- Musisi Zendhy Kusuma menyampaikan permohonan maaf atas kesalahannya dalam kasus dengan restoran Bibi Kelinci, yang sempat jadi sorotan DPR RI.
- Permasalahan berawal dari protes pesanan makanan dan berlanjut saling lapor polisi, menimbulkan dampak hukum serta tekanan siber.
- Kasus tersebut berakhir damai melalui mediasi kepolisian, memberikan pembelajaran tentang media sosial dan hukum bagi semua pihak terlibat.
“Saya belajar menjadi konsumen yang lebih baik. Teman-teman yang menjalankan usaha juga tentu belajar menjadi pelaku usaha yang lebih baik. Dan kita semua belajar menjadi warga negara yang lebih dewasa di tengah kehidupan yang sangat dipengaruhi media sosial,” lanjutnya.
Seperti diketahui, persoalan bermula ketika Zendhy Kusuma dan istri memprotes pesanan makanan di restoran Bibi Kelinci.
Ketidakpuasan mereka membuat keduanya pergi membawa pesanan tanpa membayar terlebih dahulu. Imbasnya, pihak restoran kemudian memviralkan kasus ini di media sosial.
Merasa dirugikan, Zendhy Kusuma melaporkan pihak restoran ke polisi, sambil menegaskan bahwa ia sudah membayar pesanan meskipun tidak dilakukan di tempat.
Setelah melalui proses panjang dan mediasi, akhirnya kasus ini berakhir damai.