- Ivan Gunawan mengalami refleksi dan "reborn" spiritual pada tahun 2025 setelah sebelumnya mengabaikan ibadah muslim.
- Titik balik spiritual terjadi ketika ia tiba-tiba memutuskan umrah saat berlibur di New York, Amerika Serikat.
- Setelah umrah, Ivan Gunawan mengabulkan doa spesifik, berpuasa penuh, melunasi utang, dan mendaftar haji.
Suara.com - Ivan Gunawan kini dikenal sebagai sosok yang religius. Tak heran jika orang-orang termasuk Atta Halilintar menyebut sang desainer sudah hijrah.
Kepada Atta Halilintar pula, Ivan Gunawan bercerita soal proses hijrah. Di mana momen ini terjadi sekira tahun lalu, tepatnya di 2025.
"2025 tuh buat aku tuh kayak sebenarnya sebuah refleksi perjalanan aku. Kayak aku ngerasa reborn gitu loh Ta, kayak becoming a new person in life gitu," ungkap Ivan Gunawan di kanal YouTube Atta Halilintar pada 21 Maret 2026.
Sebelum titik balik ini terjadi, Ivan Gunawan mengakui bahwa dirinya sangat jauh dari Allah.
Ia secara jujur menyebutkan tidak pernah menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim dalam waktu yang sangat lama.
"Gue tuh dulu salat nggak pernah, salat Jumat nggak pernah, puasa nggak pernah," kata desainer 31 Desember 1981.
Kala itu, Ivan Gunawan merasa kesuksesannya sebagai publik figur papan atas tidak ada sangkut pautnya dengan campur tangan Allah.
Ia merasa kerja keras dan popularitasnya sanggup berdiri sendiri tanpa bantuan doa.
"Allah... nggak ada, gue tetap bintang. Allah... nggak ada, gue tetap terkenal," ucap Ivan Gunawan menggambarkan kesombongannya di masa lalu.
Pikiran modern yang dianutnya sempat membuat ia merasa cukup dengan harta dan program televisi yang melimpah.
![Ivan Gunawan mengundang secara khusus karya Barli Asmara di ajang Garis Poetih Raya Collection 2026 yang digelar pada 31 Januari 2026. [dokumentasi pribadi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/04/12660-ivan-gunawan-igun.jpg)
Artis yang akrab disapa Igun ini bahkan tidak merasa perlu mendekatkan diri kepada Sang Pencipta karena merasa hidupnya sudah sangat nyaman.
"Gue tuh pemikiran gue semodern itu," jelas desainer kondang ini kepada Atta Halilintar.
Hidayah kemudian datang saat Ivan Gunawan sedang menikmati liburan mewah di New York, Amerika Serikat.
Di tengah rasa bosan berkeliling dunia, muncul keinginan yang sangat tiba-tiba dan tidak terencana sebelumnya.
"Terus randomly, maaf ya ya Allah ini ngomongnya random ya tapi emang pada waktu itu tuh kayak gini 'Ya sudah deh umrah deh' gitu," tuturnya mengenai awal mula keberangkatannya ke tanah suci.
Setelah mendarat di Jakarta dari New York, Ivan Gunawan langsung terbang ke Mekkah keesokan harinya tanpa persiapan matang.
"Jadi kayak cuma ganti koper gitulah ceritanya gitu," imbuh Ivan Gunawan singkat.
Perjalanan umrah kali ini terasa sangat berbeda dibandingkan dengan kunjungannya di tahun-tahun sebelumnya.
Dahulu, ia mengaku pergi umrah hanya untuk urusan pekerjaan dan mempromosikan bisnis hijab miliknya.
Tapi kemarin, selama berada di depan, Ivan Gunawan memberanikan diri memanjatkan doa yang sangat spesifik.

"Aku bilang sama Allah 'Ya Allah aku pengen deh punya butik di atas tanah 450 meter di jalan Abdul Majid. Aku pengen banget'," kenangnya.
Secara ajaib, permintaan tersebut dikabulkan Allah. Keajaiban ini menjadi tamparan keras baginya bahwa Tuhan benar-benar mendengarkan setiap doa hamba-Nya.
"Oh ternyata Allah itu dengarin ya doa kita," terang Ivan Gunawan.
Transformasi spiritual ini terus berlanjut hingga memasuki bulan suci Ramadan tahun lalu.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah hidupnya, Ivan Gunawan berhasil menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh tanpa putus.
"Dan qadarullahnya lagi pertama kali seumur hidup puasa 30 hari full itu tahun kemarin," ungkapnya dengan penuh rasa syukur.
Momen malam takbiran menjadi puncak haru bagi Ivan Gunawan karena ia merasakan kemenangan yang sesungguhnya.
Ia mengaku merinding saat mendengarkan suara takbir yang menggema, sesuatu yang tak pernah ia rasakan sebelumnya.
"Dengar takbiran tuh ngerasa nggak keganggu. Merinding ngerasa menang gimana sih Ta?" ujar Ivan Gunawan penuh emosi.
Setelah merasakan nikmatnya ibadah, keinginan untuk menyempurnakan rukun Islam kelima pun muncul saat ia berada di Dubai.
Ia langsung mendaftarkan diri untuk berangkat haji dan mendapatkan banyak kemudahan dalam proses pelunasannya.
Bahkan, biaya pelunasan hajinya dibantu oleh seorang sahabat dekatnya tanpa diminta.
Tidak hanya itu, Ivan Gunawan juga berhasil membebaskan lahan untuk membangun sebuah masjid megah di samping rumah tahfiz miliknya.
Menjelang keberangkatan ke tanah suci, Ivan Gunawan bahkan sempat merasa takut jika usianya tidak panjang lagi.
Ia memutuskan melunasi semua utang dan mengakhiri ketergantungannya pada kartu kredit demi ketenangan jiwa.
"Jadi gue keluarin tuh semua kartu kredit gue gunting-guntingin, gue lunas-lunasin semua utang-utang gue lunas-lunasin, gue takut mati Ta," pungkasnya menutup cerita hijrahnya.