- Ibunda Vidi Aldiano, Besbarini, merasa lega setelah bermimpi dipeluk erat oleh almarhum di atas panggung.
- Orangtua Vidi rutin mengunjungi makam di TPU Tanah Kusir setiap hari selama masa 40 hari kepergian putra mereka.
- Vidi Aldiano wafat pada usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal selama enam tahun terakhir.
Suara.com - Meski telah lebih dari dua minggu berlalu, keluarga tak pernah absen mengunjungi tempat peristirahatan terakhir Vidi Aldiano.
Kemarin, kedua orangtua Vidi, Harry Kiss dan Besbarini, kembali berziarah ke TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Dalam momen tersebut, Besbarini membagikan cerita menyentuh tentang pertemuannya dengan sang putra di alam mimpi.
"Saya sangat ingin dimimpikan. Akhirnya waktu itu si Vidi datang dalam mimpi, dia sedang berada di atas panggung," ujar Besbarini dengan nada haru pada Selasa, 24 Maret 2026.
Dalam mimpi tersebut, Vidi terlihat sedang bernyanyi dengan ceria. Besbarini mengenang momen manis saat sang putra turun dari panggung, melangkah mendekatinya, lalu memberikan dekapan yang sangat hangat.
"Dia datang, lalu memeluk saya. Sudah, hanya itu saja," tuturnya menceritakan kembali peristiwa indah tersebut.
Meski pertemuan itu berlangsung singkat tanpa sepatah kata pun, sang ibu mengaku merasakan ketenangan yang luar biasa.
Baginya, pelukan tersebut adalah isyarat kasih sayang abadi yang melampaui batas kematian. "Rasanya lega sekali. Saya sampaikan rasa kangen saya kepada almarhum," ungkapnya.
Harry Kiss pun memberikan sudut pandang serupa mengenai pengalaman spiritual sang istri. Menurutnya, kehadiran Vidi dalam mimpi meskipun tanpa kata-kata tetap terasa nyata.
"Dia memang tidak bicara. Tapi kalau didatangi dan dipeluk seperti itu, kami menganggapnya sebagai kehadiran Vidi yang sebenarnya," jelas Harry.
Harry meyakini bahwa dalam kurun waktu 40 hari setelah kepergian seseorang, energi mendiang masih terasa dekat dengan orang-orang terkasih.
Keyakinan inilah yang membuat mereka berkomitmen untuk selalu hadir di makam setiap hari. "Makanya selama 40 hari ini kami akan terus ke makam untuk mendoakannya," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Vidi Aldiano mengembuskan napas terakhirnya di usia 35 tahun, setelah dengan gigih berjuang melawan kanker ginjal selama enam tahun terakhir.