Suara.com - Warganet dikejutkan dengan postingan pengguna Facebook (FB) yang membagikan tips makan enak.
Postingan berjudul "Tips Makan Enak Berkali-kali dengan Modal 50-100 Ribu Saja" ini bukan tips biasa.
Peserta anonim tersebut mengajarkan pengguna media sosial yang lain untuk mendapatkan makanan secara gratis, tetapi dengan cara curang.
"Alamat usahakan di pinggir jalan saja (jangan pakai alamat lengkap). Saat sampai, kasih jeda 1-2 jam, klik ajukan pengembalian dana," tulisnya.
Pengajuan pengembalian dana biasanya diminta untuk memberikan alasan.
Si peserta anonim mengajarkan untuk memilih alasan "driver tidak mengirimkan pesanan" atau "pesanan saya dititipkan pada orang random", padahal sudah ia terima.
Dengan begitu, dana akan dikembalikan oleh pihak penyedia jasa, apalagi jika bukti pengiriman dari driver pengantar makanan tidak jelas.
"Cara ini berlaku juga untuk pesanan barang dengan jasa kirim SPX Instan/Sameday," pungkasnya sambil membagikan sejumlah tangkapan layar bukti aksinya berhasil.
Aksi yang dilakukan peserta anonim ini berakibat driver pengantar makanan atau barang harus mengganti rugi.
Tak berhenti sampai di situ, peserta anonim itu terus memperlihatkan keberhasilan aksinya dan pengguna Facebook lain mendapatkan makanan atau barang gratis.
"Wkwk mantap gas terus barang gratisannya, biar driver yang nanggung," tulisnya di postingan lain.

Warganet ramai mengecam aksi yang merugikan para driver pengantar makanan itu, padahal upah mereka tak seberapa.
Pihak penyedia jasa dan kepolisian pun diharapkan segera menangani modus mendapatkan makan dan barang gratis dengan cara curang tersebut.
"Sekurang-kurangnya faktor ekonomi, jahat dan dzolim ke orang lain tidak dibenarkan," komentar akun @kobe_tan***.
"Iblis juga minder ngeliat kelakuan ini orang gue rasa," sahut akun @mittzpl***.
"Pesanan tidak sampai itu driver kena poin 100, dipotong saldo dengan jumlah pelanggaran. Semantara putus mitra itu poin 150 dengan pemutihan 60 hari," jelas akun @elf***.
"Ini yang dirugiin bukan driver doang. Iblis-iblis kaya gitu buat konsumen yang beneran perlu gunain fitur refund malah makin dipersulit," kata akun @patato***.
"Biasanya kalo kaya gini lapor kemana sih selain @ShopeeID @ShopeePay_ID @DivHumas_Polri?" timpal akun @chocosusw***.
Hingga berita ini ditulis, belum ada klarifikasi dari pihak Shopee terkait modus yang merugikan mitranya tersebut. Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi