Film Senin Harga Naik Suguhkan Ambisi Anak vs Prinsip Ibu

Yazir F

Kamis, 05 Maret 2026 | 18:00 WIB
Film Senin Harga Naik Suguhkan Ambisi Anak vs Prinsip Ibu
Film Senin Harga Naik yang dibintangi Meriam Bellina dan Nadya Arina siap tayang pada Idul Fitri 2026. [Instagram]
baca 10 detik
  • Film ini memotret konflik antara ambisi karier anak (Mutia) dan prinsip hidup ibu tunggal (Retno) dalam mempertahankan warisan keluarga.
  • Mengangkat realitas bahwa perselisihan keluarga sering kali bersumber dari cara mengekspresikan kasih sayang yang tidak selaras.
  • Mengajak penonton merenungkan apakah pencapaian materi dan profesional sepadan dengan keharmonisan hubungan orang tua dan anak.

Suara.com - Persoalan keluarga sering kali menjadi duri dalam daging yang sulit dibicarakan, namun selalu dirindukan saat jarak memisahkan.

Dinamika emosional inilah yang coba dibedah oleh sutradara Dinna Jasanti melalui film terbarunya, Senin Harga Naik yang dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026.

Cerita berpusat pada Mutia yang diperankan Nadya Arina. Dia memilih meninggalkan rumah demi membuktikan kemandiriannya.

Namun situasi berubah ketika Mutia, yang bekerja di perusahaan properti, justru mendapat tugas melobi pemilik Toko Roti Mercusuar agar menjual lahannya untuk proyek perusahaan.

Masalahnya, pemilik toko roti tersebut adalah ibunya sendiri, Retno, yang diperankan Meriam Bellina.

Dinna mengatakan film ini mencoba melihat hubungan orangtua dan anak dari sudut pandang yang lebih empatik.

"Nilainya banyak sekali. Seorang ibu dan anak tujuannya sama, hanya bahasa cintanya berbeda. Semoga film ini membuat penonton memahami cara kasih sayang ibu dan anak," kata Dinna Jasanti dalam konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa, 3 Maret 2026.

Potret Ibu Tunggal dan Dominasi Kasih Sayang

Karakter Retno digambarkan sebagai ibu tunggal yang berusaha mengontrol kehidupan anak-anaknya demi kebaikan mereka. Namun sikap tersebut justru memicu konflik ketika anak-anaknya mulai memiliki pilihan hidup sendiri.

baca juga

"Ibu Retno itu rata-rata seorang ibu sejati. Apalagi dia adalah single mother, yang otomatis harus dua kali lebih keras daripada ibu-ibu biasa," jelas Meriam Bellina.

Dia menambahkan, karakter tersebut percaya segala sesuatu akan baik-baik saja selama berada dalam kendalinya.

"Masalahnya, anak-anak punya ambisi sendiri. Begitu mereka sudah besar, baru ada clash. Menjadi ibu sejati itu tanggung jawabnya berat banget, sering kali dituding dan dicaci, padahal itu bentuk perlindungan," sambungnya.

Sementara itu, Nadya Arina merasa karakter Mutia cukup dekat dengan pengalaman banyak orang yang ingin membuktikan diri kepada orang lain.

"Semakin dewasa, ada perubahan cara berkomunikasi dengan orang tua. Sering sekali ada kesalahpahaman. Mutia ini sebenarnya tidak sadar bahwa hidupnya didasari keinginan membuktikan diri bahwa dia punya value. Padahal mau sampai kapan? Tidak ada titik batas 'aku sudah berhasil' yang mutlak," bebernya.

Beban Anak Pertama dan Kesabaran Menantu

Konflik keluarga juga digambarkan lewat karakter Amal yang diperankan Andri Mashadi. Dia adalah anak laki-laki pertama yang merasa bertanggung jawab menggantikan peran ayah dalam keluarga.

"Amal adalah anak laki-laki pertama yang tumbuh tanpa kehadiran ayah. Dia berusaha mengakomodir segala kebutuhan keluarga, meski berat. Biasanya anak pertama itu tidak pernah bicara soal bebannya sendiri," ucap Andri.

Dia juga menceritakan proses di balik layar bersama pemain lain untuk memastikan hubungan kakak-beradik dalam film ini terasa organik.

"Kami sempat diskusi saat reading, bahwa kalau kakak-adik berantem itu setidaknya harus ada closure-nya, apa pun bentuknya," tambahnya.

Sementara karakter Taris yang dimainkan Givina Lukita Dewi hadir sebagai penengah di tengah konflik keluarga.

"Ini cerita bukan tentang siapa yang menang atau kalah, tapi siapa yang mau berbaik hati mengulurkan tangan duluan. Karena kita sudah keluarga, masa harus terus mencari siapa yang benar dan salah," tuturnya.

Dimensi Dunia Kerja

Film ini juga menampilkan karakter Maruli, bos perusahaan properti tempat Mutia bekerja, yang diperankan Hamish Daud. Karakter tersebut menggambarkan tekanan dunia kerja yang kerap memengaruhi kehidupan pribadi seseorang.

"Saya bukan villain di sini, saya cuma bos yang ingin memaksimalkan hasil perusahaan. Tapi ada pesan penting: apakah worth it mengejar kesuksesan karier sampai membuat kehidupan pribadi kacau? Penonton diberi ruang untuk berpikir tentang interpretasi rasa sayang yang berbeda-beda," kata Hamish.

Emosi film ini juga diperkuat lewat lagu tema yang dibawakan oleh Virgoun. Dia mengaku menulis lagu tersebut dari pengalaman pribadinya sebagai anak sekaligus orang tua.

"Visi saya saat menulis lagu ini ada dua, yakni POV saya ke ibu saya, dan saya ke anak-anak saya. Di film ini, saya melihat bukan soal mata uang, tapi soal value diri yang bertumbuh setiap minggu. Apa yang saya tulis semuanya tertumpah di film ini," papar Virgoun.

Selain para pemeran utama, Senin Harga Naik juga dibintangi Brandon Salim, Nungki Kusumastuti, Aci Resti, serta Arif Alfiansyah. Aktor cilik Adam Xavier juga tampil dengan adegan emosional.

Film dengan naskah yang ditulis Rino Sarjono ini mengangkat cerita keluarga yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, tentang hubungan orang tua dan anak yang kerap diwarnai perbedaan cara menunjukkan kasih sayang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tayang Malam Ini, Berikut Fakta Menarik Film John Wick: Chapter 4 yang Jarang Diketahui

Tayang Malam Ini, Berikut Fakta Menarik Film John Wick: Chapter 4 yang Jarang Diketahui

Entertainment | Selasa, 08 September 2026 | 17:28 WIB

Taxi 5 Malam Ini: Aksi Polisi Arogan dan Sopir Terburuk Melawan Perampok Ber-Ferrari

Taxi 5 Malam Ini: Aksi Polisi Arogan dan Sopir Terburuk Melawan Perampok Ber-Ferrari

Entertainment | Rabu, 02 September 2026 | 19:09 WIB

The Bricklayer Malam Ini: Ketika Mantan Pembunuh Bayaran Dipaksa Tinggalkan Semen demi Senjata

The Bricklayer Malam Ini: Ketika Mantan Pembunuh Bayaran Dipaksa Tinggalkan Semen demi Senjata

Entertainment | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:27 WIB

Khali the Killer Malam Ini di Trans TV: Dilema Pembunuh Bayaran demi Biaya Berobat Nenek

Khali the Killer Malam Ini di Trans TV: Dilema Pembunuh Bayaran demi Biaya Berobat Nenek

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:09 WIB

Beyond the Law Malam Ini: Duel Maut Mantan Detektif vs Gembong Mafia

Beyond the Law Malam Ini: Duel Maut Mantan Detektif vs Gembong Mafia

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Subservience Malam Ini di Trans TV: Ketika Kecerdasan Buatan Menjadi Obsesi Mematikan

Subservience Malam Ini di Trans TV: Ketika Kecerdasan Buatan Menjadi Obsesi Mematikan

Entertainment | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:06 WIB

Into the Storm Malam Ini: Ketika Amukan Alam Menjadi Tontonan Visual yang Menegangkan

Into the Storm Malam Ini: Ketika Amukan Alam Menjadi Tontonan Visual yang Menegangkan

Entertainment | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:29 WIB

Sinopsis Film Onslaught, Aksi Seorang Ibu Lawan Pasukan Super Mematikan

Sinopsis Film Onslaught, Aksi Seorang Ibu Lawan Pasukan Super Mematikan

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:50 WIB

GoldenEye Malam Ini di Trans TV: Kebangkitan Sang Agen 007 dan Debut Gemilang Pierce Brosnan

GoldenEye Malam Ini di Trans TV: Kebangkitan Sang Agen 007 dan Debut Gemilang Pierce Brosnan

Entertainment | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:32 WIB

Film Horor Tanpa Teror Hantu, Juminten Edan Buktikan Ketakutan Sesungguhnya Ada pada Manusia

Film Horor Tanpa Teror Hantu, Juminten Edan Buktikan Ketakutan Sesungguhnya Ada pada Manusia

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:56 WIB

Terkini

Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern

Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 14:04 WIB

Momen Presiden Prabowo Duduk Bareng Siswa saat Jajal LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai

Momen Presiden Prabowo Duduk Bareng Siswa saat Jajal LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:03 WIB

SEJARAH! WNI Jadi Pelanggar Buang Sampah Pertama yang Dipenjara di Malaysia

SEJARAH! WNI Jadi Pelanggar Buang Sampah Pertama yang Dipenjara di Malaysia

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:01 WIB

Batu Bara Masih Jadi Andalan, Transisi Energi Disiapkan Bertahap ke Gas dan Hidrogen

Batu Bara Masih Jadi Andalan, Transisi Energi Disiapkan Bertahap ke Gas dan Hidrogen

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:01 WIB

Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam

Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 14:00 WIB

Mengulas Memoar Educated: Ketika Pendidikan Menjadi Jalan Keluar

Mengulas Memoar Educated: Ketika Pendidikan Menjadi Jalan Keluar

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 14:00 WIB

Tewaskan Junior di Mess Lanud Halim, 4 Anggota TNI AU Terancam Sanksi Pemecatan

Tewaskan Junior di Mess Lanud Halim, 4 Anggota TNI AU Terancam Sanksi Pemecatan

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:59 WIB

El Nino Picu Krisis Listrik di Sulawesi, Kementerian ESDM Akan Panggil PLN

El Nino Picu Krisis Listrik di Sulawesi, Kementerian ESDM Akan Panggil PLN

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:57 WIB

Membongkar APBN Kredibel di Era Suahasil: Bukan Sekadar Defisit di Bawah 3%

Membongkar APBN Kredibel di Era Suahasil: Bukan Sekadar Defisit di Bawah 3%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:56 WIB

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Kalbar | Rabu, 16 September 2026 | 13:55 WIB

×