- Ustaz Jojo diminta memimpin prosesi sumpah bagi karyawan Muslim atas permintaan bos non-Muslim untuk menjamin loyalitas.
- Pengusaha tersebut percaya bahwa komitmen spiritual melalui kitab suci lebih kuat daripada sekadar kontrak kerja tertulis.
- Prosesi yang dilakukan layaknya pelantikan pejabat ini menjadi salah satu pekerjaan paling tidak biasa dalam karier dakwah Ustaz Jojo.
Suara.com - Sosok Ustaz Jojo tengah menjadi perbincangan hangat di berbagai media sosial setelah penampilannya yang mencuri perhatian dalam siniar Grind Boys yang dipandu oleh Gofar Hilman.
Seiring dengan popularitasnya yang meroket atau kebanjiran job, Ustaz Jojo mulai sering berbagi kisah-kisah unik di balik perjalanannya sebagai seorang pendakwah dan figur publik.
Salah satu cerita yang paling menarik perhatian adalah ketika ia mengungkapkan pengalaman mendapatkan job yang dirasa paling aneh atau di luar nalar.
Kisah ini bermula ketika seorang pengusaha atau bos besar yang berstatus non-muslim menghubunginya untuk meminta bantuan yang sangat spesifik.
Sang bos berencana mengembangkan sayap perusahaannya hingga ke Thailand dan membutuhkan jaminan kepercayaan dari calon karyawannya.
Alasan sang bos menghubungi Ustaz Jojo pun cukup unik. Ia percaya bahwa kekuatan sumpah di bawah kitab suci memiliki pengaruh psikologis dan spiritual yang sangat kuat bagi pemeluknya.
"Ada yang pernah paling aneh tuh. jadi ada bos mau perusahannya berkembang ke luar negeri di Thailand. Bosnya itu non muslim. Dia bilang 'Pak ustaz, saya minta tolong. Orang Islam tuh kalau disumpah di atas Alquran takut'," kenang Ustaz Jojo menirukan ucapan sang bos.
Meski merasa permintaan itu tidak biasa, Ustaz Jojo tetap mencoba bersikap profesional namun tetap memberikan batasan-batasan tertentu agar prosesi tersebut tetap sah secara etika dan aturan.
Ia pun menyanggupi untuk hadir sebagai saksi sekaligus memimpin prosesi "sumpah" tersebut.
Baca Juga: Gebrakan Gak Habis-Habis, Grind Boys Rilis Lagu Religi
Menariknya, suasana saat itu digambarkan sangat formal namun tetap terasa janggal bagi Ustaz Jojo. Ia harus memeragakan gaya layaknya seorang pejabat negara yang sedang melantik menteri, lengkap dengan Alquran yang diletakkan di atas kepala orang yang akan bersumpah.
"Saya bilang 'nih harus ada saksi'. Gua jadi menteri agama (memeragakan memegang Alquran di atas kepala orang yang disumpah), terus ceweknya pegang HP merekam," cerita Ustaz Jojo sambil tertawa kecil mengingat kejadian tersebut.
Di depan kamera ponsel yang merekam setiap detiknya, karyawan tersebut pun mengucapkan janji setianya kepada perusahaan dengan penuh keseriusan.
"Terus (orang yang disumpah) bilang 'saya bersumpah bahwa saya akan bekerja dengan baik di perusahaan ini'," tambahnya.
Bagi Ustaz Jojo, kejadian ini menjadi salah satu portofolio pengalaman yang sulit dilupakan. Ia melihat bagaimana seorang non-muslim memandang integritas seorang muslim melalui hubungannya dengan kitab suci.
Sang bos merasa bahwa janji lisan atau kontrak kerja di atas kertas belum cukup kuat jika dibandingkan dengan sumpah yang melibatkan nama Tuhan dan Alquran.