- Film ini memotret konflik antara ambisi karier anak (Mutia) dan prinsip hidup ibu tunggal (Retno) dalam mempertahankan warisan keluarga.
- Mengangkat realitas bahwa perselisihan keluarga sering kali bersumber dari cara mengekspresikan kasih sayang yang tidak selaras.
- Mengajak penonton merenungkan apakah pencapaian materi dan profesional sepadan dengan keharmonisan hubungan orang tua dan anak.
Konflik keluarga juga digambarkan lewat karakter Amal yang diperankan Andri Mashadi. Dia adalah anak laki-laki pertama yang merasa bertanggung jawab menggantikan peran ayah dalam keluarga.
"Amal adalah anak laki-laki pertama yang tumbuh tanpa kehadiran ayah. Dia berusaha mengakomodir segala kebutuhan keluarga, meski berat. Biasanya anak pertama itu tidak pernah bicara soal bebannya sendiri," ucap Andri.
Dia juga menceritakan proses di balik layar bersama pemain lain untuk memastikan hubungan kakak-beradik dalam film ini terasa organik.
"Kami sempat diskusi saat reading, bahwa kalau kakak-adik berantem itu setidaknya harus ada closure-nya, apa pun bentuknya," tambahnya.
Sementara karakter Taris yang dimainkan Givina Lukita Dewi hadir sebagai penengah di tengah konflik keluarga.
"Ini cerita bukan tentang siapa yang menang atau kalah, tapi siapa yang mau berbaik hati mengulurkan tangan duluan. Karena kita sudah keluarga, masa harus terus mencari siapa yang benar dan salah," tuturnya.
Dimensi Dunia Kerja
Film ini juga menampilkan karakter Maruli, bos perusahaan properti tempat Mutia bekerja, yang diperankan Hamish Daud. Karakter tersebut menggambarkan tekanan dunia kerja yang kerap memengaruhi kehidupan pribadi seseorang.
"Saya bukan villain di sini, saya cuma bos yang ingin memaksimalkan hasil perusahaan. Tapi ada pesan penting: apakah worth it mengejar kesuksesan karier sampai membuat kehidupan pribadi kacau? Penonton diberi ruang untuk berpikir tentang interpretasi rasa sayang yang berbeda-beda," kata Hamish.
Baca Juga: Uncharted: Tom Holland dan Mark Wahlberg Kejar Harta Karun US$5 Miliar, Sahur Ini di Trans TV
Emosi film ini juga diperkuat lewat lagu tema yang dibawakan oleh Virgoun. Dia mengaku menulis lagu tersebut dari pengalaman pribadinya sebagai anak sekaligus orang tua.
"Visi saya saat menulis lagu ini ada dua, yakni POV saya ke ibu saya, dan saya ke anak-anak saya. Di film ini, saya melihat bukan soal mata uang, tapi soal value diri yang bertumbuh setiap minggu. Apa yang saya tulis semuanya tertumpah di film ini," papar Virgoun.
Selain para pemeran utama, Senin Harga Naik juga dibintangi Brandon Salim, Nungki Kusumastuti, Aci Resti, serta Arif Alfiansyah. Aktor cilik Adam Xavier juga tampil dengan adegan emosional.
Film dengan naskah yang ditulis Rino Sarjono ini mengangkat cerita keluarga yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, tentang hubungan orang tua dan anak yang kerap diwarnai perbedaan cara menunjukkan kasih sayang.