- Film panjang adaptasi novel Laut Bercerita akan tayang pada 2026, resmi diumumkan dalam konferensi pers 24 Februari 2026 di Jakarta.
- Film ini disutradarai Yosep Anggi Noen, menampilkan Reza Rahadian sebagai Biru Laut dan Dian Sastrowardoyo sebagai Kasih Kinanti.
- Film ini fokus menghidupkan kembali semangat perjuangan aktivis muda 90-an serta memotret luka mendalam keluarga yang ditinggalkan.
"2023 pertama kali dengar beritanya kayaknya mau jalan nih. 2024 itu pertama kali dengar officially. Wah, senang banget. Saya waktu itu cuma bilang gini, 'terserah apa pun, pokoknya gue mau.' Enggak ada A-B-I-B-U-B-E-B-O, langsung iya," ucap Reza di lokasi yang sama.
Berbeda dengan versi film pendeknya yang fokus pada satu peristiwa spesifik, Reza menyebut versi film panjang ini akan mengeksplorasi kedalaman persahabatan Geng Winatra dengan lebih manusiawi.
Penonton akan diajak melihat bagaimana para aktivis mahasiswa ini bertemu dan membangun gerakan dari nol.
"Persahabatan itu dimulai dari situ, dari saling tidak tahu gitu. Ini adalah anak-anak muda yang ternyata semuanya punya jiwa ingin membuktikan dirinya, menunjukkan rasa cintanya pada negeri ini yang kemudian menyuarakan dengan berbagai macam cara," tutur Reza.
Perubahan signifikan terjadi pada Dian Sastrowardoyo. Jika pada film pendek 2017 dia memerankan Ratih Anjani, kekasih Laut, kini dia bertransformasi menjadi Kasih Kinanti, pimpinan pergerakan mahasiswa.
Dian mengaku sangat mengagumi karakter Kinan sejak pertama kali membaca novelnya.
"Di film pendek saya jadi Anjani, pacarnya Laut. Susah banget itu. Tapi sebenarnya memang pas baca novelnya aku ngefans bangetnya sama karakter Kinan. Dan di sini aku bersyukur banget akhirnya dapat kesempatan diperbolehkan untuk memerankan Kinan," tutur Dian.
Menurut perempuan 43 tahun ini, Kinan adalah sosok inspiratif yang mampu menggerakkan massa dengan kecerdasannya.
"Kinan itu knowledgeable banget dan dia bisa meyakinkan adik-adik kelas untuk bisa dari enggak tahu apa-apa soal pergerakan jadi ngerti dan jadi pengin ikut gabung," ucapnya.
Dian Sastrowardoyo juga memberikan apresiasi kepada Eva Celia yang kini mengambil alih peran Anjani.
Menurutnya, Eva berperan dengan sangat baik, bahkan lebih baik daripada dirinya beberapa tahun lalu.
"Bangga banget karena di film panjang ini kita punya Eva Celia yang dengan sangat bagus, bahkan kayaknya jauh lebih bagus daripada pas saya memerankan Anjani. Dia lebih-lebih menghidupkan karakter Anjani dengan sangat baik," imbuhnya.
Mengenai konteks sejarah film ini, Dian melihatnya sebagai perayaan semangat zaman.
"Ini adalah sebuah perayaan tentang bagaimana ada semangat anak-anak muda yang ingin mencintai bangsanya dengan cara mereka sendiri," kata Dian.
"Gejolak anak muda merasa terpanggil membela masyarakat yang tidak punya suara itu sudah terjadi beberapa kali dalam bangsa ini. Ini sesuatu yang berulang, sejarah yang berulang."