Di sisi lain, ada pula warganet yang meminta video viral itu diselidiki ulang lantaran suaranya terdengar terpisah.
"Saya rasa mereka sebenarnya tidak memiliki suara. Video dan audionya terpisah. Saya rasa mereka sebenarnya tidak membuat suara, saya pikir itu hanya untuk kontennya," timpal akun @vordas***.
Sebagai informasi, beberapa kota di Indonesia pun melarang ronda sahur yang selama ini dianggap tradisi selama bulan Ramadan.
Sebut saja di Blitar, Bangkalan, dan Trenggalek yang membatasi ronda sahur hingga polisi turun tangan dengan melakukan patroli. Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi