Selain itu, para pekerja difabel juga didampingi buddy serta mendapatkan pelatihan komprehensif untuk menunjang peran profesional mereka.
Kehadiran Hasna dan Hasni menjadi representasi positif bahwa keterbatasan pendengaran bukan penghalang untuk berkontribusi secara produktif.
Publik menilai langkah rekrutmen ini bukan sekadar pencitraan, melainkan bukti nyata peluang kerja inklusif yang berkelanjutan.
Dukungan warganet terus mengalir, menjadikan keduanya simbol harapan baru dalam membangun budaya kerja inklusif nasional.
Melalui perjalanan inspiratif ini, Hasna dan Hasni membuktikan bahwa komunikasi tidak selalu lewat suara, melainkan dedikasi nyata.
Kontributor : Chusnul Chotimah