Suara.com - Kekerasan terhadap perempuan dalam sebuah hubungan kembali terjadi dengan pelaku seorang remaja.
Akun Instagram @anomali.cancer membagikan video CCTV yang merekam aksi pelaku menendang sang kekasih.
Pelaku diterangkan bernama Norman Tarigan. Saat ini ia menghilang, baik di dunia nyata maupun maya.
Dalam CCTV yang merekam peristiwa tanggal 14 Februari 2026, Norman terlihat menendang seorang sang kekasih hingga terjengkang ke tanah.
Cewek dalam video yang ditendang Norman diterangkan bernama Jesica Sintya.
Video CCTV Norman Tarigan Pukul Jesica Sintya

Meski melihat sang kekasih terjengkang hingga tak bisa bangun, Norman masih melanjutkan kekerasan yang dilakukannya.
Jesica yang berteriak sambil menangis, meminta Norman membayar utang, justru semakin dianiaya meski tak terekam jelas di CCTV.
Norman tak berhenti menganiaya Jesica yang berteriak minta tolong.
Di unggahan yang sama, Norman Tarigan direkam sedang meminta maaf dan berjanji akan membayar utang-utangnya.
Baca Juga: Benarkah Nizam Dianiaya Demi Tutupi Dugaan Hubungan Terlarang Ibu Tiri dengan Anak Angkat?
"Saya minta maaf udah tiga tahun mukulin kamu. Selama tiga tahun pacaran aku nggak bisa ngapa-ngapain," ujar Norman.
"Aku minta maaf sudah pernah bikin kamu susah. Untuk masalah utang, aku usahain bayar," imbuhnya.
Bukan hanya melakukan tindak kekerasan, Norman Tarigan juga mengaku pernah selingkuh.
"Aku juga tadi barusan kesulut emosi, aku emosi duluan, aku mukulin kamu lagi," ucap Norman.
"Aku mukulin di muka, aku mukulin di leher, segala macam di badan kamu yang ada bekas lukanya," katanya.
Menanggapi video-video tersebut, puluhan ribu warganet bereaksi sampai Rieke Diah Pitaloka dan Purnomo Polisi Baik ikut berkomentar.
"Ada yang tahu IG korban?" tanya Rieke.
"Ini di mana lokasinya," sahut Purnomo.
Pada Rabu, 25 Februari 2026, korban melalui akun Instagram @jesicasintya menuliskan penjelasan lebih lanjut.
Jesica mengaku berangkat dari Pekanbaru untuk menemui Norman Tarigan yang menghilang tanpa kabar di Bandung.
Jesica membenarkan bahwa ia menerima kekerasan fisik lantaran menagih utang Norman.
"Selama kurang lebih tiga tahun, saya sudah mengalami perlakuan kekerasan dan kejadian ini menjadi titik di mana saya sadar bahwa saya tidak bisa terus diam," kata Jesica.
Langkah hukum kini tengah ditempuh Jesica agar Norman mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Saya juga menegaskan bahwa hubungan di antara kami sudah benar-benar berakhir dan tidak ada lagi keterikatan apa pun," imbuhnya.
Meski Norman sudah meminta maaf dalam video yang beredar, Jesica akan tetap melanjutkan proses hukum yang ditempuhnya.
"Saat ini saya hanya berharap agar kebenaran terungkap dan keadilan dapat ditegakkan seadil-adilnya," tutur Jesica.
Kontributor : Neressa Prahastiwi