Suara.com - Bulan Ramadan yang dinanti-nantikan umat muslim di seluruh dunia telah tiba.
Pemerintah Indonesia memutuskan Ramadan dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026 berdasarkan penampakan hilal.
Baru hari pertama, fenomena unik umat muslim dalam menyambut Ramadan di Indonesia sudah bermunculan.
Seperti yang dibagikan akun Instagram @lambegosiip, tampak para Gen Alpha menunaikan ibadah tarawih.
Gen Alpha sendiri dimulai dari kelahiran 2010, artinya mereka paling tua berusia 16 tahun.
Dalam video viral tersebut, Gen Alpha yang diperkirakan berusia 10 tahunan atau duduk di bangku SD terlihat membawa liptint ke masjid.
Mereka tampak mengenakan liptint dengan lihai sembari menunjukkan hasilnya di bibir.
"Day 1 gen alpha sholat Tarawih," tulis pembuat video sambil menambahkan emoji menangis.
Baca Juga: Niat Sholat Tarawih 4 Rakaat Sendiri Lengkap dengan Tata Caranya
'Tradisi' siswi SD zaman sekarang dinilai berubah drastis dari kebiasaan Gen Milenial dan Gen Z.
Warganet yang kebanyakan dari dua Gen tersebut mengenang kebiasaan mereka membawa makanan, bahkan mi instan, saat tarawih di masa lalu.
"Milenial bawa indomie mentah trus dibumbuin," komentar akun @chun_unun***.
"Gw dulu waktu kecil tiap teraweh sambil ngunyah permen," sahut akun @srimarry***.
"Kerupuk mie dikucur saus kental tuh enak dek, kalo teraweh dulu yang dituju jajan kerupuk mie," sahut akun @jhen_lyn_war***.
"Dulu umur segitu lagi senengnya jajan ciki jaguar, pas baru keluar tuh dulu, mana hadiahnya gocengan mulu," kata akun @lilismaryan***.
Selain itu, warganet mengenang kewajiban mereka mencatat ceramah dan meminta tanda tangan ustaz yang menjadi imam salat tarawih.
"Gw dulu cuman bawa buku sama pulpen buat nyatet ceramah sama minta TTD doang, terus bawa duit buat jajan pulang teraweh, sekarang mah beda ya," tulis akun @chaa26***.
"Dulu gue bawa buku buat minta tanda tangan imam terawih," kenang akun @ressim***.
Fenomena anak SD memakai make up sebenarnya sudah ramai disoroti sejak 2024.
The Minnesota Daily kala itu menyoroti anak-anak usia 8 hingga 12 tahun yang rutin memakai skincare, makeup, hingga pakaian layaknya orang dewasa.
Fenomena itu juga dapat dilihat dari konten-konten anak SD di media sosial.
Pengaruh algoritma media sosial pun dirasa sedikit banyak memberikan pengaruh terhadap gaya mereka.
Bagaimana tidak, State of Mobile 2023 melaporkan masyarakat Indonesia termasuk anak-anak memantau media sosial sekitar enam jam per hari.
Oleh sebab itu, anak-anak SD yang mendadak dewasa ini kemungkinan dipengaruhi media sosial dan kurangnya kontrol tontonan dari orangtua. Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi