Suara.com - MAGMA Entertainment akan segera memulai petualangan baru untuk jagat sinematiknya lewat perilisan film Badut Gendong, 27 Mei 2026, yang masuk ke dalam Universe Qodrat. Menariknya, sosok monster baru yang penuh dendam ini tidak dianggap sebagai ancaman buat karakter lama. Sebaliknya, para tokoh utama dari Semesta Qodrat justru menyambut kehadiran Badut Gendong dengan tangan terbuka.
Jagat Universe Qodrat yang telah sukses mengumpulkan lebih dari 3,9 juta penonton ini kini terasa jauh lebih luas, lebih padat, dan, tentu saja, jauh lebih berbahaya.
Restu dari Sang Tokoh Utama di Universe Qodrat
Dukungan penuh dan sambutan hangat datang langsung dari sang ikon utama semesta Qodrat, Vino G. Bastian, yang hadir bersama sang istri, Marsha Timothy. Pasangan sineas papan atas ini tidak bisa menyembunyikan rasa takjub mereka setelah menyaksikan bagaimana karakter Darso (Marthino Lio) bertransformasi menjadi sosok Badut Gendong yang mengerikan sekaligus tragis.
“Biasanya film Charles selalu berhubungan dengan sosok iblis, astral, tapi di sini dia mencoba sesuatu yang baru. Pencapaian yang luar biasa untuk film Indonesia!” puji Vino G. Bastian dengan antusias.
Marsha Timothy pun ikut menambahkan betapa film ini tidak hanya menjual ketakutan visual semata, melainkan memiliki jiwa yang kuat di dalam narasinya. “Charles selalu punya pesan mendalam di filmnya,” ungkapnya, menegaskan bahwa ada nilai emosional yang kuat di balik lapisan darah dan teror Badut Gendong.
Tak hanya mereka, figur publik seperti pemeran Azizah, Acha Septriasa, juga tampak hadir memberikan dukungannya untuk kesuksesan film ini. “Luar biasa! Persembahan sinema yang sangat-sangat matang. Sadis, tapi dipersembahkan dengan manis,” tutur Acha Septriasa mengenai kualitas penyutradaraan Charles Gozali yang dinilainya sangat berkelas.
Mitos Berdiri Sendiri, Takdir yang Saling Bertautan
Meskipun film ini merupakan cross-universe yang bisa dinikmati secara mandiri tanpa harus menonton film Qodrat terlebih dahulu, sang sutradara Charles Gozali sejak awal menegaskan bahwa eksistensi Badut Gendong dirancang untuk tujuan yang jauh lebih besar. Karakter Darso dan Darsi dipersiapkan untuk menjadi lawan paling emosional dan paling sulit dihadapi di masa depan.
Dengan diterimanya sosok Badut Gendong ke dalam pelukan semesta Qodrat oleh para tokoh utamanya, sebuah pondasi konflik mahabesar kini telah resmi diletakkan.
Pertempuran Macam Apa yang Sedang Menanti?
Di akhir film Badut Gendong, sebuah tanda tanya besar ditinggalkan untuk menguji rasa penasaran penonton. Kuasa gelap yang merayap keluar dari belahan jiwa yang paling dicintai Darso kini telah bangkit sepenuhnya. Monster ini telah lahir, ia lapar, dan ia menuntut balas atas setiap darah yang tumpah.
Lantas, ketika amuk murka Badut Gendong akhirnya tak lagi bisa dibendung oleh hukum manusia, bagaimana takdir akan mempertemukannya dengan ayat-ayat pengusir setan milik Ustaz Qodrat? Apakah kekuatan zikir Qodrat mampu meredam dendam kesumat yang lahir dari sebuah kekecewaan dan dendam? Atau justru, Badut Gendong adalah entitas pertama yang akan membuat sang Ustaz bertekuk lutut?
Jawabannya baru saja dimulai. Saksikan origin story dari ancaman terbesar di semesta ini. Badut Gendong sedang tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai hari ini, 27 Mei 2026 (Libur Lebaran Idul Adha). Rasakan terornya sebelum terlambat, dan pantau terus pergerakannya di @magmaent serta @badutgendong. ***