami sudah berkirim surat kepada Menteri Lapas dan Imigrasi karena si Rafly itu kerja sebagai sipir di penjara Nusakambangan agar nanti honornya dia, gajinya dia, upahnya dia itu diblokir untuk melakukan pembayaran kepada para korban," jelas Odie.

Tawaran Rp500 Juta yang Ditolak

Odie menyayangkan sikap Nia Daniaty yang dianggap mampu namun tidak memiliki niat tulus untuk menyelesaikan masalah.

Dia mengungkap bahwa dua tahun lalu, sang penyanyi sempat menawarkan uang damai sebesar Rp500 juta, namun langsung ditolak mentah-mentah oleh para korban.

"Uang Rp500 juta kita mau baginya gimana? Korbannya kan Rp8,1 M sejumlah 179 orang. Mungkin kalau Rp5 M kali masih masuk akal, ini Rp500 juta. Kami melihat gaya hidupnya kan masih mewah, masih jalan-jalan, dunia gemerlap. Artinya punya kemampuan, hanya memang enggak ada niat," tutur Odie.

Untuk diketahui, kasus ini bermula pada 2019 saat Olivia Nathania menawarkan program seleksi CPNS bodong dengan modus jalur prestasi dan penggantian peserta yang mengundurkan diri.

Sebanyak 179 orang tertipu dengan total kerugian mencapai Rp8,1 miliar. Olivia divonis bersalah secara pidana, namun secara perdata, pengadilan memutuskan Olivia, Nia Daniaty, dan Rafly Tilaar wajib membayar ganti rugi secara tanggung renteng.

PN Jakarta Selatan telah menjadwalkan panggilan teguran kedua pada Senin, 4 Maret 2026. Jika pihak Nia Daniaty kembali mangkir atau tidak melakukan pembayaran, maka pengadilan akan langsung melaksanakan eksekusi penyitaan aset yang telah didaftarkan oleh pihak korban.

"Hutang itu dibawa mati. Harta tidak ada artinya setelah kita mati, tapi namanya hutang akan dibawa mati. Saya mohon kerelaan dan keikhlasan keluarga Olivia untuk segera kembalikan uang para korban," tutup Agustin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocoran Jadwal CPNS 2026, Menpan RB Ungkap Ketentuan Pembukaan Seleksi

Bocoran Jadwal CPNS 2026, Menpan RB Ungkap Ketentuan Pembukaan Seleksi

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 07:39 WIB

Link CPNS 2026 Viral, Publik Diminta Waspada Penipuan Modus Menyamar Ala BKN

Link CPNS 2026 Viral, Publik Diminta Waspada Penipuan Modus Menyamar Ala BKN

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 18:44 WIB

Jadwal Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026

Jadwal Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 15:29 WIB

Apa Itu Zero Growth CPNS 2026? Ini Dampak Ngeri Buat Pelamar

Apa Itu Zero Growth CPNS 2026? Ini Dampak Ngeri Buat Pelamar

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 20:18 WIB

Novel Berburu NIP: Perjuangan Mengejar Angka di Balik Seragam Cokelat

Novel Berburu NIP: Perjuangan Mengejar Angka di Balik Seragam Cokelat

Your Say | Rabu, 15 April 2026 | 12:10 WIB

Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 19:27 WIB

Ganti Rugi CPNS Bodong Tembus Rp8,1 M, Ini Alasan Pihak Olivia Nathania Cuma Mau Bayar Rp615 Juta

Ganti Rugi CPNS Bodong Tembus Rp8,1 M, Ini Alasan Pihak Olivia Nathania Cuma Mau Bayar Rp615 Juta

Entertainment | Rabu, 01 April 2026 | 16:20 WIB

Olivia Nathania Keberatan Bayar Ganti Rugi Rp8,1 Miliar Kasus CPNS Bodong, Korban Ancam Sita Aset

Olivia Nathania Keberatan Bayar Ganti Rugi Rp8,1 Miliar Kasus CPNS Bodong, Korban Ancam Sita Aset

Entertainment | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:49 WIB

Update CPNS: 160 Ribu ASN Pensiun, Cek 10 Formasi Sepi Peminat

Update CPNS: 160 Ribu ASN Pensiun, Cek 10 Formasi Sepi Peminat

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:00 WIB

Apakah CPNS dapat THR? Cek Bocoran Tanggal Pencairan Lengkap dengan Besarannya

Apakah CPNS dapat THR? Cek Bocoran Tanggal Pencairan Lengkap dengan Besarannya

Lifestyle | Minggu, 01 Maret 2026 | 20:37 WIB

Terkini

Krisis Pakan Ternak Tiap Kemarau, Negara Diminta Tak Lepas Tangan Soal Infrastruktur Air

Krisis Pakan Ternak Tiap Kemarau, Negara Diminta Tak Lepas Tangan Soal Infrastruktur Air

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Timah Rakyat Kembali Diserap PT Timah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Bangka Belitung?

Timah Rakyat Kembali Diserap PT Timah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Bangka Belitung?

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Rayakan 30 Tahun Romanza, Maestro Tenor Andrea Bocelli Siap Guncang Jakarta dan Borobudur

Rayakan 30 Tahun Romanza, Maestro Tenor Andrea Bocelli Siap Guncang Jakarta dan Borobudur

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:07 WIB

5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah, Cocok untuk SD hingga SMA

5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah, Cocok untuk SD hingga SMA

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas

Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia

Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?

Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun

Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK

Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi

Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:43 WIB

×